Minggu, 22 Februari 2026

Camat Percut Sei Tuan, Lurah Tembung Tidak Peduli Warganya Kebanjiran

Administrator - Jumat, 30 September 2016 06:01 WIB
Camat Percut Sei Tuan, Lurah Tembung Tidak Peduli Warganya Kebanjiran

Medan|SUMUT24 Camat Percut Sei Tuan, Lurah Desa Tembung dan Kepling, kurang peka bahkan tidak peduli terhadap kondisi yang menimpa warganya di Jalan Beringin Pasar V, Dusun Salak Lingkungan XIV, Desa Tembung menjadi langganan banjir setiap kali turun hujan deras.

Baca Juga:

Ratusan rumah penduduk Jalan Beringin Pasar V, Dusun Salak Lingkungan XIV, Desa Tembung dan sekitarnya terendam banjir, Kamis (29/9) malam.

Warga sempat panik saat turun hujan malam itu, air begitu cepat naik dan masuk ke dalam rumah merendam peralatan rumah yang tidak sempat diselamatkan.

Kondisi malam yang dingin, warga memaksa diri menguras air dari dalam rumah dan mengepel lantai, agar tidak menimbulkan bau serta mengundang penyakit.

Camat Percut Sei Tuan, Lurah Desa Tembung dan Kepling, tidak peduli terhadap kondisi yang menimpa warganya.

Menurut Suharto (48) warga Pasar V Dusun Salak, daerahnya sudah menjadi langganan banjir bila turun hujan. Karena parit yang ada tidak mampu menampung debit air pada saat hujan deras turun. Selain mengalami penyempitan dan pendangkalan, parit yang ada banyak tersumbat akibat tumpukan sampah.

“Camat Percut Sei Tuan, Lurah maupun Kepala Lingkungan sama sekali tidak peduli dengan kondisi warga yang menjadi langganan banjir,” ujarnya sambil menimba air dari dalam rumah.

Inisatif atau intruksi untuk membersihkan parit secara gotongroyong, sama sekali tidak dilakukan oleh Camat, Lurah maupun Kepling. Hanya kesadaran warga saja membersihkan lingkungan rumahnya, agar rumahnya tidak tergenang air di musim hujan.

“Mbok rakyat kecil seperti kami ini diperhatikan nasibnya. Coba lihat kalau sudah hujan begini, air masuk ke rumah. Batas parit dan jalan sudah tidak nampak. Inikan bahaya untuk yang jalan,” ujar Mak Ijah (34).

Mereka berharap Camat Percut Sei Tuan, Lurah Desa Tembung maupun Kepling dapat mengatasi persoalan banjir yang selama ini dialami. Jangan hanya duduk diam di belakang meja. Akibat banjir, selain merusak peralatan rumah tangga, juga menyebabkan kesehatan dan aktifitas warga terganggu.

Janganlah camat, lurah maupun kepling tidak peduli dengan banjir yang menimpa warganya. Warga mencari nafkah saja sudah susah, kenapa harus menerima musibah banjir ! (R02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pertunjukan Darurat
PC IKA PMII Kota Medan Bersaksi Sahabat Fathan Subchi Adalah Ketua Umum Sah PB IKA PMII Meski PT TUN Kabulkan Banding Slamet Ariyadi
Saat Pembekalan Tim Safari Ramadhan, Wali Kota Solok Ramadhani umumkan PDAM Gratis Masjid, Prioritas BPJS dan infrastruktur.
SATU TAHUN KEPEMIMPINAN WALI KOTA SOLOK RAMADHANI KIRANA PUTRA DAN WAKIL WALI KOTA SURYADI NURDAL*
Kecelakaan Tragis! Bocah 5 Tahun Meninggal Saat Menyeberang Jalan di Dolok, Polres Tapsel Lakukan Olah TKP
Polresta Deli Serdang Gagalkan Peredaran 21 Kilogram Sabu, dua Kurir Diamankan
komentar
beritaTerbaru
Pertunjukan Darurat

Pertunjukan Darurat

Pertunjukan DaruratOleh Dahlan Iskan Minggu 22022026 (Presiden Donald Trump saat konferensi pers di Gedung Putih, Jumat, 20 Februari wakt

News