Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah
Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah
kota
MEDAN I SUMUT24.co Kerusuhan yang melanda amerika serikat akibat rasis antara kulit hitam dan kulit putih kembali terjadi. Kejadian tersebut akibat ketikadilan aparat polisi amerika dalam menangani tersangka atau pelaku kejahatan sehingga mengakibatkan meninggal dunia. Sudah selayaknya Polisi Amerika belajar ke Indonesia dalam menangani masalah ataupun pendemo dengan adil tanpa memandang suku, ras dan agama. Siapa yang bersalah diproses hukum bukan membuat nyawanya melayang, Ucap Ketua Rumah Sahabat Da’i Sumut H Marasutan Ritonga kepada Wartawan, Selasa (2/6). Menurutnya, Polisi itu harus humanis sebagai pelayan dan pengayom masyarakat seperti di Indonesia ini, ucapnya. Saya melihat betapa keras perlakuan polisi disana memperlakukan para pendemo. Ada yang dibanting, ada yang diinjak sampai dikeroyok dan macam- macam. Warga Amerika yang konon katanya demokratis dan humanis itu ternyata baru merasakan bagaimana seandainya mereka berada dalam situasi penuh amarah. Dan saya membandingkan mereka dengan teman-teman,wahai polisiku tercinta,saat berhadapan dengan demonstrasi rusuh di bulan Mei tahun lalu,serta demonstrasi hasil Pemilu tahun lalu,saya melihat begitu profesional,begitu sabar dan mampu menahan emosi serta menahan tangan,bahkan teman-teman rela menjadi korban pelemparan, hantaman, juga cacian, supaya kerusuhan tidak meluas kemana-mana. Mungkin saya tidak belum bisa sesabar polisi di Indonesia, ketika berada pada posisi yang sama.Tetapi polisi bisa dan telah membuktikannya. Baru saya melihat, betapa jauh dewasanya aparat Kepolisian kami Indonesia ketika ada pembandingnya. Padahal negara mereka katanya superpower dan sangat maju jika dibandingkan dengan negara kita. Tapi ternyata ketika ada masalah, kelas kita jauh diatas mereka. Terimakasih Polisiku,karena sangat profesional dalam menghadapi demonstran dan warganya,apa yang telah kalian lakukan dalam menangani dan menghadapi para pendemo sangat mengundang simpati dan penghargaan yang tinggi dari kami,kami hormat kepadamu,semoga di masa- masa mendatang, meski jalan semakin terjal dan situasi semakin keras, Polisi akan menjadi benteng dalam dalam menjaga harkat, martabat serta kesatuan bangsa Indonesia,sekali lagi salam hormat dan salut saya kepada Polisi Republik Indonesia, ucap H.Marasutan Ritonga,S.Ag.(red)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
- Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah
- Kajatisu Harli Patut Diapresiasi Sikap Ksatria Dengan Permintaan Maaf, Riza Usty Siregar: Ini Baru Pemimpin
- Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah
kota
Medan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di hadapan Komisi III DPR RI da
Hukum
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
kota
Sinergi Lewat Olahraga! Polres Padangsidimpuan Tumbangkan Bank Mandiri di Laga Seru
kota
Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolres Yon Edi Winara Pimpin Perbaikan Jembatan Gantung Merah Putih di Tapsel
kota
Dorong Pelayanan Publik Lebih Baik, Sekda Madina Afrizal Nasution Minta ASN Tingkatkan Disiplin
kota
59 Pejabat Dilantik Sekaligus! Bupati Madina Saipullah Nasution Kirim Pesan Tegas ke ASN
kota
Kelistrikan Dibahas Serius, PLN dan Pemkab Madina Sepakat Sinkronkan Data Lampu Jalan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya perencanaan matang, humanis, serta pertimbangan estetika da
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mulai memasuki tahapan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)
News