Gotong Royong Satgas TMMD ke-127, Rumah Tak Layak Huni di Sangkunur Direhab Total
Tapsel sumut24.co Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 Kodim 0212/Tapsel terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyara
kota
BINJAI | SUMUT24 Ibu mana tak meradang dan menangis histeris, melihat si buah hatinya tewas secara mengenaskan. Tergilas mobil. Begitujuag Wiwit (38).
Baca Juga:
- Gotong Royong Satgas TMMD ke-127, Rumah Tak Layak Huni di Sangkunur Direhab Total
- Tak Hanya Bangun Jalan, Satgas TMMD ke-127 Beri Pengobatan Gratis, Warga Ucapkan Terima Kasih
- Penambangan Pasir Ilegal di Bantaran Sungai Serdang Rusak Lingkungan, Polres Deliserdang dan Polda Sumut Diminta Turun Tangan
Ibu muda ini berteriak histeris dan menangis sekuat-kuatnya, ketika melihat anak bungsunya Isti Opa (3) tewas dilindas mobil CRV BK 1969 EL, milik dokter bertugas di RS Bangkatan, Binjai, Kamis (16/6) sore.
Pedagang ayam penyet yang biasa berjualan di depan rumah sakit milik PTPN 2 tersebut, tidak menyangka kalau supir dokter Edward, Syamsudin (63) warga Tandam Hulu I, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang itu melindas anaknya hingga tewas.
Bahkan, Syamsudin yang baru saja pulang mengantarkan istri dokter Edward itu, baru tahu kalau dia menabrak Isti Opa, setelah Wiwit berlari dan berteriak menghentikan mobil. Anakku, anakku,†teriak Wiwit sembari belari ke arah mobil.
Usai menghentikan mobil milik dr Edward, Isti Opa sudah tidak bernyawa lagi dan terjepit di bawah kolong mobil kelas mewah itu. “Saya tidak melihat ada anak-anak. Saya juga tidak merasakan menabrak,†kata Syamsudin yang mengaku tidak tahu apa-apa.
Usai mengeluarkan bocah dari pasangan suami istri Wiwit dan Koko (40) dari kolong mobil, Isti Opa langsung dibawa ke rumah sakit Bangkatan Binjai. Namun sayang, anak ke 3 dari 3 bersaudara itu nyawa nya tidak dapat tertolong lagi.
Usai membersihkan jenazah Isti Opa, jenazahnya kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Gunung Jaya Wijaya, Kelurahan Binjai Estate, Binjai Selatan. Sedangkan adik kandung korban saat ditemui di lokasi mengatakan tidak menerima kejadian yang telah menewaskan keponakannya, begitu ayah korban kokoh .
“Tolong selesaikan masalah ini secara hukum , saya tidak terima atas kejadian ini†ujar Kokoh sambil menangis. Menurut pengakuan Syamsudin, dia baru saja menghantarkan istri dokter Edward pulang ke rumah. Usai mengantarkan istri sang dokter, Syamsudin pun kembali ke rumah sakit umum perkebunan Bangkatan.
Saat mobilnya masuk, Syamsudin tidak melihat Isti Opa yang sedang duduk-duduk di lantai warung ayam penyet. “Sumpah. Saya sama sekali tidak melihat ada dia (korban) disitu,†katanya lagi.
Kanit Laka Lantas Polres Binjai Ipda BT Tua Hutagalung menyebutkan saat ini pihaknya masih memeriksa saksi atas kejadian tersebut. “Kami masih periksa saksi,†katanya. (met)
Tapsel sumut24.co Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 Kodim 0212/Tapsel terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyara
kota
Tapsel sumut24.co Komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Satgas TMMD ke127 Kodim 02
kota
Penambangan Pasir Ilegal di Bantaran Sungai Serdang Rusak Lingkungan, Polres Deliserdang dan Polda Sumut Diminta Turun Tangan
kota
BOGOR Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi lima pengusaha nasional di kediamannya di Hambalang, Bogor, Selasa malam (10/2/2026).
News
UNPAB Berbagi Paket Ramadhan Bahagia Bersama Civitas Akademika
kota
BAKOPAM Sumut Galang Dukungan dan Sponsor untuk Program Sosial Ramadhan 1447 H/2026
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026
kota
Tender VPN Rp13,7 M Bapendasu Disorot, Dugaan Peran Rudi Hadian Siregar di Balik Persekongkolan Tender
kota
sumut24.co ASAHAN, Kepolisian Resor (Polres) Asahan berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak yang terja
News
sumut24.co JAKARTA, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan buku bertema pendidikan antikorupsi kepada Majelis Rektor Perguruan Ting
News