Menebar Kebaikan di Hari Minggu, Satuan Brimob Polda Sumut Hadir Menguatkan Kebersamaan di Tengah Masyarakat
Menebar Kebaikan di Hari Minggu, Satuan Brimob Polda Sumut Hadir Menguatkan Kebersamaan di Tengah Masyarakat
kota
Medan|SUMUT24 Dinas Pendidikan Kota Medan didesak segera mengevaluasi data ulang keberadaan tenaga guru honor di sekolah negeri.
Baca Juga:
Penegasan ini disampaikan Ketua Komosi B DPRD Medan S Maruli Tua Tarigan kepada wartawan, Senin (5/12) menyikapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa hari lalu terkait larangan kutipan uang komite. Sedangkan penggajian tenaga guru honor yang bersumber dari dana komite supaya dilakokasikan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
“Kita sambut baik penghapusan uang komite disetiap sekolah negeri. Bahkan kita mendukung penggajian tenaga honor selanjutnya dari APBD Pemko Medan. Maka perlu data akurat soal jumlah tenaga guru honor, “ujar Maruli Tua.
Ditambahkan politisi Nasdem ini, keberadaan jumlah dan sistem pengangkatan tenaga guru honor patut dipertanyakan. Karena disinyalir banyak pengangkatan guru honor bukan karena kebutuhan sekolah namun karena kolega dan titipan.
“Jangan jangan hanya karena menyangkut tenaga kerja sehingga asal tampung,†tegas Maruli.
Dikatakan Maruli, pihaknya sepakat agar ke depan gaji tenaga guru honor dapat dialokasikan di APBD Pemko Medan. Maruli Tarigan selaku Ketua komisi B DPRD Medan yang membidangi pendidikan berharap bersama sesame anggota dewan lainnya yang bergabung di badan anggaran (banggar) dapat memahami kondisi para guru honor.
Untuk itu kata Maruli Tua, data akurat tenaga guru honor sekolah negeri di Medan sangat penting. Kepada Dinas pendidikan kota Medan supaya segera menseleksi sekolah mana dan siapa yang benar benar selaku tenaga guru honor.
Sebagaimana diketahui, Divisi Pencegahan Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi Sumatera Utara, Edi Surianto baru baru ini mengingatkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota maupun Propinsi serta para kepala sekolah (kepsek) untuk tidak lagi melakukan kutipan uang komite.
Edi Surianto mewarning Disdik dan Kepsek menyarankan agar gaji para guru honor tidak lagi bersumber dari dana komite sekolah. Sebab, penggunaan uang komite selama ini disinyalir sebagai ajang korupsi.
“Penggunaan dana komite rawan penyimpangan. Alasannya untuk gaji guru honor, Ini tidak boleh. Jika hanya untuk honor tenaga pengajar, pihak Dinas silahkan anjukan di APBD, “ terang Edi saat pemaparan sosialisasi soal korupsi dan gratifikasi baru baru ini di Medan.
Bahkan Edi mengatakan, pihaknya (KPK-red) saat ini sedang mendalami dan mengumpulkan informasi terkait dugaan penyelewengan dana komite sekolah di kota Medan.
“Itu rawan penyimpangan, saran saya, kutipan uang komite itu distop saja. Sedangkan untuk honor tenaga pengajar supaya ditanggung di APBD, “ ujarnya.(R02)
Menebar Kebaikan di Hari Minggu, Satuan Brimob Polda Sumut Hadir Menguatkan Kebersamaan di Tengah Masyarakat
kota
Medan Antusiasme masyarakat untuk berbuka puasa bersama di Masjid Agung Medan terus meningkat. Pada hari ke4 Ramadan 1447 H, Minggu (22
News
Gedung Kesehatan di Desa Mabar Bukan Pustu, tapi Poskesdes,Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan
kota
Pemkab Deli Serdang Pastikan Kerukunan Umat Beragama, Suku & Golongan Tetap Terjaga
kota
Polresta Deli Serdang Gagalkan Pengiriman 21 Kg Sabu ke JakartaDibawa dari Aceh
kota
Sindikat Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap di Tanjung BalaiAsahan 80 kg Sabu & 50.000 Butir Ekstasi di Sita Polrestabes Medan.
kota
Pertunjukan DaruratOleh Dahlan Iskan Minggu 22022026 (Presiden Donald Trump saat konferensi pers di Gedung Putih, Jumat, 20 Februari wakt
News
PC IKA PMII Kota Medan Tegaskan Fathan Subchi Ketua Umum Sah PB IKA PMII
kota
Saat Pembekalan Tim Safari Ramadhan,Wali Kota Solok Ramadhani umumkan PDAM Gratis Masjid, Prioritas BPJS dan infrastruktur.
kota
SATU TAHUN KEPEMIMPINAN WALI KOTA SOLOK RAMADHANI KIRANA PUTRA DAN WAKIL WALI KOTA SURYADI NURDAL
kota