Minggu, 22 Februari 2026

Jurnal Dosen Indonesia Minim Tembus Internasional

Administrator - Kamis, 01 September 2016 07:24 WIB
Jurnal Dosen Indonesia Minim Tembus Internasional

Medan | SUMUT24

Baca Juga:

Atmosfir akademik yang terencana sangat menentukan kualitas penelitian dosen dan mahasiswa untuk publikasi International. Hal ini sangat diperlukan untuk mendorong kreativitas baik mahasiswa maupun dosen demi meningkatkan wawasan keilmuaan serta memupuk bakat meneliti sejak dini serta membuka wawasan global melalui pencarian referens dari berbagai sumber (Jurnal Internasional).

Ungkapan tersebut disampaikan Rektor Institut Negeri Medan (ITM) Dr Ir Mahrizal Masri MT saat membuka Workshop Pemurnian Penulisan dan Pengiriman Paper ke Jurnal Internasional Terindex oleh Scopus dan Isi Thompson (periode II) di Aula Kampus ITM Jalan Gedung Arca Medan, kemarin.

Dia juga menyebutkan disamping itu, kreativitas, gagasan, kemampuan akademik dosen serta membangun atmosfir penelitian di lingkungan institusi sangatlah penting untuk masuk pada taraf internasional.

Di akhir sambutannya dia mengatakan kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini dilaksanakan untuk membantu para dosen dalam mempublikasikan karya-karya nasional di jurnal internasional yang terindeks oleh google schoole, scopus dan Isi Thompson (jurnal yang terindeks memiliki nilai yang paling tinggi yang ada di dunia).

Nara sumber seminar Dr Ir Muhammad Irwanto MT mengungkapkan upaya untuk peningkatan penjaminan mutu akademik dan kualitas pembelajaran di Perguruan Tinggi sangat diperlukan. Selain itu juga diperlukan peningkatan atmosfir akademik melalui peningkatan kualitas penelitian dosen dan mahasiswa untuk publikasi International.

Hal ini sangat diperlukan untuk mendorong kreativitas baik mahasiswa maupun dosen untuk meningkatkan wawasan keilmuaan serta memupuk bakat meneliti sejak dini dan membuka wawasan global melalui pencarian referens dari berbagai sumber (Jurnal Internasional).

Sementara Dr Muhammad Mokhzaini Bin Azizan mengungkapkan jurnal ilmiah merupakan sumber informasi utama yang penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan, sayangnya hingga kini di Indonesia belum mampu menghasilkan jurnal international bereputasi yang terindeks oleh Thomson Reuters. Jurnal-jurnal ilmiah yang dikelola oleh perguruan tinggi di Indonesia ternyata masih mengalami kesulitan untuk ditingkatkan menjadi jurnal internasional. Salah satu kendala yang dihadapi terutama di kualitas dan pembiayaan. (R05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PC IKA PMII Kota Medan Bersaksi Sahabat Fathan Subchi Adalah Ketua Umum Sah PB IKA PMII Meski PT TUN Kabulkan Banding Slamet Ariyadi
Saat Pembekalan Tim Safari Ramadhan, Wali Kota Solok Ramadhani umumkan PDAM Gratis Masjid, Prioritas BPJS dan infrastruktur.
SATU TAHUN KEPEMIMPINAN WALI KOTA SOLOK RAMADHANI KIRANA PUTRA DAN WAKIL WALI KOTA SURYADI NURDAL*
Kecelakaan Tragis! Bocah 5 Tahun Meninggal Saat Menyeberang Jalan di Dolok, Polres Tapsel Lakukan Olah TKP
Polresta Deli Serdang Gagalkan Peredaran 21 Kilogram Sabu, dua Kurir Diamankan
RAMADHAN KEEMPAT, BAKOPAM SUMUT BAGIKAN PAKET SEMBAKO UNTUK WARGA MEDAN DAN DELI SERDANG
komentar
beritaTerbaru