Ilyas Sitorus : Pendidikan Menjadi Prioritas Bupati Zahir

265

 

MEDAN I SUMUT24.co
Selain pembangunan Infrastruktur dan bidang kesehatan, Bupati Batubara Zahir sangat konsen terhadap berbagai bidang menyangkut hajat hidup orang banyak tersebut, Tegas Kadisdik Batubara Ilyas Sitorus kepada Wartawan, Senin (28/9).
Menurut Ncekli safaan akrabnya, Bahwa pendidikan menjadi prioritas yang perlu mendapat sentuhan alokasi anggaran selain OPD lainnya, kata Mantan Pejabat dibeberapa Dinas dan Biro di Pemprovsu ini. Lanjut Ilyas bahwa Pak Bupati saya yakinkan akan mendukung semua harapan tersebut dan sudah jadi bahan-bahan masukan dalam rapat-rapat koordinasi pimpinan tingkat Pemerintahan kita ini, jelas Ilyas.

Soal koreksi dan koreksi, sekali lagi saya pribadi dan Disdik umumnya tidak anti koreksi, silakan koreksi dan ingatkankan kami, tetapi tolong bantu dan beri juga solusinya apa,  jangan hanya menyalahkan dan menyalahkan terus, ungkap Ilyas via telphone serulernya.

“Karena kami tidak akan bisa berjalan sendiri, pasti lah kami membutuhkan dan tentunya dukungan juga dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan mahasiswa yang sangat terpelajar, lanjut Ilyas.

Masih menurut Kadis yang selalu akrab bersama awak media ini,  Mahasiswa adalah pelajar perguruan tinggi yang merupakan insan-insan calon sarjana, calon intelektual.  Mahasiswa merupakan suatu kelompok dalam masyarakat yang memperoleh statusnya karena ikatan dengan perguruan tinggi.

Mahasiswa juga merupakan calon intelektual atau cendekiawan muda dalam suatu lapisan masyarakat yang sering kali syarat dengan berbagai predikat, papar Mahasiswa Program Doktor Manajemen Pendidikan Pascasarjana Unimed ini.

Masih menurut Kadis yang mudah senyum ini, dengan demikian peran dan fungsi mahasiswa adalah Sebagai Iron Stock, Mahasiswa itu harus bisa menjadi pengganti orang-orang yang memimpin di pemerintahan nantinya, yang berarti mahasiswa akan menjadi generasi penerus untuk memimpin bangsa ini, disamping itu juga sebagai Agent Of Change, dituntut untuk menjadi agen perubahan, jadi bukan hanya mengkoreksi tetapi mampu memberi solusinya, sebut Ilyas.

Ilyas juga mengharapkan bahwa mahasiswa  juga harus mampu sebagai Social Control.  Jadi selain pintar di bidang akademis, mahasiswa harus pintar juga dalam bersosialisasi dengan lingkungan termasuk Moral Force,  tegas Mantan Pejabat diberbagai Dinas dan Biro dilingkungan Pemerintah Sumatera Utara ini.

Terkait dengan pergantian warna gedung sekolah, Kadisdik yang mudah akrab dengan semua orang ini, menjelaskan bahwa menurutnya tidak ada regulasi yang dilanggarnya, Dan mengapa hanya disdik yang saya pimpin diributin, bukannya gedung DPRD, Gedung kantor Bapati dan Gedung Dinas/OPD yang lebih dulu menukar warna bukannya sekolah ? Lantas kenapa yang dimasalahkan sekolah yang saya pimpin. Kalau mereka (pengunjuk rasa) mengatakan dalam orasinya Kadisdik diduga memanfaatkan dan menyalah gunakan kewenangan  untuk keperluan pribadi, maka saya juga boleh lah mengatakan bahwa patut saya duga aksi-aksi tersebut ada keperluan dan kepentingan serta dorongan dalam memanfaatkan  situasi, uangkapnya dan mengakhiri pembicaraannya melalui Telepon Serulernya.(red)

Loading...