Bupati Saipullah Libatkan Tokoh Masyarakat dalam TP2D, Fokus Percepatan Pembangunan Madina
Bupati Saipullah Libatkan Tokoh Masyarakat dalam TP2D, Fokus Percepatan Pembangunan Madina
kota
Baca Juga:
Kepada wartawan, Nurmalia menjelasan kasus penganiayaan itu berawal pada hari Selasa tanggal 20 Agustus 2024 sekira pukul 23.00 WIB. Ketika itu korban (Nurmalia) dan Muhammad Arwin (41) sedang duduk-duduk disebelah rumah adik telapor berinisial LS, kemudian istri LS datang dan langsung menuduh korban Nurmalia telah melakukan tindakan mesum dengan anak kandung korban yang bernama Ardiansyah.
Mendengar tuduhan tersebut, korban merasa tidak senang dan terjadilah pertengkaran antara LS yang merupakan pensiunan TNI dengan korban.
Lalu, LS pulang ke rumahnya, tak lama LS kembali lagi sambil membawa senjata jenis air sofgun dan langsung memukul kening korban Nurmalia dengan menggunakan senjata jenis airsofgun yang dipegang LS, sehingga korban terjatuh.
Tidak sampai disitu, Nurmalia menjelaskan, bahwa istri LS juga turut menganiaya korban dengan menjambak rambut korban, kemudian anak LS juga ikut memijak punggung korban.
Melihat orang tuanya dianiaya, lalu anak korban, Muhammad Arwin datang dan langsung melerai, namun LS malah bringas memukul Muhammad Arwin dengan senjata jenis airsofgun ke kening dan kepala sebelah kiri Muhammad Arwin.
Akibatnya kening dan kepala korban Muhammad Arwin mengalami luka hingga mengeluarkan darah segar dan pinggang belakang juga turut di tendang LS.
Beruntung, aksi tersebut diketahui warga dan warga pun langsung melerai kerjbutan tersebut. Atas kejadian tersebut korban Nurmalia merasa keberatan dan mendatangi Mapolsek Medan Tembung untuk membuat laporan penganiayaan tersebut.
"Apalagi yang kurang, saksi sudah dua orang diperiksa, sementara pelaku LS dan keluarganya belum juga ditangkap. Ada apa ini sama Polsek Medan Tembung," ungkap Nurmalia kesal saat didampingi Kuasa Hukum, Humisar Sianipar, SH, Jumat (01/11/2024) malam kepada wartawan.
"Saya selaku korban merasa kecewa karena pelaku penganiayaan terhadap kliennya belum juga ditangkap oleh pihak kepolisian khususnya Polsek Medan Tembung," ujar Nurmalia.
Sambung Nurmalia memaparkan, anehnya ada perbedaan keterangan alat bukti antara yang senjata yang diterima oleh penyidik Polsek Medan Tembung dengan senjata yang di lihat korban langsung dalam peristiwa penganiayaan tersebut.
"Senjata airsofgun yang dilakukan pelaku pada saat melakukan penganiayaan terhadap saya dan anak saya berwarna Silver, sementara senjata airsofgun yang disita penyidik Polsek Medan Tembung senjata berwarna hitam. Kemudian surat ijin kepemilikan senjata airsofgun tidak pernah diperlihatkan penyidik Polsek Medan Tembung kepada saya. Hal ini menjadi tanda tanya," ungkap Nurmalia.
Menurut korban kinerja penyidik Polsek Medan Tembung tidak profesional dalam menangani kasus penganiayaan yang dialaminya. "Kami meminta pelaku segera di tangkap dengan anak-anaknya yang ikut serta melakukan penganiayaan terhadap saya dan anak saya," tegas Nurmalia.
Dalam hal ini, Nurmalia berharap agar Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto maupun KapolrestabesMedan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan segera mengambil alih laporan kasus penganiayaan yang telah di laporkan ke Polsek Medan Tembung dan segera menangkap pelaku LS dan keluarganya.(W02)
Bupati Saipullah Libatkan Tokoh Masyarakat dalam TP2D, Fokus Percepatan Pembangunan Madina
kota
PMII PALUTA Cup I 2026 Diserbu Penonton, Polisi Lakukan Pengamanan Berlapis di Padang Bolak
kota
Dari Pengawalan hingga Sterilisasi, Ini Strategi Polres Tapsel Amankan Kunjungan Mendagri
kota
Semangati Atlet! Ketua DPRD Padangsidimpuan Srifitrah Munawaroh dan Ketua Umum Shokaido Sumut Turun Langsung di Pembukaan Kejurda Shokaido
kota
Bakopam Sumut Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H, Ibnu Hajar Bangkitkan Semangat Kekeluargaan
kota
Hingga H6 Idulfitri 1447H/2026, Jasa Marga Catat Lebih dari 3,2 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
kota
Penuh Haru, Marlina Eliyanti Rayakan Ulang Tahun dengan Santunan Anak Yatim
kota
Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pencabulan Anak, Pria 56 Tahun Diamankan
kota
Gerak Cepat! Mendagri Tito Karnavian Serahkan 120 Huntap untuk Korban Bencana di Tapanuli Selatan
kota
World Kidney Day 2026 14 Mesin Hemodialisis Beroperasi di RSUD Padangsidimpuan, Kesadaran Kesehatan Ginjal Digenjot
kota