PC IKA PMII Kota Medan Bersaksi Sahabat Fathan Subchi Adalah Ketua Umum Sah PB IKA PMII Meski PT TUN Kabulkan Banding Slamet Ariyadi
PC IKA PMII Kota Medan Tegaskan Fathan Subchi Ketua Umum Sah PB IKA PMII
kota
Medan | Sumut24
Baca Juga:
- PC IKA PMII Kota Medan Bersaksi Sahabat Fathan Subchi Adalah Ketua Umum Sah PB IKA PMII Meski PT TUN Kabulkan Banding Slamet Ariyadi
- Saat Pembekalan Tim Safari Ramadhan, Wali Kota Solok Ramadhani umumkan PDAM Gratis Masjid, Prioritas BPJS dan infrastruktur.
- SATU TAHUN KEPEMIMPINAN WALI KOTA SOLOK RAMADHANI KIRANA PUTRA DAN WAKIL WALI KOTA SURYADI NURDAL*
Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 pada Rabu 17 Agustus menjadi momen yang ditunggu-tunggu warga Kota Medan untuk melahirkan buah hatinya.  Berdasarkan informasi yang dikumpulkan,  bertepatan hari jadi Republik Indonesia ini, sebanyak 28 bayi lahir di sejumlah rumah sakit di Kota Medan. Kebanyakan dari bayi tersebut lahir secara operasi caeser dibandingkan normal.  Data yang diperoleh dari rumah sakit ibu dan anak Rosiva menyebutkan ada 7 bayi yang lahir. “Rencananya ada 7 ibu yang akan melahirkan disini. Jadi, ada 7 bayi yang lahi, 4 melalui operasi Caesar dan 3 melahirkan normal,” kata kepala ruangan lantai II RSIA Rosiva, R Br Ginting, Rabu (17/8).  Kelahiran bayi bayi itu, jelasnya, memang bertepatan dengan peringatan hari kemerdekaan dan memang sudah waktunya. “Mereka yang mau melahirkan memang sudah waktunya melahirkan, pas 17 Agustus ini,” ujarnya.  Sementara, Hendri Ritonga (32) merasa bahagia dengan kelahiran anak keduanya apalagi bertepatan dengan hari kemerdekaan RI. “Ini tidak direncanakan,” katanya saat mendampingi istrinya Ade Pradipta Putri (32) di ruang bersalin RSIA Rosiva.  Dikatakannya, anak pertama mereka perempuan lahir dengan operasi Caesar dan kelahiran anak kedua juga melalui operasi caesar. “Rekomendasi dokter hari ini dan prediksinya anak perempuan,” katanya saat menunggu istrinya masuk ke ruangan operasi.  Ia dan istrinya sudah merencanakan dan akan memberi nama anak mereka Azalia Arsy atau anak perempuan yang cantik jelita dibawah perlindungan kerajaan Allah. “Senang dan bahagia rasanya,” ungkap Hendri yang tinggal di jalan Flamboyan Komplek Asoka Permai.  Begitu juga ungkapan dari Kartono (30) yang setia mendampingi istrinya di rumah sakit tersebut. “Gak ada niat lahir hari ini dan dimajukan satu minggu,” katanya disamping istrinya Sheirly (28).  Dikatakannya, kelahiran anak pertama mereka ini memang tidak disengaja dan lahirnya normal. “Prediksi dokter tepat, lahirnya hari ini,” ujar Kartono. Namun, untuk nama bayi mereka, ujarnya, rencananya akan diberikan nenek dari anak mereka.  Dr Makmur Sitepu SpOG (K) mengatakan, di hari merdeka ini, setidaknya ada 10 ibu yang ditanganinya untuk melahirkan melalui operasi Caesar. “Ada permintaan, tetapi memang sudah cukup bulannya,” katanya.  Waktu cukup bulan untuk ibu melahirkan, sambungnya, yaitu usia kandungan 37 sampai 40 minggu. “Jadi,kalaupun pas masuk hari ini, itu bisa saja. Yang penting sudah cukup bulan,” ujarnya.  Memang, kata dokter spesialis kebidanan dan kandungan ini, kalau pas di hari hari besar atau hari nasional, banyak yang melahirkan. Apalagi, bertepatan dengan 17 Agustus, jumlah ibu yang mau melahirkan lebih banyak. “Tiap tahun sibuk utamanya hari nasional dan yang hebat pas 17 Agustus,” imbuhnya.  Begitu juga di RS Sarah, menyebutkan ada  5 bayi yang lahir (3 laki-laki dan 2 perempuan) dan di RS Bina Kasih, satu bayi perempuan atas nama ibu Angel dengan berat badan 2.5 kg dan panjang badan 50 cm.  Sedangkan di RSUD Dr Pirngadi, Kasubag Hukum dan Humas Edison Perangin-angin mengatakan tidak ada bayi yang lahir di rumah sakit milik Pemko Medan ini.  Sementara itu, di RS Islam Malahayati dijadwalkan 15 ibu yang akan melahirkan disana pada 17 Agustus 2016. Dari jadwal tersebut hanya satu pasien yang dinyatakan melahirkan secara normal, sementara 14 pasien lainnya akan dilakukan ceaser.  “Masih dalam tahap pengerjaan, jadwalnya ada 15 orang, cukup banyak lah hari ini. Itu pun hanya satu yang normal yang lainnya caeser,” kata salah satu perawat di ruang ICU RS Islam Malahayati yang enggan menyebutkan namanya.(W04)
PC IKA PMII Kota Medan Tegaskan Fathan Subchi Ketua Umum Sah PB IKA PMII
kota
Saat Pembekalan Tim Safari Ramadhan,Wali Kota Solok Ramadhani umumkan PDAM Gratis Masjid, Prioritas BPJS dan infrastruktur.
kota
SATU TAHUN KEPEMIMPINAN WALI KOTA SOLOK RAMADHANI KIRANA PUTRA DAN WAKIL WALI KOTA SURYADI NURDAL
kota
Kecelakaan Tragis! Bocah 5 Tahun Meninggal Saat Menyeberang Jalan di Dolok, Polres Tapsel Lakukan Olah TKP
kota
Polresta Deli Serdang Gagalkan Peredaran 21 Kilogram Sabu, dua Kurir Diamankan
kota
RAMADHAN KEEMPAT, BAKOPAM SUMUT BAGIKAN PAKET SEMBAKO UNTUK WARGA MEDAN DAN DELI SERDANG
kota
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
kota
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
kota