Kadishub Medan Iswar : Parkir Non Tunai Menekan Kebocoran Untuk Peningkatan PAD

120
Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan H Iswar Lubis S Sit MT

Medan, Sumut24.co
Dinas Perhubungan Kota Medan terus berbenah. Dari mulai penataan lalulintas juga penataan parkir. Dibawah Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan H Iswar Lubis S Sit MT, berbagai wilayah telah mengunakan sisitem pembayaran parkir non tunai. Langkah ini dilakukan tak lain untuk mendukung kebijakan Walikota Medan Bobby Afif Nasution dalam upaya menata dan merapikan sumber-sumber PAD utamanya parkir ditepi jalan.

‘Kita terus berupaya melakukan terbaik dalam penataan parkir dengan sistem non tunai. Hal ini dilakukan untuk menekan adanya kecoboran, sehingga peningkatan PAD bisa di maksimalkan, ‘tegas Iswar Lubis selaku Kadis Perhubungan Kota Medan, Jumat, 26/11/2021.

Menurutnya, parkir yang sudah dilakukan di wilayah Jalan Ahmad Yani (Kesawan) Kota Medan, Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) berfokus untuk terus memperluas wilayah parkir di Kota Medan yang menerapkan sistem pembayaran Non Tunai.

Dishub Medan menargetkan, penambahan titik jalan di Kota Medan yang akan mengikuti kawasan Kesawan untuk menerapkan sistem Parkir Non Tunai dengan sistem Parkir Elektronik (e-Parkir). Tak hanya diinti kota tapi nanti semua wilayah kota Medan akan dilakukan sistem parkir.

Lebih lanjut dikatakan, penambahan lokasi e-Parkir di Kota Medan merupakan instruksi sekaligus komitmen Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam ‘mengakrabkan’ masyarakat dengan sistem pembayaran Non Tunai di Kota Medan. Tujuan utamanya, Pemerintah Kota Medan dapat memaksimalkan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dari sektor retribusi parkir, sekaligus secara maksimal menutup kemungkinan adanya kebocoran PAD.

“Sesuai instruksi Pak Wali, kita tidak akan berhenti hanya di kawasan Kesawan, tapi kita akan terus memperluas sistem e-Parkir ini di Kota Medan sampai semua jalan di Kota Medan menerapkan sistem e-Parkir. Kalau sudah begitu, kemungkinan kebocoran PAD dari sektor retribusi parkir dapat diminimalisir semaksimal mungkin,” ‘pungkas Iswar mengakhiri.red/nto