Senin, 25 Mei 2026

Sekali Test Urine Dikenakan Biaya Rp 120 Ribu, BNNP Sumut Terkendala Anggaran Untuk Tiap Sekolah

Administrator - Senin, 14 November 2016 18:48 WIB
Sekali Test Urine Dikenakan Biaya Rp 120 Ribu, BNNP Sumut Terkendala Anggaran Untuk Tiap Sekolah

MEDAN|SUMUT24 Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut, memiliki program melakukan test urine di sekolah-sekolah baik tingkat SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Baca Juga:

Namun, program tersebut terhambat akibat kurangnya anggaran untuk melakukan pengecekan urine untuk memastikan apakah para siswa positif atau tidak menggunakan narkoba.

“Untuk test urine di sekolah-sekolah khususnya di Kota Medan memang sudah menjadi program dari BNNP Sumut. Tetapi untuk sementara ini terkendala kurangan anggaran,” terang Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, AKBP Suyoso, Senin (14/11).

Suyoso menyebutkan, walaupun terkendala anggaran BNNP Sumut tetap melakukan pemeriksaan urine di sekolah-sekolah. Sehingga para siswa dapat terbebas dari peredaran narkoba.

“Ya tetap dilakukan test urine tapi tidak semuanya. Kita hanya memilih sekolah-sekolah yang rawan adanya siswa pecandu narkoba,” sebutnya sembari mengaku kurangnya anggaran untuk test urine sejak setahun terakhir.

Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat itu menuturkan, saat ini BNNP Sumut hanya menerima panggilan instansi tertentu untuk melakukan test urine. Hal itu dikarenakan keterbatasan biaya.

“Artinya segala macam kegiatan test urine yang dilakukan langsung dari sekolah terkait yang melibatkan petugas BNNP Sumut untuk mengecek apakah siswa postif menggunakan narkoba atau tidak,” ujar Suyono untuk sekali test urine dikenakan biaya sebesar Rp 120 ribu.

Apabila nantinya para siswa positif menggunakan narkoba, sambung Suyono, BNNP Sumut akan menyerahkannya kembali kepada pihak sekolah apakah dilakukan rehabilitas, ataupun rawat jalan.

“Semua kita serahkan kepada pihak sekolah. Biasanya siswa yang postif menggunakan narkoba dilakukan rehabilitasi rawat jalan dan tetap menjalan tugasnya sebagai pelajar,” terangnya.

Disinggung mengenai apakah ada siswa Kota Medan yang positif menggunakan narkoba, Suyono mengaku ada beberapa siswa yang terlibat candu narkoba.

“Ya ada beberapa siswa di Kota Medan yang menggunakan narkoba saat dilakukan test urine. Tetapi maaf untuk sekolah tidak bisa kita sebutkan,” pungkasnya. (R02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker
Kadisdik Aceh Diminta Segera Dicopot
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Buka MTQ ke-XXV di Palopat Pijorkoling, 243 Finalis Siap Bersaing
Perayaan Waisak 2570 BE di Candi Bahal I Berlangsung Khidmat, Wabup Paluta Ajak Rawat Kerukunan
MTQ XIV Paluta Resmi Dibuka, Bupati Reski Basyah: Al-Qur’an Harus Jadi Benteng Generasi dari Narkoba hingga Judi Online
Pj Sekda Madina Soroti Pentingnya Akhlak Saat Hadiri Penamatan Santri Ma’had Darul Azhar
komentar
beritaTerbaru