Minggu, 22 Februari 2026

Aniaya Wartawan di Depan Masyarakat, Polsek Medan Area Diminta Segera Tangkap Kepling 13

Administrator - Rabu, 01 Maret 2017 02:27 WIB
Aniaya Wartawan di Depan Masyarakat, Polsek Medan Area Diminta Segera Tangkap  Kepling 13

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Pasca penganiayaan wartawan, yang telah dilakukan oknum Kepling 13, Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai, Ahmad Romi Lubis (43), Sabtu (25/2) pagi, korban minta Polsek Medan Area agar segera menangkap pelakunya dan dijebloskan ke dalam sel tahanan.

“Aku dipukuli si Romi yang merupakan Kepling 13, saat lagi sedang sarapan pagi, aku sudah minta maaf dan minta ampun. Namun pelaku tak mengindahkannya, dan malah bertubi-tubi dipukulnya aku dihadapan warga sekitar”, ujar korban sambil meminta Polsek Medan Area agar segera menangkap Kepling arogan, Selasa (28/2).

Sebelumnya,Muhammad Solihan Hasibuan (47) wartawan salah satu media di Medan dianiaya Kepala Lingkungan (Kepling) XIII, Kel Tegal Sari Madala II, Medan Denai, Ahmad Romi Lubis.

Akibat penganiayaan yang dialami warga Jalan Rawa Gang Mulajadi, Kel Tegal Sari Mandala III, Medan Denai itu, bagian pelipis kirinya bengkak dan memar. Kasus ini pun dilaporkannya ke Polsek Medan Area.

Kasus penganiayaan ini disaat korban singgah ke warung yang berada di Jalan Denai untuk sarapan pagi, Sabtu (25/2) kemarin.

Tiba-tiba Kepling tersebut melintas dan melihat korban. Seketika, Kepling itu berhenti dan memarkirkan kendaraannya.

Lalu Kepling itu menghampiri dan langsung memiting kepala dan memukuli pelipis kiri korban sebanyak tiga kali.

Namun penganiayaan yang terjadi Sabtu (25/2) sekira pukul 09.00 WIB, tidak membuat korban melawan dan hanya terdiam, lantaran takut dikeroyok teman-teman pelaku saat kejadian.

Warga yang tengah serapan pagi di warung tersebut, langsung melerai Kepling agar tidak terjadi keributan lagi.

“Lagi sarapan, tadi ada wartawan dipukuli Kepling di Jalan Denai, lewat tol, dekat sekolah,” kata warga sekitar.

Selanjutnya korban membuat laporan pengaduan ke Polsek Medan Area. Dihadapan petugas, korban meceritakan awal kejadian sebenarnya terhadap prilaku Kepling.

“Dua tahun lalu, warga Lingkungan XIII melapor terkait dugaan penggelapan uang rekening PDAM dan PLN yang dibayar warga melalui Kepling, namun uang itu tidak disetor pelaku,” kenang korban.

Pengaduan warga diekspos di media. Kepling itu lalu tidak terima dan mencari korban. Setelah ketemu, korban awalnya pernah dipukuli Kepling sebelumnya, dan kin berlanjut lagi, Sabtu (25/2) pagi.

Kapolsek Medan Area, Kompol M Arifin menuturkan, laporan korban sudah diterima dan kasus itu segera ditindak lanjuti. “Pelaku sudah kita cari ke rumahnya, namun tidak ketemu,” tegasnya.

Arifin menyebutkan, pihaknya menyisir ke beberapa lokasi mencari pelaku. “Kepling tersebut harus segera ditangkap, hal itu tidak dapat dibiarkan. Anggota kita tengah memburuhnya,” tandasnya.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Digerebek Dini Hari, Dua Pria di Paluta Ditangkap Polsek Padang Bolak Terkait Dugaan Sabu
Kapolres Tapsel Rangkul BEM se-Padangsidimpuan dan Tapsel, Buka Puasa Jadi Ajang Perkuat Sinergi Kamtibmas
Komitmen Bersih dari Pekat dan Narkoba, Polres Padangsidimpuan Lakukan Razia Terpadu
Bupati Saipullah Gerak Cepat! Pemkab Madina Normalisasi Sungai Batu Tunggal untuk Cegah Banjir di Simangambat
Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS dan Warga Bersatu, Sumur Bor di Sangkunur Dikebut Demi Harapan Air Bersih
Tetes Keringat di Balik Lumpur, Satgas TMMD 127 Kodim 0212/TS Kapten Inf Halasson Sirait Bersama Warga Hadirkan Mata Air Harapan di Sangkunur
komentar
beritaTerbaru