Senin, 25 Mei 2026

Wali Kota: Tenaga Kesehatan Harus Turun ke Masyarakat!

Administrator - Senin, 28 November 2016 09:29 WIB
Wali Kota: Tenaga Kesehatan Harus Turun ke Masyarakat!

Medan|SUMUT24 Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi meminta seluruh tenaga kesehatan mulai dari tingkat posyandu, puskesmas pembantu, puskesmas, klinik dan rumah sakit memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif.

Baca Juga:

“Selain itu, puskesmas maupun puskesmas pembantu harus mampu menjadi tempat pelayanan kesehatan dasar yang memberikan solusi terhadap segala permasalahan kesehatan yang dialami warga Medan,” kata Wali Kota saat memberi sambutan pada puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-52 Tingkat Kota Medan di Lapangan Merdeka, Sabtu (26/11).

Peringatan yang berlangsung meriah itu ditandai dengan pemberian penghargaan kepada tenaga kesehatan. Di samping itu, Wali Kota Medan juga menyematkan Pin Bunda Penggerak Kesehatan kepada Ketua TP PKK Kota Medan, Hj Rita Maharani. Pin ini diberikan karena Hj Rita selama ini dinilai cukup aktif dalam mendukung pelayanan kesehatan bersama dengan TP PKK Kota Medan.

Dalam peringatan yang dihadiri Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Ramli, Wakapoltabes Mahedi Suhindra, Kapolres Belawan AKBP Tri Setyadi Hartono, Dandenpom I/5 Mayor CPM David Medison SIP, Kasdim 02/01 Letkol Inf Edison S Sidabutar, Kadis Kesehatan Kota Medan drg Usma Polita, Wali Kota juga mengajak masyarakat bersyukur.

Soalnya pemerintah telah mengeluarkan program Jaminan Kesehatan Nasional yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) yang didukung juga dengan APBB, sehingga akses masyarakat kepada layanan kesehatan menjadi semakin baik.

Namun, lanjutnya, program ini juga cukup membenani APBN maupun APBD. Karena itu, sebelum sakit lebih baik dilakukan pencegahan.

Kemudian Wali Kota menyatakan, pembangunan kesehatan merupakan salah satu prioritas Pemko Medan. Selama lima tahun terakhir, Pemko Medan mengalokasikan kurang lebih 11-14 persen APBD Medan untuk urusan kesehatan, lebih dari yang diamanatkan undang-undang yakni 10 persen.

Di samping peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan ketersediaan obat, lanjut Wali Kota, kapasitas sumber daya manusia kesehatan juga terus dibenahi. Di samping itu pada 2016 dan terus berlanjut pada 2017, Pemko juga fokus pada program peningkatan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan, baik fasilitas di tingkat dasar, antara lain perbaikan puskesmas dan relokasi puskesmas.

“Kita juga segera membangun RS Tipe C di kecamatan Medan Labuhan yang Insya Allah dapat beroperasional di tahun 2018,” paparnya.

Sebelumnya Kadis Kesehatan Kota Medan, drg Usma Politan melaporkan, peringatan yang bertemakan ‘Masyarakat Kota Medan Hidup Sehat, Indonesia Kuat’ ini bertujuan meningktkan semangat kepedulian, komitmen dan gerakan nyata untuk pembangunan kesehatan di Medan.

Dia menyebutkan, berbagai rangkaian kegiatan telah digelar untuk memeriahkan Peringatan Hari Kesehatan ke-52 Kota Medan ini. Di antaranya dengan menggelar Pemilihan Tenaga Medis dan Paramedis Teladan, lomba dokter kecil, cerdas cermat petugas kesehatan, bakti social donor darah di berbagai kecamatan, serta seminar ilmiah maupun umum.(R01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker
Kadisdik Aceh Diminta Segera Dicopot
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Buka MTQ ke-XXV di Palopat Pijorkoling, 243 Finalis Siap Bersaing
Perayaan Waisak 2570 BE di Candi Bahal I Berlangsung Khidmat, Wabup Paluta Ajak Rawat Kerukunan
MTQ XIV Paluta Resmi Dibuka, Bupati Reski Basyah: Al-Qur’an Harus Jadi Benteng Generasi dari Narkoba hingga Judi Online
Pj Sekda Madina Soroti Pentingnya Akhlak Saat Hadiri Penamatan Santri Ma’had Darul Azhar
komentar
beritaTerbaru