Jumat, 29 Agustus 2025

CRV Dokter BK 1969 EL Lindas Bayi Sampai Tewas

Administrator - Sabtu, 18 Juni 2016 06:51 WIB
CRV Dokter BK 1969 EL  Lindas Bayi Sampai Tewas

BINJAI | SUMUT24 Ibu mana tak meradang dan menangis histeris, melihat si buah hatinya tewas secara mengenaskan. Tergilas mobil. Begitujuag Wiwit (38).

Baca Juga:

Ibu muda ini berteriak histeris dan menangis sekuat-kuatnya, ketika melihat anak bungsunya Isti Opa (3) tewas dilindas mobil CRV BK 1969 EL, milik dokter bertugas di RS Bangkatan, Binjai, Kamis (16/6) sore.

Pedagang ayam penyet yang biasa berjualan di depan rumah sakit milik PTPN 2 tersebut, tidak menyangka kalau supir dokter Edward, Syamsudin (63) warga Tandam Hulu I, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang itu melindas anaknya hingga tewas.

Bahkan, Syamsudin yang baru saja pulang mengantarkan istri dokter Edward itu, baru tahu kalau dia menabrak Isti Opa, setelah Wiwit berlari dan berteriak menghentikan mobil. Anakku, anakku,” teriak Wiwit sembari belari ke arah mobil.

Usai menghentikan mobil milik dr Edward, Isti Opa sudah tidak bernyawa lagi dan terjepit di bawah kolong mobil kelas mewah itu. “Saya tidak melihat ada anak-anak. Saya juga tidak merasakan menabrak,” kata Syamsudin yang mengaku tidak tahu apa-apa.

Usai mengeluarkan bocah dari pasangan suami istri Wiwit dan Koko (40) dari kolong mobil, Isti Opa langsung dibawa ke rumah sakit Bangkatan Binjai. Namun sayang, anak ke 3 dari 3 bersaudara itu nyawa nya tidak dapat tertolong lagi.

Usai membersihkan jenazah Isti Opa, jenazahnya kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Gunung Jaya Wijaya, Kelurahan Binjai Estate, Binjai Selatan. Sedangkan adik kandung korban saat ditemui di lokasi mengatakan tidak menerima kejadian yang telah menewaskan keponakannya, begitu ayah korban kokoh .

“Tolong selesaikan masalah ini secara hukum , saya tidak terima atas kejadian ini” ujar Kokoh sambil menangis. Menurut pengakuan Syamsudin, dia baru saja menghantarkan istri dokter Edward pulang ke rumah. Usai mengantarkan istri sang dokter, Syamsudin pun kembali ke rumah sakit umum perkebunan Bangkatan.

Saat mobilnya masuk, Syamsudin tidak melihat Isti Opa yang sedang duduk-duduk di lantai warung ayam penyet. “Sumpah. Saya sama sekali tidak melihat ada dia (korban) disitu,” katanya lagi.

Kanit Laka Lantas Polres Binjai Ipda BT Tua Hutagalung menyebutkan saat ini pihaknya masih memeriksa saksi atas kejadian tersebut. “Kami masih periksa saksi,” katanya. (met)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Perumda Tirtanadi Makin Permudah Pelanggan Bayar Tagihan Air Melalui Bank dan Virtual Account
Terlapor di Polda Metro Jaya, PT PAM Mineral Kini Disomasi PT Celebes Adhi Perkasa
Kapolda Sumut Apresiasi Mahasiswa dan Ojol Gelar Unjuk Rasa Dengan Damai di DPRD Sumut
KEMBALI DIPENTASKAN, ‘BUNGA PENUTUP ABAD’ HADIR DENGAN NASKAH SEGAR DAN PANGGUNG PUTAR
UNIQLO x COMPTOIR DES COTONNIERS Hadirkan Koleksi Fall/Winter 2025: Parisian Chic dalam Sentuhan Modern Tersedia mulai 19 September 2025
Evia Vivi Fortuna, ST.MM, Kadis PUPR: Kabupaten Solok Dapat Prioritas Nasional: DAK 2026 Fokus Kembangkan Infrastruktur Kawasan Produksi Pangan Nasion
komentar
beritaTerbaru