Sabtu, 14 Februari 2026

Bedah Rumah Disinyalir Tidak Tepat Sasaran, Kades Dinilai Pilih Bulu

Administrator - Kamis, 06 Desember 2018 13:09 WIB
Bedah Rumah Disinyalir Tidak Tepat Sasaran, Kades Dinilai Pilih Bulu

TARUTUNG | SUMUT24.co

Baca Juga:

Program bedah rumah yang dicanangkan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), disinyalir masih belum tepat sasaran, secara khusus di daerah pedesaan.

 

Hal ini seperti yang terjadi di Desa Sidagal, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara. Sebagian dari 31 keluarga penerima bantuan bedah rumah untuk tahun 2018 didesa itu dinilai tidak sepantasnya menerima bantuan itu. Karena masih banyak yang lebih layak untuk mendapatkannya.

 

Berdasarkan komentar salah seorang warga setempat yang berinisial Tambunan, dia menilai bahwa Kepala Desa pandang bulu didalam pendataan dan pengajuan permohonan program bedah rumah tersebut.

 

“Masih banyak yang lebih layak untuk mendapatkan bantuan bedah rumah disini. Bahkan disini ada yang baru membangun rumah beton permanen. Namun dia dapat lagi bantuan bedah rumah dan dibangun disamping rumahnya. Jadi dualah rumahnya,” ujar Tambunan dengan logat Bataknya.

Menurut warga ini, berdasarkan amatan mereka yang disampaikan kepada wartawan, ada sejumlah kejanggalan dalam realisasi bedah rumah. Seperti jenis ukuran dan tipe batubata yang seharusnya tipe jumbo, namun yang dipakai tipe mini, pungkasnya.(rel/W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Gandeng Para Pakar, Rico Waas Matangkan Re-design Medan Zoo
Luncurkan "GERAKS 2026", OJK Sumut Sosialisasi Literasi Keuangan Syariah di Tapsel
Sidang Prapid Ke III Kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan, Hakim PN Medan Minta Termohon Hadirkan Tersangka DPO Kasus Pengeroyokan
Aparat Diduga Tutup Mata, Galian C Ilegal di Sungai Serdang Marak, Jembatan Terancam Ambruk
Jembatan Armco Baru Dibangun TNI-AD di Desa Bair Tapteng Roboh Diterjang Banjir
Bupati Asahan Hadiri Penanaman Jagung Perdana Program Ketahanan Pangan
komentar
beritaTerbaru