Senin, 27 Juli 2026

P3SU Medan Tembung Atasi Sampah Plastik Pemicu Banjir

Administrator - Kamis, 28 September 2017 00:42 WIB
P3SU Medan Tembung Atasi Sampah Plastik Pemicu Banjir

Medan|SUMUT24 Sebanyak 25 orang Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) Kecamatan Medan Tembung diturunkan untuk membersihkan sekaliguas mengorek drainase di Jalan Wahidin, persisnya di bawah perlintasan Light Rail Transit (LRT) yang tengah dibangun, Selasa (26/9).

Baca Juga:

Pasalnya, drainase yang ada mengalami penyumbatan akibatnya banyaknya sampah plastik yang menyebabkan air tidak dapat mengalir. Akibatnya drainase tidak berfungsi sehingga kawasan tersebut rentan digenangi air, terutama ketika hujan deras turun.

Menurut Camat Medan Tembung A Barli Nasution, penyumbatan ini terjadi karena drainase sudah lama tidak dikorek sehingga mengalami sendimentasi yang cukup parah.

“Paling banyak sampah berbahan plastik. Sudah itu sampah plastik ini berbelit-belit dan terikat di dasar drainase bercampur lumpur. Sampah plastik inilah yang menyebabkan terjadinya penyumbatan sehingga membuat air tidak mengalir,” kata Barli.

Untuk mengatasi hal itulah, Barli mengerahkan 25 orang tim buser yang tergabung dalam P3SU. Tim ini bekerja untuk membersihkan sekaligus mengorek sampah plastik tersebut. “Kalau tidak dikorek, maka setiap kali hujan deras turun akan menyebabkan banjir,” ungkapnya.

Dari hasil pembersihan dan pengorekan yang dilakukan tim P3SU, selain sampah plastik, juga ditemukan lumpur bercampur batu sepanjang 500 meter. Selanjutnya sampah, lumpur dan batu tersebut diangkat dan dibuang ke lokasi pembuangan.

Setelah pembersihan dan pengorekan selesai dilakukan, air pun mengalir kembali. Barli pun optimis, drainase kembali berfungsi sehingga dapat menampung debit air hujan. “Kalau hujan turun, insya Allah drainase ini dapat menampung debit air dan menyalurkannya ke pembuangan akhir. Tidak seperti selama ini langsung meluber dan menggenangi jalan maupun halaman rumah warga,” ungkapnya.

Kemudian barli pun mengajak sekaligus mengetuk pintu hati masyarakat sekitar, terutama para pedagang yang berjualan di sekitar kawasan tersebut agar tidak membuang sampah dalam drainase.

“Mari kita bersama-sama menjaga drainase yang sudah bersih ini tetap bersih. Jangan sekalipun membuang sampah dalam drainase untuk mencegah terjadinya penyumbatan. Apalagi saat ini intesitas hujan cukup tinggi, sebab penyumbatan akan memicu terjadinya banjir,” harapnya. (R01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ribuan Warga Padati Reses Anggota DPRD Kota Medan Antonius Tumanggor, Persoalan Banjir hingga Lampu Jalan Jadi Sorotan Utama
Jelajahi Pesona Simalungun di PRSU 2026, Kenalkan Deretan Destinasi Wisata Andalan
Balerong Silek Tuo Jadi Momentum Kebangkitan Warisan Budaya Minangkabau.
Sidak Ke Puskesmas Tanjung Haloban, Kadis Kesehatan Labuhanbatu Silahkan Tenaga Medis "Hengkang" Jika Tidak Bisa Bekerjasama
Bupati Taufik Hadiri Pembukaan Rakerda PAN Asahan, Tekankan Sinergi Demi Kemajuan Daerah Menuju Pemilu 2029
Ketum TMI Don Muzakir: Diklat Tani Merdeka Sumatera I Siapkan Kader Penggerak Swasembada Pangan dan Dukung Program MBG
komentar
beritaTerbaru