Kapolres Batubara : Ormas Diminta Tidak Sweeping

LIMA PULUH | SUMUT24
Kapolres Batubara, AKBP S Bonaparte Silalahi SIK meminta kepada organisasi masyarakat (ormas) yang ada di daerah ini untuk tidak melakukan sweeping pada saat bulan Ramadhan.

“Tugas penegakan Perda itu adalah tanggung jawab Pemkab melalui Polisi Pamong Praja (Pol PP), sementara tugas Polri adalah murni penegakan hukum. Jadi siapapun dilarang melakukan sweeping,” kata Bonaparte Silalahi saat menerima perwakilan FPI di ruang kerjanya didampingi Kabag Ops Kompol M Silaen SH, Kasat Intel Hamzah SSos dan Kasat Binmas AKP Arjo SH, Senin (6/6).

Kedatangan Forum Pembela Islam (FPI) dipimpin Ketua H M Yusri untuk mendesak agar Polres segera menutup warung remang-remang yang berada di Jalinsum Batubara dan memberantas peredaran sabu.

“Saya sangat berterimakasih kepada FPI yang datang pada hari ini memberikan masukan tentang keadaan di tengah masyarakat. Kedatangan bapak bapak kemari, saya menjadi makin banyak tahu keadaan keamanan di tengah masyarakat,” kata Kapolres.

Khusus penanganan narkoba, ia mengajak FPI bekerja sama dengan cara memberikan informasi yang lengkap kepada polisi mulai dari lokasi, pengecer, pemakai dan pengedar, supaya diberantas.

“Silahkan lapor ke Kapolsek supaya segala penyakit masyarakat diberantas, kalau Kapolseknya gak bertindak silahkan laporkan kepada saya dan pasti akan saya tukar itu. Saya 100 persen akan memberantas narkoba, saya malu dan tidak mau lagi dengar ada istilah kalau mau Sabu datang aja ke Batubara, anggota saya juga banyak yang terlibat dan akan kita sidang dan segera diusulkan untuk pecat,” tegas Silalahi.

Kabag Ops Kompol M Silaen SH menjelaskan, tiga hari sebelum puasa mereka melakukan operasi serta memerintahkan jajaran Polsek di Batubara untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat menjelang Ramadhan.(jo).