Senin, 25 Mei 2026

Goes to Campus MPR RI UMSU Siap Sumbang Pemikiran Untuk GBHN

Administrator - Kamis, 08 September 2016 05:22 WIB
Goes to Campus MPR RI  UMSU Siap Sumbang Pemikiran Untuk  GBHN

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Untuk mendengar pandangan akademisi, mahasiswa, dan masyarakat umum tentang pedoman perencanaan pembangunan, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mengadakan Diskusi Kebangsaan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN), Rabu (7/9) di kampus tersebut Jalan Muhtar Basri Medan.

Acara yang dikemas dengan format MPR RI Goes to Campus tersebut menghadirkan nara sumber Rektor UMSU Agussani MAP, Dr. Abdul Hakim Siagian, Arifin Saleh, S.Sos, dan Dr. Prawidya Hariani, sedangkan tim MPR RI Ketua Badan Pengkajian Rambe Kamaruzaman dari Fraksi Partai Golkar, Dr. Junimart Girsang dari Fraksi PDIP dan Dharmayanti Lubis dari DPD RI. Hadir juga Kepala Biro Pengkajian Sekretariat Jenderal MPR RI Drs. Yana Indrawan, MSi.

Rektor UMSU Agussani MAP yang didaulat sebagai pembuka acara mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada UMSU. Kepada anggota MPR RI Agussani mengatakan, UMSU saat ini masuk 7 besar perguruan tinggi Muhammadiyah se – Indonesia.

“Saat ini ada 169 Perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia dan UMSU masuk 7 besar. Hal ini menjadi kebanggaan bagi kami, khususnya yang ada di Sumut karena dianggap mampu mengelola universitas sebesar ini,” kata Agussani.

Sekarang ini, kata Agussani tercatat mahasiswa UMSU sebanyak 23.650 orang dan 48.000 alumni. Dengan alumni sebanyak ini, mahasiswa UMSU pasti mampu memberi sumbang pemikiran untuk masuk dalam GBHN. “Untuk itu UMSU siap memberi sumbang pemikiran pada bangsa dan negara ini,” tandas Agussani.

Ditambahkannya, keyakinan tersebut lebih kepada pembuktian bahwa UMSU sering mengadakan kajian untuk suatu permasalahan. “Kami pernah mengadakan kajian tentang UU, kami juga punya tim untuk menentukan ke sohihan sebuah peraturan. Dengan banyak kajian-kajian yang telah dilakukan UMSU, membuat UMSU semakin dikenal dimana-mana. Sampai para alumni punya center sendiri di Jakarta. Yang anggotanya, para alumni UMSU yang telah berhasil di bidangnya masing-masing,” jelas Agussani.

Sementara Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI sekaligus membuka diskusi tersebut, Rambe Kamaruzaman juga memberi apresiasi yang tinggi pada UMSU dan seluruh civitas akademika yang telah mensetting acara tersebut, sehingga hidup dan tak membosankan.

Dia mengatakan, dalam sistem perencanaan pembangunan nasional tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan jangka 20 tahun dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dengan jangka waktu 5 tahun.

” Untuk menyusun kembali GBHN harus ada pedoman yang ditetapkan oleh MPR RI. Dengan adanya pedoman tersebut yang diserap dari akademisi, seperti yang dilakukan ini maka pembangunan yang dilakukan harus terintegrasi. Artinya siapa pun presidennya, GBHN tetap sama. Arah pembangunan semakin jelas dan itu akan menjadi ketentuan atau ketetapan MPR RI,” katanya.

Acara yang dikemas serius tapi santai itu menghadirkan tiga pelawak dari Jakarta. Lawakan yang mereka bawakan,cukup membuat mahasiswa yang hadir di aula kampus UMSU terpingkal-pingkal dan disiarkan secara langsung oleh salah satu televisi swasta. (R.05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker
Kadisdik Aceh Diminta Segera Dicopot
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Buka MTQ ke-XXV di Palopat Pijorkoling, 243 Finalis Siap Bersaing
Perayaan Waisak 2570 BE di Candi Bahal I Berlangsung Khidmat, Wabup Paluta Ajak Rawat Kerukunan
MTQ XIV Paluta Resmi Dibuka, Bupati Reski Basyah: Al-Qur’an Harus Jadi Benteng Generasi dari Narkoba hingga Judi Online
Pj Sekda Madina Soroti Pentingnya Akhlak Saat Hadiri Penamatan Santri Ma’had Darul Azhar
komentar
beritaTerbaru