Kiat Ampuh Tim Medis Satgas TMMD Bina Kemanunggalan TNI-Rakyat, Senyum dana Sapa

117
Pemko Medan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (P3APM) Kota Medan membentuk Kepengurusan Forum Komunikasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (FK-PUSPA) Kota Medan Masa Bakti 2019 - 2024.
Sipispis | Sumut24.co
Sebagai wujud nyata Satgas TMMD Bina Kemanunggalan TNI-Rakyat, adalah dengan “Senyum dan Sapa”. Hal ini dilakukan oleh tim medis Satgas TMMD 106 Kodim 0204/Deliserdang.
Pada pelaksanaan tersebut, Tim Medis Satgas TMMD 106 Kodim 0204/ Deliserdang yakni terus bergerak dari
pintu ke pintu rumah warga di Desa Pispis Kampung, Kecamatan
Sipispis, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara.
Cara kerja tim medis Satgas TMMD tidak saja berperan besar dalam memberikan layanan kesehatan (Yankes) tingkat pertama kepada warga, ataupun pada pelaksanaan pengerjaan fisik, akan tetapi juga untuk membina kemanunggalan TNI-Rakyat yang
lebih solid dan kokoh, Senyum dan Sapa.
Seperti yang dilakukan Sertu Sutio, Bintara Kesehatan (Bakes) Satgas TMMD 106 Kodim 0204/DS pada, Minggu (13/10/2019), dengan senyum dan sapa, Sertu Sutio mendatangi rumah-rumah warga di Desa Pispis Kampung, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai).
Tujuannya tak lain untuk memberikan
layanan kesehatan (Yankes) secara gratis bagi warga yang membutuhkan pertolongan tingkat pertama. Seperti, adanya warga yang terluka kakinya karena terkena paku saat sedang bekerja.
Setelah kita periksa, langsung diberikan
pengobatan pertolongan pertama,” kata Sertu Sutio di tengah kegiatannya di Desa Pispis Kampung.
Warga yang mendapatkan Yankes dari Satgas TMMD pun merasa senang, serta mengucapkan terima kasih. Kehadiran tim medis Satgas TMMD dirasakan warga begitu besar manfaatnya.
Dansatgas TMMD 106 Kodim 0204/DS, Letkol Kav Syamsul Arifin, SE, MTr (Han) di tempat terpisah menjelaskan, tim
medis sengaja dihadirkan di lokasi sasaran fisik guna mendukung Yankes tingkat pertama bagi.
“Kehadiran tim medis adalah untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan selama pelaksanaan TMMD, baik pagi Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas, maupun warga masyarakat di lokasi sasaran fisik,” terang Letkol Syamsul.
Dandim 0204/DS ini menambahkan, tim medis yang diturunkan diharuskan membuka diri untuk melayani pengobatan, baik dilakukan di posko, di lokasi TMMD maupun mendatangi langsung rumah warga yang menderita sakit.
“Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan rasa kekeluargaan yang terjalin antara personil Satgas TMMD dengan warga masyarakat di lokasi sasaran fisik,” pungkas Abituren Akmil
2000 ini.(rel/W02)
Loading...