Senin, 05 Oktober 2026

Malam Tahun Baru, Tak Ada Pesta Kembang Api di Solo dan Bandung

Administrator - Kamis, 28 Desember 2017 13:30 WIB
Malam Tahun Baru, Tak Ada Pesta Kembang Api di Solo dan Bandung

SOLO | SUMUT24

Baca Juga:

Pesta Kembang api dipastikan tak akan menghiasi malam pergantian tahun di Kota Solo dan Bandung, setelah kepala daerah kedua wilayah tersebut memutuskan menggelar acara lain.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan sudah membuat surat edaran terkait larangan menyalakan kembang api saat malam pergantian tahun.

 Ia mengatakan alasan larangan tersebut karena menyalakan kembang api dinilai tidak bermanfaat. Selain itu dengan tidak adanya aktivitas menyalakan kembang api diharapkan kondisi Kota Solo akan lebih kondusif.

 

Sebagai gantinya, pihaknya akan menyiapkan gong yang tersebar di beberapa titik di Jalan Slamet Riyadi. Nantinya pada malam pergantian tahun, gong tersebut akan dipukul bersama-sama sehingga suasananya akan lebih meriah.

“Kami memilih gong karena sekaligus menunjukkan bahwa Solo itu sebagai kota budaya yang selalu menghargai, menghormati, dan melestarikan nilai budaya yang adi luhung,” katanya.

Sejumlah pedagang kembang api pun mengeluhkan kebijakan Pemerintah Kota Solo terkait larangan menyalakan kembang api saat malam tahun baru, lantaran omzet mereka turun drastis. “Permintaannya turun drastis, bahkan sampai 80 persen dibandingkan tahun lalu,” kata salah satu penjual kembang api, Mey.

Ia mengatakan biasanya beberapa hari sebelum malam pergantian tahun seperti saat ini penjualan akan mulai mengalami peningkatan. “Biasanya penjualan meningkat menjelang malam tahun baru, seperti saat ini biasanya pembeli banyak yang datang karena kalau sudah mepet malam tahun baru kan agak sulit mencari yang sesuai keinginan,” katanya.

Pedagang lain, Tuti, mengatakan karena di Solo ada larangan menyalakan kembang api saat tahun baru, ia memilih untuk menjual kembang api di Boyolali.

“Saya jualnya pindah, sudah beberapa hari ini di Boyolali dan penjualannya bagus, terus mengalami peningkatan dari hari ke hari,” katanya.

Ia mengatakan jenis kembang api yang banyak diminati konsumen adalah yang harganya di bawah Rp100.000. Meski demikian, tidak sedikit juga yang membeli kembang api dengan harga hingga ratusan ribu rupiah.

Kebijakan serupa juga diterapkan oleh Pemerintah Kota Bandung. Mereka memilih menggelar Malam Bebas Dari Kendaraan atau “Car Free Night” di Jalan Asia Afrika, Alun-Alun Ujung Berung, dan Alun-Alun Cicendo dalam menyambut Tahun Baru 2018.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, tiga lokasi tersebut mewakili wilayah barat, tengah, dan timur sehingga keramaian tidak terpusat di satu kawasan. ” Insya Allah kita rayakan dengan kegembiraan dan juga kontempelasi, muhasabah di akhir tahun,” ujar Ridwan Kamil. (okz)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Upacara HUT TNI Ke-81di Kodim 0201/Medan Berlangsung Khidmat
‎703 Prajurit Getarkan Dermaga Belawan, TNI Kuat Bersama Rakyat
Pisang Kepok Abu Asahan Hijau Surya Muncul, Bupati Taufik Lakukan Panen Perdana : Siap Didaftarkan Jadi Varietas Unggul Nasional
Hery Subiansauri: TNI Kuat Bersama Rakyat
Gema Santri Nusa dan Majlis Sholawat Akhsa Nusantara Siap Bersinergi dengan Polda Sumut
Andar Amin Harahap Apresiasi Kapolri Baru, Siap Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Negara
komentar
beritaTerbaru
Kabinet yang Gemuk!!!

Kabinet yang Gemuk!!!

OPINI Ada satu istilah yang pernah begitu melekat pada sosok Prabowo Subianto gemoy. Sebuah citra yang menggambarkan sisi santai, humor

Umum