Korupsi Pembangunan PKS Mini PTKI Medan, Kejatisu Segera Ekspose NamaTiga Tersangka

551

MEDAN|SUMUT24
Setelah menerbitkan tiga surat perintah penyidikan (Sprindik) dan menyatakan ada tiga orang tersangka, pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) segera mengekspos nama ketiga tersangka  terkait kasus korupsi pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) mini dan laboratorium di kampus Perguruan Tinggi Kimia Industri (PTKI) Medan dengan kerugian negara senilai Rp 5,6 miliar.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Penyidikan Kejatisu Novan Hadian,
bahwa pihaknya segera mengumumkan nama ketiga tersangka yakni 1 dari PTKI sendiri dan 2 dari pihak Swasta.

Menurut Novan, saat ini memang sudah tahu siapa saja nama ketiga tersangka tersebut. Namun pihaknya belum bisa sebutkan sekarang. “Sabar dulu ya, pastila dalam waktu dekat ini kita sebutkan,” paparnya

Dimana sebelumnya Novan Hadian mengatakan, pihaknya sudah memanggil dan meminta keterangan saksi prihal kasus korupsi pembangunan PKS mini PTKI Medan.

“Kita sudah panggil dua saksi ahli, yakni satu dari Politeknik USU dan satu lagi dari Politeknik Medan,”ucap Novan saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak saksi ahli tambah Novan, bahwa ada penyimpangan anggaran dalam pembangunan pabrik mini kelapa sawit dan Laboratorium tersebut. “Ya, saksi ahli membenarkan adanya penyimpangan anggaran dalam pembangunan yang dikerjakan di PTKI tersebut,”bebernya

Lanjut Novan, saat ini pihaknya sudah memeriksa 35 orang saksi dalam kasus PTKI untuk memperkuat penetapan nama tersangka. Seperti diberitakan sebelumnya Kejatisu tengah melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan pabrik mini kelapa sawit dan Labotorium di Perguruan Tinggi Kimia Industri (PTKI) Medan senilai Rp 5,6 milar. (W05)

Loading...