Digerebek Dini Hari, Dua Pria di Paluta Ditangkap Polsek Padang Bolak Terkait Dugaan Sabu
Digerebek Dini Hari, Dua Pria di Paluta Ditangkap Polsek Padang Bolak Terkait Dugaan Sabu
kota
MEDAN|SUMUT24
Baca Juga:
Kecamatan Medan Baru melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima parkir berlapirs di dua lokasi berbeda di wilayah kerjanya, Kamis (4/5). Penertiban ini dilakukan karena kehadiran PK5 dan parkir berlapis ini menyebabkan terjadinya kemacetan yang cukup parah dan sangat mengganggu estetika kota.
Lokasi pertama yang ditertibkan yakni kawasan Pajak USU (Pajus) Jalan Jamin Ginting. Selain PK5 5, parkir berlapis juga menjadi sasaran penertiban. Sedangkan lokasi kedua, pedagang makanan dan minuman di Jalan Dr Mansyur, termasuk pedagang pulsa yang menggunakan mobil serta kenderaan bermotor yang parkir sembarangan.
Penertiban ini dipimpin langsung Camat Medan Baru, Illyan Chandra Simbolon SSTP MSP. Selain mengerahkan seluruh jajaran Kecamatan Medan Baru, termasuk kepala lingkungan dan lurah, penertiban juga didukung petugas Satpol PP, Dinas Perhubungan, Polsekta Medan Baru dan Koramil 05/Medan Baru.
Sebelum melakukan penertiban, tim lebih dahulu menggelar apel di halaman Kantor Camat Medan Baru sekitar pukul 09.00 WIB. Dalam apel itu, Illyan memberikan sejumlahan arahan agar penertiban yang dilakukan berjalan efektif dan maksimal. Setelah itu tim bergerak menuju kawasan Pajus.
Sontak kehadiran tim membuat para PK5 langsung kelabakan, termasuk juru parkir yang selama ini sesukanya membuat parkir berlapir di pinggir jalan. Dengan cepat tim melakukan penertiban, para pedagang pun hanya bisa pasrah. Sebab, mereka telah berulangkali disurati pihak Kecamatan Medan Baru agar tidak berjualan di atas trotoar maupun badan jalan.
Sebanyak 4 unit lapak milik pedagang diamankan. Illyan pun mengingatkan kepada para pedagang agar tidak berjualan lagi di kawasan tersebut. Di samping itu bagi pedagang yang memiliki kios  di pinggir jalan, dimintanya untuk memotong kanopi yang telah melewatin trotoar. “Jika ini tidak dilakukan, tim akan datang untuk menertibkan kembali!†tegas Illyan.
Tidak hanya PK5, kehadiran tim membuat juru parkir yang menjadi pemicu terjadi kemacetan langsung kabur meninggalkan kenderaan bermotor. Sebab, mereka tahu parkir yang dilakukan salah karena lokasinya menggunakan badan jalan dan dibuat berlapis. Kondisi itu menyebabkan kemacetan yang terjadi cukup parah, terutama sore hari.
Illyan kemudian melarang keras badan jalan digunakan menjadi lokasi parkir. Untuk itu mereka akan terus melakukan pengawasan. Apabila ditemukan kembali, Illyan menegaskan, tim akan melakukan tindakan tegas untuk memberikan efek jera.
Dari kawasan Pajus, tim selanjutnyan menuju Jalan Dr Mansyur. Pedagang makanan minuman yang mengetahui kehadiran tim langsung tancap gas, sebab mereka telah mendesain gerobak untuk berjualan di atas becak bermotor untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya penertiban.
Meski demikian tim masih sempat mengamankan sejumlah tenda yang ditinggalkan pemiliknya. Selain pedagang makanan dan minuman, tim juga menertibakan kenderaan bermotor yang diparkir di pinggir jalan. “Pinggir kiri Jalan Dr Manyur mulai dari arah Simpang Kampus sampai menuju Setia Budi tidak boleh parkir,†jelas Illyan.
Itu sebabnya dua mobil pribadi langsung digembok karena parkir sembarangan. Penggembokan dilakukan petugas Dishub Kota Medan. Di samping itu tim melalui petugas Dishub juga menilang 4 mobil pribadi, serta mengangkut 2 unit mobil yang selama  ini digunakan untuk berdagang pulsa.
Selama ini setiap kali dilakukan penertiban, mobil itu sengaja ditinggalkan pemiliknya dengan  posisi terkunci untuk mengelabui petugas. Begitu petugas meninggalkan lokasi,  pemilik kembali datang untuk melanjutkan transaksi jual beli pulsa. “Kita tidak mau terkecoh, makanya mobil ini kita bawa,†ungkapnya.
Kedua mobil itu selanjutnya dibawa menuju Kantor Camat Medan Barun untuk diamankan. Apabila pemiliknya datang dan bi  amenunjukkan surat-surat kenderaan bermotornya, maka mobil itu  akan dilepas kembali. Sebaliknya jika pemilik mobil tidak dapat menunjukkan kelengkapan suratnya, maka mobil tidak kita lepas dan selanjutnya diserahkan kepada pihak  keamanan untuk menjalani proses lebih lanjut,†jelas Illyan. (R01)
Digerebek Dini Hari, Dua Pria di Paluta Ditangkap Polsek Padang Bolak Terkait Dugaan Sabu
kota
Kapolres Tapsel Rangkul BEM sePadangsidimpuan dan Tapsel, Buka Puasa Jadi Ajang Perkuat Sinergi Kamtibmas
kota
Komitmen Bersih dari Pekat dan Narkoba, Polres Padangsidimpuan Lakukan Razia Terpadu
kota
Bupati Saipullah Gerak Cepat! Pemkab Madina Normalisasi Sungai Batu Tunggal untuk Cegah Banjir di Simangambat
kota
Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS dan Warga Bersatu, Sumur Bor di Sangkunur Dikebut Demi Harapan Air Bersih
kota
Tetes Keringat di Balik Lumpur, Satgas TMMD 127 Kodim 0212/TS Kapten Inf Halasson Sirait Bersama Warga Hadirkan Mata Air Harapan di Sangkunu
kota
Dibalik Keringat Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS, Mengukir Senyum di Wajah Ibu Halimah Daulay Sembari Tanam Padi
kota
Dari Medan Tugas ke Pematang Sawah, Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Buktikan Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Angkola Sangkunur
kota
Bukan Sekadar Air, Tapi Doa yang Mengalir Potret Kasih TNI untuk Sawah Rakyat di Tapanuli Selatan
kota
Kami Tak Lagi Takut Sawah Kering! Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS dan Warga Tiga Dolok Bersatu, Air dan Harapan Kembali Mengalir
kota