Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 untuk se
Info
MEDAN|SUMUT24 Walau penertiban pedagang kaki lima (PKL) pada Kamis (9/2) telah melukai dua pedagang, namun para pedagang tetap nekat berjualan di badan Jalan Dr Mansyur, Medan.
Baca Juga:
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Medan, Muhammad Sofyan menyebutkan akan kembali melakukan penertiban.
Ia menceritakan, bahwa saat ini Kantor Satpol PP dipenuhi oleh barang-barang sitaan dari para pedagang.
“Nanti kita tertibkan lagi. Kantor kita sekarang sudah penuh sama gerobak para pedagang. Memang enggak ada kapoknya pedagang ini,” ucap Sofyan, Minggu (12/2).
Agar tak terjadi kerusuhan seperti penertiban sebelumnya, Sofyan meminta pemerintah daerah terkait untuk menjalin komunikasi kepada para pedagang.
“Kepala lingkungan, lurah, camat buat sosialisasi. Anak para pedagang ngobrol dan pindah dari sana. Sebelum kami datang untuk menegakkan perda (Peraturan Daerah),” tutur Sofyan mengakhiri.
Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di badan jalan Dr Mansyur, Medan persis di depan Universitas Sumatera Utara (USU) telah kembali berjualan seperti biasanya.
Puluhan gerobak jajanan kolak dan mobil pedagang paket internet telah berjejer di sisi kiri dan kanan Jalan Dr Mansyur.
Pedagang kolak yang menggunakan mobil Grand Max bernama Nanda menyebutkan, bahwa saat ditertibkan para pedagang berhamburan masuk ke kompleks perumahan dosen.
Para pedagang kembali berjualan saat Satpol PP selesai melakukan razia.
“Sudah biasa Bang. Walau kemarin ada yang luka-luka, kami enggak takut jualan di sini. Kalau kami ditertibkan dan langsung pulang, mau beli makan anak istri pakai apa. Kemarin kami sembunyi ke perumahan dosen,” kata Nanda, Minggu (12/2).
Ia mengetahui bahwa tak boleh berjualan di badan jalan, apalagi sepanjang Jalan Dr Mansyur telah dipasang rambu dilarang parkir.
Namun ia enggan pindah, lantaran memperoleh keuntungan lebih besar ketimbang berjualan di tempat lain.
“Orang di sini rakus. Saya tak pernah hitung berapa mangkuk per hari. Tapi 100 mangkuk pasti lebih. Pedagang siomay samping saya bisa lebih dari 50 piring,” ucapnya. (R02/net)
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 untuk se
Info
BANDA ACEH Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, yang diduga melarang wartawan melakukan peliputan di sekolah penerim
News
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Buka MTQ keXXV di Palopat Pijorkoling, 243 Finalis Siap Bersaing
News
Perayaan Waisak 2570 BE di Candi Bahal I Berlangsung Khidmat, Wabup Paluta Ajak Rawat Kerukunan
Umum
MTQ XIV Paluta Resmi Dibuka, Bupati Reski Basyah AlQur&rsquoan Harus Jadi Benteng Generasi dari Narkoba hingga Judi Online
Umum
Pj Sekda Madina Soroti Pentingnya Akhlak Saat Hadiri Penamatan Santri Ma&rsquohad Darul Azhar
kota
Festival Rondang Bulan Pecah! Bupati Madina Saipullah Nasution dan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis Kompak Dorong Anak Muda Lestarikan Budaya
kota
Polres Tapsel Turun Tangan Pasca Blackout PLN, Warga Diminta Tetap Tenang dan Jangan Sebar Hoaks
kota
Tak Beri Ruang Narkoba! Polres Padangsidimpuan dan Warga Sidangkal Gelar GSN, Bong Dibakar
kota
Blackout Sumbagut, Polres Padangsidimpuan Turun Patroli Tengah Malam Jaga Kondusivitas Kota
kota