Pertunjukan Darurat
Pertunjukan DaruratOleh Dahlan Iskan Minggu 22022026 (Presiden Donald Trump saat konferensi pers di Gedung Putih, Jumat, 20 Februari wakt
News
Medan|SUMUT24 Konsep Pemerintah Kota Yogyakarta nampaknya perlu ditiru oleh Pemerintah Kota Medan dalam hal mengubah kawasan kumuh di Daerah Aliran Sungai (DAS) atau yang disebut code menjadi rumah susun warga.
Baca Juga:
Meski membutuhkan waktu lama, kata Kasubag Promosi dan Publikasi Pemko Yogya Tutiek Susiatun menjawab pertanyaan wartawan, mengubah kawasan itu dengan cara bertahap.
“Penataan Sungai jode dimulai tahun 2000 sampai sekarang, sudah berjalan selama 16 tahun. Untuk mengubah ini dilakukan bertahap,” kata Tutiek saat menjawab pertanyaan wartawan unit Pemko Medan bersama Humas Pemko Medan yang melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pemko Yogya, Rabu (5/10).
Konsep yang dilakukan yakni dengan melibatkan komunitas yang terdiri dari masyarakat yang tinggal di kawasan kumuh. Ini, kata Tutiek, agar setelah selesai pengerjaan maka masyarakat bisa langsung merasakannya.
Misalkan anggaran hanya cukup untuk mengerjakan 100 meter, setelah melihat justru masyarakat tersebut yang meminta kapan daerah aliran sungai itu juga diubah.
“Kita mengubah mind set masyarakat bahwa sungai itu bukan halaman belakang, sekarang sungai itu halaman depan. Di depan rumah ada jalan setapak. Sehingga itu menjadi halaman muka rumah mereka dan pasti membersihkan dan sungai menjadi sungai, terangnya.
Ia memaparkan di hadapan puluhan wartawan Unit Pemko Medan dan Humas Pemko Medan bahwa Kota Yogya dilewati tiga sungai. Di sisi barat ada Sungai Winomo, di sisi tengah ada Sungai Code, dan di bagian Timur terdapat Sungai Gajah Uwong. Akibat letusan Gunung Merapi, maka sungai tersebut meluap dan menjadikan daerah-daerah itu menjadi kumuh. Dari ketiga DAS tersebut, Pemko Yogya telah berhasil menata DAS di sekitar Sungai Code menjadi rusunawa.
“Kedepan, kita diberi tantangan oleh pemerintah provinsi yakni program ‘kotaku’ yang dulunya bernama PNPM. Program ‘Kotaku’ memiliki tiga slogan 3 M yakni Mundur 3 meter, Naik 3 Meter, dan Menghadap ke sungai. Sekarang di kawasan DAS yang sudah ditata itu, masyarakat pun nantusias mengecat atap rumahnya (genteng) bak seperti di Barcelona,” terangnya.
Untuk memperlancar program ini, Pemko Yogya juga menjalin kerjasama dengan beberapa instnasi dengan memanfaatkan Corporate Social Responsibility (CSR) dari luar.
“Kalau membebaskan lahan kita tidak mampu, satu-satunya cara adalah menata keindahan,” ujarnya dengan mengatakan untuk melakukan penggursuran memerlukan anggaran yang harus diajukan setahun sebelumnya.
Kedatangan puluhan wartawan Unit Pemko Medan yang dipimpin oleh Kasubag Humas Yurmal Hasibuan bersama kru Humas disambut oleh Kabag Humas Pemko Yogya Tri Hastono, Kasubag Humas Tedi Saparian, dan Kasubag Promosi dan Publikasi Tutiek Susiatun. Saling Sharing Pertemuan saat itu juga membuka informasi di masing-masing kehumasan antara Pemko Medan dan Pemko Yogya. Misalnya terkait keterbukaan informasi yang diberikan oleh Pemko Yogya dengan memberikan keleluasaan para wartawan yang bertugas di Unit Pemko Yogya untuk mencari informasi ke Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“Kalau beritanya sedikit miring, kami tidak intervensi sepanjang itu adalah fakta. Itu menjadi koreksi buat kinerja Pemko sendiri agar menjadi lebih baik,” ucapnya.(R02)
Pertunjukan DaruratOleh Dahlan Iskan Minggu 22022026 (Presiden Donald Trump saat konferensi pers di Gedung Putih, Jumat, 20 Februari wakt
News
PC IKA PMII Kota Medan Tegaskan Fathan Subchi Ketua Umum Sah PB IKA PMII
kota
Saat Pembekalan Tim Safari Ramadhan,Wali Kota Solok Ramadhani umumkan PDAM Gratis Masjid, Prioritas BPJS dan infrastruktur.
kota
SATU TAHUN KEPEMIMPINAN WALI KOTA SOLOK RAMADHANI KIRANA PUTRA DAN WAKIL WALI KOTA SURYADI NURDAL
kota
Kecelakaan Tragis! Bocah 5 Tahun Meninggal Saat Menyeberang Jalan di Dolok, Polres Tapsel Lakukan Olah TKP
kota
Polresta Deli Serdang Gagalkan Peredaran 21 Kilogram Sabu, dua Kurir Diamankan
kota
RAMADHAN KEEMPAT, BAKOPAM SUMUT BAGIKAN PAKET SEMBAKO UNTUK WARGA MEDAN DAN DELI SERDANG
kota
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
kota
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
kota