ESENSI HAJI: DARI RITUAL MASSAL KE REVOLUSI BATIN
ESENSI HAJI DARI RITUAL MASSAL KE REVOLUSI BATIN
kota
Medan|SUMUT24 Kyai Haji Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah dan Kyai Haji Hasyim Asyari mendirikan Nahdalatul Ulama diawal abad ke-20, umat Islam Indonesia mengalami pencerahan setelah lahirnya kedua Organisasi Islam ini. Namun sayangnya , banyak yang tidak mengetahui bahwa kedua tokoh ini merupakan sahabat yang pernah sama-sama menimba ilmu dibawah asuhan Kyai Haji Saleh.
Baca Juga:
Hal ini disampaikan Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S,MSi pada saat acara Milad Muhammadiyah ke 108 H / 105 M di Gedung Serbaguna Unimed Jalan Wiliam Iskandar.
“Muhammdiyah dengan Nahdlatul Ulama (NU) memiliki prinsip dan pandangan yang berbeda terhadap ajaran islam, untuk itu persamaanlah yang harus diutamakan dan jangan memperdebatkan perbedaan,†ujar Walikota.
Negara Indonesia yang mayoritas Islam dibandingkan dengan situasi kontras di Negara-negara Timur Tengah, identik dengan gejolak-gejolak panas yang masih terus berlangsung hingga kini. Peluang menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat gravitasi Islam di dunia kian terbuka lebar, jika generasi muda Islam Indonesia memiliki visioner dan terus berupaya maju.
Umat Islam Indonesia harus mampu menunjukkan bahwa islam adalah agama rahmatan lil-alamin yang mampu menyandingkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan menjaga iman dan taqwa.
Walikota berharap, generasi Muhammadiyah adalah genarisi yang berani bertindak menggunakan pemikiran yang rasional, genarasi yang akan membela segala bentuk kebenaran dan menghancurkan berbagai bentuk kebathilan yang ada, dipundak kita tersandang harapan untuk kemajuan Muhammadiyah di masa mendatang.
Diakhir pidatonya, Walikota, mengucapkan selamat kepada generasi Muhammadiyah yang telah mampu mewarnai kehidupan beragama di kota Medan dan Sumatera Utara hingga saat ini, semoga kegiatan Milad Muhammadiyah ke-108 H /105 M dapat memberikan makna yang berarti bagi umat.
Sebelumnya ketua panitia Drs Adri.K mengucapkan terimaksihnya atas kehadiran para seluruh undangan yang telah berhadir termasuk ketua MPR RI Zulkipli Hasan yang memberikan ceramah tentang kebangsaan.
Anwar Sembiring juga mintak maaf kepada para seluruh undangan atas keterlambatan acara dimulai, ini semua terjadi atas keterbatasan kami,†ucap Anwar.
Hadir pada acara Milad Muhammadiyah antara lain Ketua MPR RI Zulkipli Hasan, Anggota DPR RI Nasril Bahar, Mulfachri Harahap, Sekjen DPP PAN Edi Suparno, DPP PAN Sumut Syah Afandin, ketua DPW PAN Sumut Yahdi Khoir Harahap, ketua BPD PAN Medan H.Teuku Bahrum Syah, anggota DPRD Sumut dan Kota Medan, tokoh pemuda Drs H Musa Rajek Shah, Ketua PW muhammdiyah Sumut Drs H Ibrahim Sakti Batu Bara, ketua PD Muhammadiyah Kota Medan Drs Anwar Sembiring, ketua PD Aisyiah kota Medan Kholisani Nst. (R01)
ESENSI HAJI DARI RITUAL MASSAL KE REVOLUSI BATIN
kota
Duo Hasrimy Bersaudara Disebut dalam Dua Perkara Dugaan Korupsi Smartboard di Sumut
kota
PEMBATALAN OPERASI TULANG BELIKAT SAMUEL SIMANJUNTAK DIPERTANYAKAN"
kota
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 untuk se
Info
BANDA ACEH Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, yang diduga melarang wartawan melakukan peliputan di sekolah penerim
News
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Buka MTQ keXXV di Palopat Pijorkoling, 243 Finalis Siap Bersaing
News
Perayaan Waisak 2570 BE di Candi Bahal I Berlangsung Khidmat, Wabup Paluta Ajak Rawat Kerukunan
Umum
MTQ XIV Paluta Resmi Dibuka, Bupati Reski Basyah AlQur&rsquoan Harus Jadi Benteng Generasi dari Narkoba hingga Judi Online
Umum
Pj Sekda Madina Soroti Pentingnya Akhlak Saat Hadiri Penamatan Santri Ma&rsquohad Darul Azhar
kota
Festival Rondang Bulan Pecah! Bupati Madina Saipullah Nasution dan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis Kompak Dorong Anak Muda Lestarikan Budaya
kota