Jumat, 29 Agustus 2025

Diduga dirampok Penjual Keliling Tewas Di Tengah Kebun Karet

Administrator - Selasa, 24 Mei 2016 10:30 WIB
Diduga dirampok Penjual Keliling Tewas Di Tengah Kebun Karet

PALAS | SUMUT24 Diduga jadi korban perampokan, Buniamin Harahap (41) warga Desa Arse Simatorkis Kecamatan Barumun ditemukan terbujur kaku di tengah kebun karet yang berada di Desa Batang Bulu Tanggal Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas (Palas), Minggu (22/3) pagi sekira pukul 09.00 WIB.

Baca Juga:

Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkan, penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui warga usai salah seorang penderes karet melintas di areal tersebut. Melihat adanya kejanggalan tersebut, penderes tersebut pun memberitahu warga sekitar.

Alhasil, warga pun kemudian mengerumuni lokasi kejadian dan melihat siapa sosok mayat yang memakai sweter merah dan celana jeans biru. Setelah mengetahui kalau korban merupakan Buniamin wargapun kemudian menghubungi pihak keluarga dan kepolisian.

Tak butuh waktu lama, petugas Polsek Barumun langsung tiba di lokasi kejadian sebelum akhirnya membawa mayat ke RSUD Sibuhuan untuk di visum. Sesampainya di RSUD sekira pukul 10.00 WIB, menurut keterangan pihak RSUD Sibuhuan, kematian yang tidak wajar terhadap pria bertubuh gemuk ini diduga akibat hantaman benda keras ke kepala bagian kanan.

Dari hasil visum yang dilakukan itu, luka parah lebam, hingga pendarahan aktif dibagian telinga kanan menjadi penyebab meninggalnya. Dibagian tubuh lainnya juga ditemukan luka sobek dan lecet. “Ada luka lebam di kepala belakang telinga kanan, dan pendarahan aktif telinga kanan yang diduga penyebab kematian almarhum. Diperkirakan kejadian ini baru berkisar 4-6 jam yang lewat,” jelas dr Sylvia Nasution yang menangani korban.

Sayang, pihak keluarga tak berkenan untuk dilakukan autopsi terhadap mayat. Pasalnya, saat itu jasad Buniamin langsung dibawa ke rumah duka di Desa Arse Simatorkis usai dilakuka visum luar dan selanjutnya dimakamkan.

Namun keluarga berharap pihak kepolisian segera dapat mengungkap kasus kematian dengan tak wajar ini. Menurut keterangan pihak keluarga, Buniamin dikenal orang yang baik-baik. Tak sekalipun diketahui memilik perangai mabuk-mabukan atau lainnya. Mengingat lokasi penemuannya dikenal lokasi kafe remang-remang. Bahkan untuk ke warung kopi pun tergolong sangat jarang di kampungnya.

“Yang tahunya itu cuma berjualan ke pekan-pekan. Ini saja barangnya udah nyampe ke Trans Rencana mau berjualan hari ini,” kata Ali Akbar Harahap, abang kandung korban.

Bahkan tadi malam, kata Ali Akbar dan warga lainnya, Buniamin masih mengikuti pengajian untuk menyambut bulan Ramadhan di Desa Pancaokan, tak jauh dari Desa Arse Simatorkis.

“Sekitar jam 10.00 WIB lah tadi malam masih mengaji di Pancaokan. Kalau yang lain-lain nggak pernah ini, yang tahunya cuma berjualan sajanya ini. Ke warung (kopi) saja dia jarang,” sebutnya.

Masih kata keluarga dan warga yang telah berkerumun menunggu hasil pemeriksaan di RSUD, dugaan sementara warga, Buniamin yang meninggalkan empat orang anak ini sengaja dianiaya hingga tewas oleh orang yang hendak merampoknya. Sebab, satu unit sepeda motor jenis Honda Beat warna merah mikik korban hilang.

“Mungkin ini perampokan yang mau mengambil kretanya. Karena kretanya hilang juga,” tandas Ali Akbar.

Sementara pihak kepolisian masih dalam penyelidikan terhadap penemuan mayat yang sempat membuat geger tersebut. Dugaan sementara, kematian Buniamin dianggap tak wajar dengan luka-luka lebam, robek, dan lecet hingga bengkak di mata kanann serta pendarahan aktif telinga kanan.

“Dalam penyelidikan untuk sementara, karena kematiannya kan nggak wajar,” ujar Kanit Reskrim Polsek Barumun, Iptu Herman Tanjung. (Indra)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Evia Vivi Fortuna, ST.MM, Kadis PUPR: Kabupaten Solok Dapat Prioritas Nasional: DAK 2026 Fokus Kembangkan Infrastruktur Kawasan Produksi Pangan Nasion
All for One, One for All: Polda Sumut Tegaskan Kolaborasi Kunci Berantas Narkoba
Driver Ojol Datangi Mako Brimobda Sumut Doakan Almarhum Affan Kurniawan
Polda Sumut Gelar Diskusi Publik Bidang Humas, Bahas Strategi Media di Era Digital
DPD Golkar Sumut Berhasil Juarai Pileg, Syamsuar: Luar Biasa, Kami Akan Contoh Prestasi Ijeck
Ditreskrimum Poldasu Lakukan Penyidikan Awal SHM 509, 510, 871
komentar
beritaTerbaru