PEMBATALAN OPERASI TULANG BELIKAT SAMUEL SIMANJUNTAK DIPERTANYAKAN"
PEMBATALAN OPERASI TULANG BELIKAT SAMUEL SIMANJUNTAK DIPERTANYAKAN"
kota
Medan|SUMUT24 Ratusan pengunjung dengan penuh antusias menyaksikan Pentas Seni Budaya (PSB) yang mengusung seni dan tari dari etnis Nanggoe Aceh Darusalam (NAD) di Jalan Pulau Penang Medan, Sabtu (23/9) malam.
Baca Juga:
Dengan mengusung tema, “Rampak Irama Nanggroeâ€, pengunjung yang hadir dihibur dengan lagu dan tari tradisionil NAD yang kental dengan nuansa Islami serta ciri khas cengkok Arabian.
Pertunjukan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB, para pengunjung yang duduk lesehan dengan santai di atas menikmati rangkaian pertunjukan yang disajikan. Dua penyanyi, Tya dan Hendra dengan apik membawakan sejumlah lagu terkenal dari Tanah Rencong seperti Bungong Jeumpa, Boh Hate Gadeh,Saleum serta Saleum Aneuk Nanggroe.
Selain lagu, para pengunjung yang hadir juga dimanjakan dengan pertunjukkan taria-tarian yang memikat. Selain Tarian Rencong, juga ditampilkan sejumlah tarian lainnya seperti Tarian Saman Kreasi dan Saman Inong.Dengan mengenakan pakaian tradisionil Aceh, para penari pun dengan lincah menampilkan gerakan yang kompak dan sangat memikat.
Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono menyaksikan pertunjukan PSB bersama Kadispora Mara Husin Lubis, Kadis Perpustakaan dan Arsip Darusalam Pohan, Ketua Umum DPP Aceh Sepakat Husni Mustafa, Sekretaris Aceh Sepakat T Muntandar serta Ketua Dewan Musapat (DM) Fawzi Usman.
Tidak hanya seni dan tari, Rampak Irama Nanggroe juga diramaikan dengan dengan sejumlah stand yang menampilkan kuliner khas NAD serta aneka souvenir hasil kerajinan tangan para pelaku UMKM.
“Dengan demikian kehadiran PSB tidak hanya sebagai upaya untuk mengenalkan sekaligus melestarikan seni budaya seluruh etnis yang ada di Kota Medan tetapi juga sebagai media untuk mempromosikan hasil kerajinan tangan para UMKM,†kata Agus Suriono.
Selanjutnya Agus menambahkan, pihaknya akan terus melakukan inovasi agar PSB menjadi pertunjukan yang benar-benar menarik dan menghibur masyarakat. “Sesuai dengan keinginan Bapak Wali Kota, selain untuk melestarikan seni dan budaya, PSB menjadi hiburan alternatif menarik bagi warga Kota Medan,†jelasnya.
Di samping itu tambah mantan Kabag Aset dan Perlengkapan Setdakot Medan ini, PSB juga diharapkan dapat menjadi media komunikasi dan ekspresi kreatif, terutama bagi generasi muda untuk mengeksplorasi bakat dan kemampuan mereka dalam bidang seni dan budaya. “Melalui PSB ini kita harapkan para generasi muda semakin mencintai seni dan budaya ,†ungkapnya.(R02)
PEMBATALAN OPERASI TULANG BELIKAT SAMUEL SIMANJUNTAK DIPERTANYAKAN"
kota
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 untuk se
Info
BANDA ACEH Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, yang diduga melarang wartawan melakukan peliputan di sekolah penerim
News
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Buka MTQ keXXV di Palopat Pijorkoling, 243 Finalis Siap Bersaing
News
Perayaan Waisak 2570 BE di Candi Bahal I Berlangsung Khidmat, Wabup Paluta Ajak Rawat Kerukunan
Umum
MTQ XIV Paluta Resmi Dibuka, Bupati Reski Basyah AlQur&rsquoan Harus Jadi Benteng Generasi dari Narkoba hingga Judi Online
Umum
Pj Sekda Madina Soroti Pentingnya Akhlak Saat Hadiri Penamatan Santri Ma&rsquohad Darul Azhar
kota
Festival Rondang Bulan Pecah! Bupati Madina Saipullah Nasution dan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis Kompak Dorong Anak Muda Lestarikan Budaya
kota
Polres Tapsel Turun Tangan Pasca Blackout PLN, Warga Diminta Tetap Tenang dan Jangan Sebar Hoaks
kota
Tak Beri Ruang Narkoba! Polres Padangsidimpuan dan Warga Sidangkal Gelar GSN, Bong Dibakar
kota