LIMA PULUH | SUMUT24
 Empat orang wanita, terjaring razia yang digelar petugas
Polsek Lima Puluh Kabupaten Batubara, Rabu (1/6) malam sekira pukul 21.30 wib diwilayah hukum Polsek setempat.
  Kapolres Batubara AKBP S Bonaparte Silalahi SIK melalui Kapolsek Limapuluh AKP Nasib Sembiring didampingi Kanit Reskrim Ipda Yaman, Kamis (2/6) mengatakan razia dilakukan Polsek berkaitan menyambut bulan suci Ramadhan.
   “Kita melakukan razia tadi malam di warung – warung pinggir jalan dua tempat Desa Perk Lima Puluh dan Desa Perk Dolok yang identik menyediakan wanita malam. Ada empat orang wanita yang kita amankan karena tidak memiliki kartu identitas pada saat diperiksa dan saat diamankan tidak sedang melakukan transaksi apapun”katanya.
   Menurut Yaman, razia dalam bualan puasa sudah jadi target dalam rangka operasi Pekat Toba 2016 untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga yang melaksanakan ibadah.
   Pantauan SUMUT24 di Polsek Lima Puluh, keempat wanita pelayan warung remang – remang itu hanya tertunduk lesu ketika menerima nasihat dari Al Ustaz H.Anwar Hazman, dari Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Batubara.
   Ketua PC IPNU Kabupaten Batubara Chair Spd mengapresiasi kinerja Kapolres Batubara yang melakukan razia terhadap warung malam sebelum datangnya bulan Ramadhan.
  “Apresiasi kita pada Kapolres Batubara, yang begitu peduli pada penyakit masyarakat (Pekat). Tapi kita berharap agar tidak hanya warung dilakukan razia, maunya semua tempat, seperti Warnet, Hotel, salon dan tempat -tempat yang diduga berbentuk Judi, Narkoba dan lain juga bisa diminimalisir”,pinta Chair.(jo)
Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News