KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
SERGAI | SUMUT24 Aksi nelayan yang menggunakan alat tangkap pukat trawl di perairan Serdang Bedagai (Sergai) kian mengganas, dengan jumlah ratusan unit yang berasal dari luar Sergai tersebut dengan terang terangan meneror dan mengancam nelayan tradisional yang ada Sergai.
Baca Juga:
- KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
- Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
- Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
Seperti yang terjadi pada Sabtu malam (14/5), kawanan nelayan pukat trawl menabrak dengan sengaja jaring ikan milik nelayan tradisional yang dipasang sekitar 10 mil dari bibir pantai tepatnya diperairan Pantai Cermin. Padahal dilokasi itu sudah diberi tanda berupa lampu kode olah nelayan tradisional, namun kenyataannya kawanan pukat tersebut tetap melanggarnya.
Kejadian itu dialami oleh nelayan tradisional Sergai yakni aser (45) warga Dusun III Desa Kuala Lama Kecamatan Pantai Cermin, Rusli (52) warga Dusun III Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, dan Rudi (54) warga Dusun II Desa Desa Sialang Buah Kecamatan Teluk Mengkudu.
Didampingi Ketua Koordinator Forum Aliansi Organisasi Masyarakat Dan Nelayan Sergai, Irwan Shahril dan Koordinator Forum Aliansi Organisasi Masyarakat dan Nelayan Sumut, Sutrisno kepada SUMUT24, Minggu (22/5) menuturkan, bahwa Mereka bertiga (Nelayan-red) telah menjadi korban keganasan nelayan pukat trawl dari luar Sergai. Akibatnya, para nelayan mengalami kerugian Rp5 juta hingga Rp10 juta.
“Bukan itu aja, para kawanan pukat trawl juga melakukan pengancaman dan meneror para nelayan tradisional jika berani melaporkan kepolisi,†ucap Aser.
Sementara itu, Ketua Koordinator Forum Aliansi Organisasi Masyarakat Dan Nelayan Sergai, Irwan Shahril mengatakan, sebelum kejadian ini, sebelumnya nelayan pukat trawl juga telah bertindak anarkis terhadap nelayan tradisional pada 23 Agustus 2015 dialami Sulaiman (50) warga Desa Bogak Besar Kecamatan Tanjung Beringin dan Buyung warga Desa Sialang Buah, selain kapal keduanya ditabrak hingga tenggelam dan hilang, keduanya pun dianiaya hingga mengalami luka-luka.
“Terakhir perlakuan yang sama juga dialami Armain (36) warga Desa Bagan Kuala Kecamatan Tanjung Beringin pada 3 Maret 2016 lalu, selain sampannya rusak, dia juga dianiaya oleh ABK kapal pukat trawl asal Batu Bara hingga terluka dan menjalani perawatan di rumah sakit, meski kedua peristiwa telah dilaporkan ke pihak berwajib, namun kasusnya belum terungkap,” terang Irwan.
Diakui Irwan, meski aksi pukat trawl sempat mereda dimasa Kapolres Sergai, AKBP Hernowo Yulianto, tetapi begitu beliau pindah tugas, aksi pukat trawl kembali mengganas bahkan jumlahnya mencapai ratusan unit, sehingga nelayan tradisional was-was saat melaut diperairan sendiri.
“Kami berharap kepada Kapolres Sergai yang baru melalui Satpol Air untuk dapat menindak aksi pukat trawl diperairan Sergai yang jelas-jelas melanggar Permen nomor: 02 tahun 2016 tentang pelarangan penggunaan alat tangkap pukat trawl dan sejenisnya,” harap Irwan Syahril.
Kapolres Sergai melalui Kasat Polair, AKP Edi Plantino saat dikonfirmasi terkait semakin merajalelanya kawanan pukat trawl menyatakan tetap komitmen memberantas aksi pukat trawl di perairan Sergai dan dalam waktu dekat akan melakukan patroli.
“Pihak kita akan tetap komitmen untuk memberantas kawanan pukat trawl yang beroperasi di perairan Sergai, dan kami juga mohon bantuan kepada para nelayan yang mengetahui adanya keberadaan pukat trawl untuk segera melaporkannya,†ucap AKP Edi Palntino.(Bdi)
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
kota
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
kota
Medan sumut24.co Polemik pengelolaan sampah di Kota Medan yang sebelumnya disorot oleh Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitom
kota
Real Madrid dipaksa menelan pil pahit saat bertandang ke markas tim papan bawah RCD Mallorca. Dalam lanjutan Liga Spanyol, Los Blancos menye
Sport
Medan Sumut24.coSuasana kekeluargaan yang penuh kehangatan menyelimuti Ballroom Hotel Santika Dyandra. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bay
Politik
Medan,Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemko Medan untuk membenahi fasilitas dan pelayanan rumah sakit milik
kota
Jakarta Sumut24.coIndonesia kembali berduka. Tiga prajurit terbaik Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur saat menjalankan tugas sebagai p
News
Tragis! Becak Motor Tabrakan dengan Bus ALS di Padangsidimpuan, Satu Nyawa Melayang
kota
22 Paket Sabu Disembunyikan di Rerumputan, Dua Pria di Portibi Berakhir di Tangan Polres Tapanuli Selatan
kota