Minggu, 15 Maret 2026

Kemnaker: Mudik Bersama Bukan Beban, tapi Cara Jaga Produktivitas Pekerja

Administrator - Minggu, 15 Maret 2026 01:40 WIB
Kemnaker: Mudik Bersama Bukan Beban, tapi Cara Jaga Produktivitas Pekerja
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menilai tradisi mudik bersama yang difasilitasi perusahaan bukan sekadar kegiatan rutin jelang Idulfitri. Bagi Kemnaker, langkah itu menjadi cara nyata menjaga semangat kerja pekerja sekaligus menopang produktivitas
Bekasi - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menilai tradisi mudik bersama yang difasilitasi perusahaan bukan sekadar kegiatan rutin jelang Idulfitri. Bagi Kemnaker, langkah itu menjadi cara nyata menjaga semangat kerja pekerja sekaligus menopang produktivitas perusahaan setelah libur usai.

Baca Juga:

"Kami mengapresiasi perusahaan seperti PT Kayaba Indonesia yang selalu konsisten memfasilitasi mudik pekerja dan keluarganya. Ini adalah praktik baik hubungan industrial yang harmonis dan patut dicontoh oleh perusahaan lainnya," kata Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri, saat melepas peserta Mudik Bersama PT Kayaba Indonesia (KYBI) di Cikarang, Bekasi, Jumat (13/3/2026).

Menurut Putri, pekerja merupakan unsur utama dalam keberlangsungan usaha. Karena itu, saat perusahaan memberi dukungan agar pekerja bisa mudik dengan aman dan tenang, manfaatnya tidak hanya dirasakan pekerja dan keluarganya, tetapi juga perusahaan karena para pekerja dapat kembali dengan semangat baru.

Ia menegaskan, mudik bersama tak seharusnya dipandang sebagai beban. Sebaliknya, program seperti ini bisa dilihat sebagai bentuk investasi pada pekerja.

"Kami memang tidak membantu dalam bentuk anggaran, tetapi kami mendorong agar perusahaan mampu memfasilitasi kesejahteraan pekerja melalui cara-cara kreatif seperti gotong royong ini. Dengan melibatkan koperasi dan mitra perbankan, beban finansial terkait mudik ini terdistribusi secara adil sehingga tidak ada pihak yang terbebani," ujarnya.

Putri juga menyoroti pola kolaborasi dalam program mudik bersama PT Kayaba Indonesia tahun ini. Program tersebut terlaksana lewa t sinergi manajemen perusahaan, Koperasi K5 sebagai koperasi pekerja PT Kayaba Indonesia, serta dukungan pihak ketiga, yakni Bank Danamon.

Selain soal kesejahteraan, Kemnaker juga memberi perhatian pada aspek keselamatan perjalanan. Melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Ditjen Binwasnaker dan K3), dilakukan pemeriksaan kesehatan pengemudi utama, pengemudi cadangan, dan kondektur, serta uji petik kelaikan armada bus yang digunakan.

"Kami juga mengecek kesehatan sopir utama maupun cadangan, termasuk kondekturnya. Kualitas bus juga dipastikan laik jalan demi menjamin perjalanan Bapak dan Ibu semua aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan agar nantinya bisa kembali bekerja dengan semangat baru," jelasnya.

Tahun ini, PT Kayaba Indonesia memfasilitasi 236 pemudik menggunakan 4 armada bus dengan tujuan sejumlah kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Direktur PT Kayaba Indonesia, Baron Ta naka, menyambut baik dukungan Kemnaker dalam memastikan standar keselamatan perjalanan para karyawannya. Ia menyebut kolaborasi dengan koperasi pekerja menjadi salah satu kunci keberhasilan program mudik bersama tahun ini.

"Kami berpesan kepada peserta mudik untuk saling menjaga kesehatan dan tidak ragu mengingatkan pengemudi agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Semoga perjalanan ini lancar dan aman hingga sampai di kampung halaman masing-masing," pungkas Baron.

Biro Humas Kemnaker.re/

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi Inklusif untuk Disabilitas dan Lansia
Kemnaker Gandeng Shopee Latih 100 Instruktur BLK soal Digital Marketing dan Shopee Affiliate
komentar
beritaTerbaru