Minggu, 22 Februari 2026

Infrastruktur Buruk Dominasi Laporan Reses DPRD Medan, Prioritaskan Panggalian Drainase Atasi Banjir

Administrator - Kamis, 27 Oktober 2016 08:18 WIB
Infrastruktur Buruk Dominasi Laporan Reses DPRD Medan,  Prioritaskan Panggalian Drainase Atasi Banjir

Masalah infrastruktur yang buruk masih mendominasi sejumlah laporan reses anggota DPRD Medan dari seluruh daerah pemilihan (dapil) Kota Medan.

Baca Juga:

Atas permasalahan itu, DPRD Medan mendesak Walikota Medan melanjutkan penggalian/normalisasi parit Belanda sepanjang 3 km, mulai dari lingkungan I Kelurahan Martubung hingga Kelurahan Tangkahan, Medan Labuhan, tembus ke sungai Batang Buluh (parit busuk).

“Kita harapkan normalisasi dilanjutkan hingga tuntas. Sehingga kondisi banjir yang kerap masuk rumah warga dapat diminimalisir,” kata koordinator laporan reses II 2016 anggota DPRD Medan Dapil V, Mulia Asri Rambe, saat rapat paripurna istimewa DPRD Medan, Senin siang.

Menurutnya, mendangkalnya parit Belanda karena dipadati lumpur dan sampah sehingga mengakibatkan ribuan KK (kepala keluarga) rumah warga mengalami kebanjiran puluhan tahun terakhir ini.

Selain itu, masalah banjir rob, begal, peredaran Narkoba, serta infrastruktur yang belum memadai di kawasan Medan Utara, juga diharapkan menjadi perhatian serius Pemko Medan untuk segera diselesaikan.

Dalam kesempatan itu juga, Anggota Dewan yang juga dari dapil V Muhammad Nasir menekankan pada Camat Medan Deli, agar penerimaan bantuan langsung tunai (BLT) didata ulang karena selama ini pihak kelurahan hanya menerima data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Akibatnya, pembagiannya sering tidak tepat sasaran. Demikian juga terhadap pendistribusian jatah besar miskin (Raskin) bagi masyarakat kurang mampu, juga dirasakan masih belum tetap sasaran.

Banyak warga yang perekonomiannya mampu, malah menerima jatah raskin, sedangkan bagi warga yang memang layak untuk mendapatkan bantuan justru tidak mendapatkanya.

“Saya berharap agar laporan pelak­sanaan reses tahun ini menjadi kontribusi positif dalam perumusan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan di Kota Medan,” ungkapnya.

Selain itu Bahrumsyah Aggota Dewan Dapil V meminta Pemko Medan untuk segera memperbaiki dinding penahan jalan, sepanjang jalan Kelurahan Belawan Sicanang berupa tiang pancang.

Pembangunan drainase kiri dan kanan sepanjang jalan Selebes dan drainase primer menuju Sei. Paloh serta di Kelurahan Belawan II, karena sampai saat ini banjir sering terjadi serta meminta Dinas Bina Marga untuk segera melakukan pembangunan tembok pembatas banjir rob di daerah belawan marelan dan labuhan.

Sama halnya dengan laporan yang disampaikan kordinator laporan reses anggota dewan dapil I, Boydo HK Panjaitan. Menurutnya Pemko Medan supaya memperbaiki rumah susun (rusunawa) Sukaramai. Saat ini kondisinya sudah rusak dan butuh penambahan jumlah kamar karena jumlah warga KK juga sudah bertambah.

Selain itu, Boydo juga melaporkan keluhan warga di dapil I terkait beberapa bantuan miskin yang tidak tepat sasaran sehingga pendataan perlu ditinjau kembali.

Hal yang sama juga dilaporkan Irsal Fikri dari Dapil II yang mempunyai 5 prioritas dalam laporan resesnya, salah satunya terkait pembangunan infrastruktur yang diharapkan menjadi perhatian Walikota Medan.

Selain itu Salman Alfarisi yang juga anggota Dewan dapil II meminta Pemko untuk menyediakan perkuburan Muslim di daerah Medan Johor, mengingat perkuburan yang ada sudah tidak dapat menampung lagi.

Anggota DPRD Kota Medan, daerah pemilihan II, Rajudin Sagala, juga menyampaikan sejumlah laporan di hadapan Walikota Medan, Senin (17/10). Selain narkoba dan buruknya insfrastruktur, soal gerai waralaba juga menjadi masalah.

“Pemerintah Kota Medan harus bisa menegakkan aturan yang jelas. Seperti tentang pendirian supermarket waralaba yang sudah mengganggu usaha masyarakat sekitar. Bahkan lokasinya sudah tanpa jarak,” ungkap Rajudin pada rapat paripurna istimewa laporan reses II DPRD Medan.

Malah di kawasan Medan Helvetia, Rajudin mendesak Pemerintah Kota Medan menuntaskan perbaikan Jalan Gaperta dan sekitarnya sampai selesai. Lalu tentang bantuan penyaluran program pemerintah, juga tidak diraih oleh masyarakat secara keseluruhan.(Editor : Nisa Lubis)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Gedung Kesehatan di Desa Mabar Bukan Pustu, tapi Poskesdes, Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan
Pemkab Deli Serdang Pastikan Kerukunan Umat Beragama, Suku & Golongan Tetap Terjaga
Polresta Deli Serdang Gagalkan Pengiriman 21 Kg Sabu ke Jakarta Dibawa dari Aceh
Sindikat Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap di Tanjung Balai-Asahan 80 kg Sabu & 50.000 Butir Ekstasi di Sita Polrestabes Medan.
Pertunjukan Darurat
PC IKA PMII Kota Medan Bersaksi Sahabat Fathan Subchi Adalah Ketua Umum Sah PB IKA PMII Meski PT TUN Kabulkan Banding Slamet Ariyadi
komentar
beritaTerbaru
Pertunjukan Darurat

Pertunjukan Darurat

Pertunjukan DaruratOleh Dahlan Iskan Minggu 22022026 (Presiden Donald Trump saat konferensi pers di Gedung Putih, Jumat, 20 Februari wakt

News