Senin, 25 Mei 2026

Satpol PP Akan Lakukan Penertiban Lagi ke PKL

Administrator - Minggu, 12 Februari 2017 20:05 WIB
Satpol PP Akan Lakukan Penertiban Lagi ke PKL

MEDAN|SUMUT24 Walau penertiban pedagang kaki lima (PKL) pada Kamis (9/2) telah melukai dua pedagang, namun para pedagang tetap nekat berjualan di badan Jalan Dr Mansyur, Medan.

Baca Juga:

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Medan, Muhammad Sofyan menyebutkan akan kembali melakukan penertiban.

Ia menceritakan, bahwa saat ini Kantor Satpol PP dipenuhi oleh barang-barang sitaan dari para pedagang.

“Nanti kita tertibkan lagi. Kantor kita sekarang sudah penuh sama gerobak para pedagang. Memang enggak ada kapoknya pedagang ini,” ucap Sofyan, Minggu (12/2).

Agar tak terjadi kerusuhan seperti penertiban sebelumnya, Sofyan meminta pemerintah daerah terkait untuk menjalin komunikasi kepada para pedagang.

“Kepala lingkungan, lurah, camat buat sosialisasi. Anak para pedagang ngobrol dan pindah dari sana. Sebelum kami datang untuk menegakkan perda (Peraturan Daerah),” tutur Sofyan mengakhiri.

Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di badan jalan Dr Mansyur, Medan persis di depan Universitas Sumatera Utara (USU) telah kembali berjualan seperti biasanya.

Puluhan gerobak jajanan kolak dan mobil pedagang paket internet telah berjejer di sisi kiri dan kanan Jalan Dr Mansyur.

Pedagang kolak yang menggunakan mobil Grand Max bernama Nanda menyebutkan, bahwa saat ditertibkan para pedagang berhamburan masuk ke kompleks perumahan dosen.

Para pedagang kembali berjualan saat Satpol PP selesai melakukan razia.

“Sudah biasa Bang. Walau kemarin ada yang luka-luka, kami enggak takut jualan di sini. Kalau kami ditertibkan dan langsung pulang, mau beli makan anak istri pakai apa. Kemarin kami sembunyi ke perumahan dosen,” kata Nanda, Minggu (12/2).

Ia mengetahui bahwa tak boleh berjualan di badan jalan, apalagi sepanjang Jalan Dr Mansyur telah dipasang rambu dilarang parkir.

Namun ia enggan pindah, lantaran memperoleh keuntungan lebih besar ketimbang berjualan di tempat lain.

“Orang di sini rakus. Saya tak pernah hitung berapa mangkuk per hari. Tapi 100 mangkuk pasti lebih. Pedagang siomay samping saya bisa lebih dari 50 piring,” ucapnya. (R02/net)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker
Kadisdik Aceh Diminta Segera Dicopot
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Buka MTQ ke-XXV di Palopat Pijorkoling, 243 Finalis Siap Bersaing
Perayaan Waisak 2570 BE di Candi Bahal I Berlangsung Khidmat, Wabup Paluta Ajak Rawat Kerukunan
MTQ XIV Paluta Resmi Dibuka, Bupati Reski Basyah: Al-Qur’an Harus Jadi Benteng Generasi dari Narkoba hingga Judi Online
Pj Sekda Madina Soroti Pentingnya Akhlak Saat Hadiri Penamatan Santri Ma’had Darul Azhar
komentar
beritaTerbaru