Ka Kanwil Sumut Hadiri Launching Puasa Senin,Kamis

1253

LIMA PULUH | SUMUT24

Kanwil Kemenag Sumut Drs Tohar Bayoangin M Ag menghadiri launching gerakan Puasa Senin Kamis ( Pusaka) madrasah fasih baca alquran dan madrasah bebas narkoba di lingkungan Seksi Pendidikan Kemenag Batubara, Selasa (26/1) di MTsN Limapuluh.

Dalam sambutannya, Tohar Bayoangin menyampaikan apresiasi pada Pemkab Batubara yang memperlakukan seimbang pada madrasah- madrasah.

Hal ini ditandai dengan banyaknya bantuan-bantuan yang diterima madrasah, sehingga tidak ada anak kandung dan anak tiri.

Terkait adanya madrasah bebas narkoba, dengan upaya pendekatan keagamaan diyakini membuat lebih baik dan dapat dipastikan sekolah itu bebas dari narkoba.

” Sampai hari ini saya pastikan dari 2 juta lebih siswa madrasah se Sumut tidak ada yang terlibat narkoba, saya baru cek itu,” kata Kanwil.

Dia juga mengatakan, untuk mensukseskan puasa ini diharapkan agar seluruh madrasah tidak mengoprasikan kantin pada hari Senin dan Kamis.

“Sudah saatnya umat Islam menunjukkan jati diri, sebab puasa Senin – Kamis itu adalah upaya membentuk jati diri dan itu sesuai dengan semangat revolusi mental pemerintah,”tegas Tohar Bayoangin.

Acara juga dihadir Wakil Bupati Batubara RM Harry Nugroho, Kapolres Batubara AKBP M Agung Suyono, Wakil Ketua DPRD Batubara Drs Suwarsono, Kakan Kemenag Batubara Drs H Sainik BR, Ketua Koordinator PAMK Sumut Prof Lahmuddin, KTU Kemenag Batubara H Ahmad Sofyan,MA, Kasipendis H Adnan Haris.

Sementara itu, Wakil Bupati Batubara RM Harry Nugroho, sangat apresiasinya pada Kemenag Batubara, yang turut membangun masyarakat melalui program yang religius seperti madrasah fasih baca alquran, madrasah bebas narkoba dan puasa Senin – Kamis.

” Semoga dengan program ini generasi muda yang menimba ilmu di madrasah, dapat menjadi solusi di lingkungan sekitarnya,” harap Wakil Bupati.

Kakan Kemenag Batubara melalui Kasipendis H Adnan Haris mengakui program yang dilaksanakan sudah berjalan dan hari ini sebagai seremonialnya.

” Kita optimis seluruh madrasah melangsungkan program ini, sudah tentu lulusan madrasah harus fasih baca alquran, wajib menghindarkan diri dari narkoba,” pungkas Kasi Pendis. (jo)