PEMBATALAN OPERASI TULANG BELIKAT SAMUEL SIMANJUNTAK DIPERTANYAKAN"
PEMBATALAN OPERASI TULANG BELIKAT SAMUEL SIMANJUNTAK DIPERTANYAKAN"
kota
Medan|SUMUT24 Sebanyak 25 orang Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) Kecamatan Medan Tembung diturunkan untuk membersihkan sekaliguas mengorek drainase di Jalan Wahidin, persisnya di bawah perlintasan Light Rail Transit (LRT) yang tengah dibangun, Selasa (26/9).
Baca Juga:
Pasalnya, drainase yang ada mengalami penyumbatan akibatnya banyaknya sampah plastik yang menyebabkan air tidak dapat mengalir. Akibatnya drainase tidak berfungsi sehingga kawasan tersebut rentan digenangi air, terutama ketika hujan deras turun.
Menurut Camat Medan Tembung A Barli Nasution, penyumbatan ini terjadi karena drainase sudah lama tidak dikorek sehingga mengalami sendimentasi yang cukup parah.
“Paling banyak sampah berbahan plastik. Sudah itu sampah plastik ini berbelit-belit dan terikat di dasar drainase bercampur lumpur. Sampah plastik inilah yang menyebabkan terjadinya penyumbatan sehingga membuat air tidak mengalir,†kata Barli.
Untuk mengatasi hal itulah, Barli mengerahkan 25 orang tim buser yang tergabung dalam P3SU. Tim ini bekerja untuk membersihkan sekaligus mengorek sampah plastik tersebut. “Kalau tidak dikorek, maka setiap kali hujan deras turun akan menyebabkan banjir,†ungkapnya.
Dari hasil pembersihan dan pengorekan yang dilakukan tim P3SU, selain sampah plastik, juga ditemukan lumpur bercampur batu sepanjang 500 meter. Selanjutnya sampah, lumpur dan batu tersebut diangkat dan dibuang ke lokasi pembuangan.
Setelah pembersihan dan pengorekan selesai dilakukan, air pun mengalir kembali. Barli pun optimis, drainase kembali berfungsi sehingga dapat menampung debit air hujan. “Kalau hujan turun, insya Allah drainase ini dapat menampung debit air dan menyalurkannya ke pembuangan akhir. Tidak seperti selama ini langsung meluber dan menggenangi jalan maupun halaman rumah warga,†ungkapnya.
Kemudian barli pun mengajak sekaligus mengetuk pintu hati masyarakat sekitar, terutama para pedagang yang berjualan di sekitar kawasan tersebut agar tidak membuang sampah dalam drainase.
“Mari kita bersama-sama menjaga drainase yang sudah bersih ini tetap bersih. Jangan sekalipun membuang sampah dalam drainase untuk mencegah terjadinya penyumbatan. Apalagi saat ini intesitas hujan cukup tinggi, sebab penyumbatan akan memicu terjadinya banjir,†harapnya. (R01)
PEMBATALAN OPERASI TULANG BELIKAT SAMUEL SIMANJUNTAK DIPERTANYAKAN"
kota
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 untuk se
Info
BANDA ACEH Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, yang diduga melarang wartawan melakukan peliputan di sekolah penerim
News
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Buka MTQ keXXV di Palopat Pijorkoling, 243 Finalis Siap Bersaing
News
Perayaan Waisak 2570 BE di Candi Bahal I Berlangsung Khidmat, Wabup Paluta Ajak Rawat Kerukunan
Umum
MTQ XIV Paluta Resmi Dibuka, Bupati Reski Basyah AlQur&rsquoan Harus Jadi Benteng Generasi dari Narkoba hingga Judi Online
Umum
Pj Sekda Madina Soroti Pentingnya Akhlak Saat Hadiri Penamatan Santri Ma&rsquohad Darul Azhar
kota
Festival Rondang Bulan Pecah! Bupati Madina Saipullah Nasution dan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis Kompak Dorong Anak Muda Lestarikan Budaya
kota
Polres Tapsel Turun Tangan Pasca Blackout PLN, Warga Diminta Tetap Tenang dan Jangan Sebar Hoaks
kota
Tak Beri Ruang Narkoba! Polres Padangsidimpuan dan Warga Sidangkal Gelar GSN, Bong Dibakar
kota