HUT RI ke-74, El Adrian Shah : Hilangkan Perbedaan, Mari Bersatu

87
Ketua KNPI Medan, El Adrian Shah

MEDAN | SUMUT24

Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) sangat bermakna bagi para pemuda. Dimana peringatan ini merupakan momen yang tepat bagi para pemuda untuk mengingat semangat persatuan yang telah mempertaruhkan jiwa dan raga demi merebut kemerdekaan Indonesia dari kolonial penjajahan.

Untuk itu, jelang datangnya peringatan HUT RI ke-74 ini, Ketua KNPI Medan, El Adrian Shah, berharap datangnya momen peringatan ini dapat mempersatukan kembali semangat para pemuda khususnya dalam membangun Kota Medan dan jangan ada lagi perbedaan pendapat dikarenakan adanya perbedaan pilihan saat pesta demokrasi lalu.

“Lupakan yang telah berlalu, beda pendapat itu biasa. Yang pernting kita harus bersatu lagi,” tegas pria yang akrab di sapa Bang El itu saat diwawancarai SUMUT24, Rabu (14/8/2019).

Menurutnya, saat ini kita saling menjatuhkan satu sama lain. Hal ini bisa dilihat dari beberapa tampilan ujaran kebencian yang sering di posting lewat media sosial seperti facebook.

“Saat ini bukan lagi perang perang fisik, melainkan perang ujaran kebencian di media sosial. Kita seperti di kotak-kotakkan karena beda pilihan,” katanya.

Ditambahkannya, untuk bisa membangun Kota Medan diperlukan pemikiran-pemikiran kreatif yang lahir dari para pemuda. Dia juga mengaku KNPI juga selalu bersinergi dalam ikut mensukseskan program pemerintahan Kota Medan. Tak hanya itu, KNPI juga menjadi sebuah laboraturium untuk mencetak kader pemimpin yang bisa membangun Kota Medan.

“Alhamdulillah salah satu kader KNPI saat ini berhasil duduk menjadi anggota legislatif. Ini menandakan bahwa semangat pemuda KNPI untuk membangun kota ini sangat besar, disini juga menjadi laboraturim dalam melahirkan sosok pemimpin masa depan,” tuturnya.

El Adrian Shah juga mengimbau agar pemuda kita bisa menjauhi narkoba. Karena menurutnya, narkoba sangat membahayakan generasi muda kita mendatang.

“Jauhi narkoba, banyak generasi muda rusak dibuatnya, dan ini sangat membahayakan kita,” tutupnya. (W07)

Loading...