Kepala KPw BI Sumut Doddy Zulverdi: Fesyar Sumut 2022 Tonggak Kebangkitan dan Pelecut Semangat Penggiat Ekonomi Syariah

Medan I Sumut24 CO

Kepala Perwakilan Bank Indonesia
Provinsi Sumatera Utara Doddy Zulverdi mengatakan kegiatan Festival Ekonomi Syariah Sumatera Utara 2022 bertemakan “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional untuk Memperkuat Pemulihan Ekonomi Sumatera Utara yang Inklusif” berlangsung 14-17 Jul 2022 i di Mesjid Al Jihad Medan Baru,  sebagai Tonggak Kebangkitan dan Pelecut Semangat Pplenggiat Ekonomi Syariah di Sumatera Utara.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi XI DPR RI, Hidayatullah, SE, Gubsu diwakili Staf Ahli Agus Tri Priyono, Walikota Medan Muhammad Afif Bobby Nasution diwakili Mansur,  Sekretaris Jenderal MUI Pusa Ustadz. Dr. Amirsyah Tambunan,
sekaligus narasumber Tabligh Akbar; Kepala OJK Regional 5 Sumbagut Yusup Ansori; Kepala Perwakilan BI Pematang Siantar, Teuku Munandar; Kepala Perwakilan BI Sibolga Aswin Kosotali; Buya Prof. KH. Amiruddin MS, MA, MBA, Ph.D; Ketua Umum Yayasan Mesjid Al-Jihad Medan Baru Prof. Dr. H. Muhammad As’ad, seluruh Narasumber dan Moderator; Perwakilan Kepala Daerah, Jajaran Forkopimda, Pimpinan Instansi,
Asosiasi, Perbankan, dan Perguruan Tinggi, Pimpinan Pesantren, Tokoh Masyarakat dan Pemuka Agama; Para Pelaku UMKM dan Penggiat Ekonomi Syariah.

Lebih lanjut dikatakan Doddy Zulverdi, kehadiran Bapak/Ibu tamu hadirin sekalian menjadi bagian dari tonggak kebangkitan dan pelecut semangat penggiat
ekonomi syariah, di Provinsi Sumatera Utara pada khususnya di tengah tekanan dan tantangan perekonomian yang semakin berat seperti saat ini.

“Festival Ekonomi Syariah Sumatera Utara (Fesyar Sumut) merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Road to Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera Tahun 2022 yang akan diselenggarakan di Provinsi Aceh pada tanggal 4-6 Agustus 2022 mendatang. Pelaksanaan Fesyar Sumut 2022 juga merupakan kolaborasi dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Pematang Siantar, dan juga Sibolga.”

Bank Indonesia, uja Doddy Zulverdi, menyelenggarakan Fesyar di 3 wilayah, mulai dari Fesyar KTI di Makassar (28-30 Juli), Fesyar Sumatera di Aceh (4-6 Agustus), Fesyar Jawa di Surabaya (8-10 September) sampai pada ISEF di Jakarta pada Oktober 2022 mendatang. Pelaksanaan Road to Fesyar Sumut 2022 tahun ini menjadi momentum penting dengan ditunjuknya Kantor Perwakilan BI Prov. Sumatera Utara sebagai tuan rumah penyelenggara (Host) untuk Fesyar Sumatera pada 2023 tahun depan. Kiranya ini dapat menjadi potensi dalam menggerakan perekonomian Sumatera Utara melalui pelaksanaan event nasional se-Sumatera.

Doddy Zulverdi merinci Rangkaian Fesyar Sumut 2022 sendiri telah kami mulai sejak awal Juni 2022 lalu melalui proses penyisihan kandidat peserta perlombaan. Masyarakat Sumatera Utara cukup antusias untuk berpartisipasi. Tercatat total peserta terdaftar sebanyak 335 orang dengan kategori Lomba MTQ 105 orang, Kaligrafi 54 orang, Wirausaha Muda Syariah
44 orang, dan Kreasi Busana Muslim 22 orang. Mulai tanggal 14-17 Juli 2022 nanti berlokasi di Mesjid Al-Jihad ini, 15 peserta terbaik dari masing-masing kategori lomba akan kembali dikompetisikan untuk mencari kandidat terbaik untuk menjadi wakil Sumatera Utara pada ajang Fesyar Sumatera di Aceh pada Agustus 2022 mendatang.

Selain dapat menikmati suasana perlombaan, kami juga turut
mengundang Bapak/Ibu sekalian untuk hadir pada sharia forum berupa kegiatan talkshow syariah, edukasi, dan sosialisasi serta sharia fair dengan berbagai macam stand bazaar . Ada berbagai produk UMKM, pesantren, asosiasi, komunitas, perbankan, dan binaan pemerintah daerah yang turut mendukung pembentukan ekosistem syariah di Sumatera Utara.

Bank Indonesia sendiri secara konsisten terus bersinergi mengimplementasikan berbagai program pengembangan ekonomi
dan keuangan syariah. Dalam program pengembangan ekosistem rantai nilai halal, Bank Indonesia terus melanjutkan program kemandirian ekonomi pesantren maupun platform Industri Kreatif Syariah (IKRA) Indonesia melalui program pendampingan yang intensif agar dapat menembus pasar internasional, salah satunya UMKM IKRA binaan kami yaitu Mancafe yang hadir menyajikan kopi di stand yang bagian belakang Bapak/Ibu, produk kopinya telah menembus pasar internasional ke beberapa negara antara lain pasar Asia,
Amerika, dan Eropa. Sampai dengan 2022 saat ini, tercatat Bank Indonesia (Medan, Pematang Siantar, dan Sibolga) bermitra dengan 27 pesantren dan 25 UMKM IKRA binaan se-Sumatera Utara. Jumlah
ini akan terus bertambah seiring dengan program pengembangan yang dilakukan.
12) Untuk mendukung kemandirian ekonomi Pesantrean pada 2021 telah dibentuk Hebitren (Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren).

Sebagai langkah awal Bank Indonesia telah melakukan mediasi untuk business matching perdagangan untuk pemenuhan kebutuhan dan perluasan akses pemasaran.

Lebih lanjut berbagai bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) juga telah diberikan untuk mendukung pengembangan usaha di Pesantren antara lain:
-PSBI Instalasi Sumur Bor dan Perlengkapan Air Minum Dalam
Kemasan kepada Pesantren Al-Uswah, Kab. Langkat sekitar Rp533,500,000 (Sumut).

-PSBI Green House dan Modul Hidroponik kepada Pesantren Dairi, Kab. Dairi sekitar Rp462,000,000 (Sumut).

-PSBI kepada Pesantren Darul Mursyid (PDM), Kab. Tapanuli Selatan berupa Rumah Produksi Kopi senilai Rp610.000.000 Seremony (Sibolga).

-PSBI kepada Pesantren Raudlatul Uluum, Kab. Labuhanbatu berupa Mesin Digital Printing Konveksi senilai Rp277.500.000
Seremony (Siantar).

-Pesantren An-Ni’mah, Kab. Asahan berupa Pembangunan Lantai Jemur Padi senilai Rp70.000.000 Seremony (Siantar).
-PSBI Depot Air Minum kepada Pesantren Al Abraar, Kab. Tapanuli Selatan sekitar Rp118,565,755 (Sibolga).

-PSBI Depot Air Minum kepada Pesantren Al Anshor, Kota Padangsidempuan sekitar Rp83,003,000 (Sibolga).

-PSBI Sarana dan Pra-sarana Budidaya Udang Vaname kepada Pesantren Modern Darussalam Guntur, Batubara sekitar
Rp138,000,000 (Siantar).

Sejak 2021 total PSBI yang disalurkan oleh Bank Indonesia (Medan, Pematang Siantar, Sibolga) kepada Pesantren se-Sumatera Utara mencapai sekitar Rp1,945miliar.

Dalam mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah,
Bank Indonesia berperan sebagai AIR (Akselerator, Inisiator, dan Regulator). Pelaksanaan Fesyar 2022 merupakan salah satu wujud peran Bank Indonesia sebagai akselerator pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Tentunya peran ini akan menjadi lebih optimal dengan bersinergi bersama berbagai pihak.

Bentuk sinergi yang dapat dilakukan antara lain melalui kolaborasi dan implementasi program pemberdayaan usaha syariah, pendalaman pasar keuangan syariah, dan penguatan edukasi & literasi Eksyar untuk meningkatkan kapabilitas nasional Eksyar Indonesia sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru dan berperan dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan (green/inclusive) di masa depan.(red-1)