Senin, 25 Mei 2026

Blanko Macet, 1,5 juta Warga Tunggu E-KTP

Administrator - Senin, 03 April 2017 15:16 WIB
Blanko Macet, 1,5 juta Warga Tunggu E-KTP

MEDAN | SUMUT24 Kedatangan blangko e-KTP dari pemerintah pusat masih ditunggu-tunggu. Sebab, sudah beberapa bulan ini pendistribusian blangko dari pemerintah pusat tak kunjung ada kepastian, Senin (03/04)

Baca Juga:

Padahal, 1.549.915 warga Kota Medan yang sudah melakukan perekaman e-KTP namun belum mendapatkan kartu e-KTP.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan Drs. OK Zulfi Msi melalui Kabid data Kependudukan Maya Fitriani mengaku, kekosongan blangko terjadi sejak September 2016 lalu.

Sehingga warga yang sudah melakukan perekaman hanya mendapatkan surat keterangan (suket).Lantaran belum mendapatkan kartu e-KTP, mereka jadi enggan.

Terlebih, suket yang diberikan disdukcapil biasanya hanya berlaku enam bulan. Sehingga setelah masa berlaku suket habis, warga harus melakukan perpanjangan suket lagi ke disdukcapil.

“Kami sudah banyak menerima keluhan dari masyarakat. Baik itu yang datang ke kantor disdukcapil, maupun warga yang ada di setiap kecamatan. Pasalnya, ada yang sudah berbulan-bulan melakukan perekaman, tapi tak kunjung mendapatkan kartu e-KTP,” ungkapnya.

Ia mengaku, kekosongan blangko dari pusat. Hampir semua daerah mengalami kekosongan. Tidak hanya Medan Berdasarkan infomasi yang ada, pada pertengahan Februari ini sudah ada pendistribusian blangko dari pemerintah pusat. Tetapi pihaknya juga belum bisa memastikan kebenaran itu.

Menurutnya, blangko yang dibutuhkan untuk membuat e-KTP di Medan Sumatera Utara sebanyak 1.820.187 Data tersebut adalah dari jumlah penduduk yang belum melakukan rekaman, yaitu sebanyak 270.272 wajib KTP dan yang sudah melakukan rekaman tetapi belum mendapatkan blangko adalah sebanyak 1.549.915 wajib KTP.

Salah satu warga yang melakukan perekaman, Andi Mulia (18) warga Pancing I No. 48 B Kelurahan Indra Kasih Kecamatan Medan Tembung mengaku sudah melakukan perekaman di Kecamatan Wedarijaksa sekitar pertengahan 2016 lalu. Hingga saat ini ia belum menerima kartu e-KTP.

“Sebulan lalu saya menerima suket dari disdukcapil. Kemungkinan untuk keperluan melamar pekerjaan . Yang saya harapkan hanya mendapatkan kartu e-KTP. Soalnya untuk keperluan setelah lulus sekolah nanti,” tegasnya.( C02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker
Kadisdik Aceh Diminta Segera Dicopot
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Buka MTQ ke-XXV di Palopat Pijorkoling, 243 Finalis Siap Bersaing
Perayaan Waisak 2570 BE di Candi Bahal I Berlangsung Khidmat, Wabup Paluta Ajak Rawat Kerukunan
MTQ XIV Paluta Resmi Dibuka, Bupati Reski Basyah: Al-Qur’an Harus Jadi Benteng Generasi dari Narkoba hingga Judi Online
Pj Sekda Madina Soroti Pentingnya Akhlak Saat Hadiri Penamatan Santri Ma’had Darul Azhar
komentar
beritaTerbaru