Minggu, 22 Februari 2026

GM Pujakesuma Medan Minta Partisipasi Stake Holder Sukseskan Pendidikan

Administrator - Kamis, 01 Desember 2016 08:21 WIB
GM Pujakesuma Medan Minta Partisipasi Stake Holder Sukseskan Pendidikan

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Untuk mensukseskan dunia pendidikan perlu dukungan moral dan moril dari berbagai stake holder, khususnya dalam membantu mereka yang tidak memiliki biaya pendidikan di sekolah.

“Diminta seluruh masyarakat berperan dan berpartisipasi demi mencerdaskan generasi muda ke depan,” demikian dikatakan Ketua

GM Pujakesuma Medan, Hasto Agus, Rabu (30/11). Menurutnya, pemerintah sudah memberikan biaya pendidikan ke sekolah-sekolah, namun pemberian itu tidak seluruhnya merata dan tentu masih banyak siswa yang tidak menerima bantuan itu. Hasto menambahkan, selama ini sesuai program pemerintah wajib belajar 9 tahun yang mencakup jenjang Pendidikan Dasar yaitu SD dan SMP, pemerintah sudah menanggung pembiayaan pendidikan sepenuhnya. Artinya, anak-anak Indonesia harus bersekolah hingga tamat SMP tanpa terkendala biaya.

Sementara untuk wajib belajar 12 tahun, belum dapat terealisasi dikarenakan minimnya anggaran pemerintah untuk menanggulangi program tersebut.

“Peran masyarakat terhadap dunia pendidikan sangat diperlukan, agar anak-anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang lebih bermutu dan berkualitas. Tingkat SD dan SMP sudah ada Program wajib belajar 9 tahun, masyarakat tidak perlu lagi menanggung biaya sekolah. Tingkat SMA/SMK, pembiayaannya belum ditanggung pemerintah sepenuhnya. Hal ini diperlukan peran serta kita sebagai masyarakat, untuk membantu pembiayaannya agar sekolah lebih maju dan bermutu,” ungkap Hasto.

Pendidikan anak bangsa menjadi tanggung jawab kita bersama, tidak hanya pemerintah. Harus dilakukan bantuan subsidi silang, agar masyarakat mampu dan tidak mampu mendapatkan pendidikan yang sama.

“Disinilah peranan Komite Sekolah sebagai perwakilan masyarakat, khususnya Komite SMA/SMK, untuk melakukan penggalangan dana dari orangtua siswa yang mampu, sehingga siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu mendapatkan pendidikan yang jauh lebih baik dari standard yang ada,” tambah Hasto.

Hasto juga berharap, agar masyarakat tidak menganggap penggalangan dana yang dilakukan Komite Sekolah sebagai bentuk Pungli. Keberadaan Komite Sekolah diakui oleh Undang-undang, dan untuk tingkat SMA/SMK tidak ada larangan untuk melakukan penggalangan dana yang bersumber dari masyarakat, dalam hal ini orangtua murid, selama disesuaikan dengan kemampuan dan tidak terlalu memberatkan. Hal ini untuk meningkatkan mutu pendidikan anak-anak kita.

“GM Pujakesuma Medan akan selalu mendorong upaya masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidkan, khusus nya di kota Medan. Dan memperjuangkan masyarakat yang kurang mampu agar mendapatkan pendidikan yang sama dan sejajar dengan masyarakat yang mampu, sehingga akan memperkecil perbedaan antara kaya dan miskin. Kami juga akan terus mengupayakan beasiswa bagi keluarga kurang mampu, baik di tingkat SMA/SMK maupun Perguruan Tinggi seperti yang telah kami lakukan selama ini,” jelas Hasto mengakhiri. (W07)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Menebar Kebaikan di Hari Minggu, Satuan Brimob Polda Sumut Hadir Menguatkan Kebersamaan di Tengah Masyarakat
Hari Ke-4 Ramadan, 1.000 Jamaah Padati Masjid Agung Medan, Ini Pesan H Yuslin Siregar
Gedung Kesehatan di Desa Mabar Bukan Pustu, tapi Poskesdes, Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan
Pemkab Deli Serdang Pastikan Kerukunan Umat Beragama, Suku & Golongan Tetap Terjaga
Polresta Deli Serdang Gagalkan Pengiriman 21 Kg Sabu ke Jakarta Dibawa dari Aceh
Sindikat Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap di Tanjung Balai-Asahan 80 kg Sabu & 50.000 Butir Ekstasi di Sita Polrestabes Medan.
komentar
beritaTerbaru
Pertunjukan Darurat

Pertunjukan Darurat

Pertunjukan DaruratOleh Dahlan Iskan Minggu 22022026 (Presiden Donald Trump saat konferensi pers di Gedung Putih, Jumat, 20 Februari wakt

News