HMKI dan Bupati Karo Sepakat Bangun Tanah Karo Simalem

KABANJAHE | SUMUT24

Bupati Karo, Terkelin Brahmana dan Wakil Bupati Karo, Corry Sriwati br Sebayang mengadakan diskusi panel dengan  warga masyarakat Karo yang ada di perantauan, khususnya berdomisili di Ibukota Jakarta,Kamis (5/5) di Hotel Golden Leaf Jakarta.

Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tanah Karo ke  Jakarta yang difasilitasi oleh Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Karo Indonesia (HMKI) ini mendapat sambutan hangat dari para warga Karo.

Ketua Umum DPP HMKI, Drs Eddy Ramon Torong MM didampingi Sekretaris Jenderal, Prof Dr Masno Ginting kepada wartawan, Jumat (6/5) via telepon selulernya dari kantor Pusat HMKI Jakarta, menyampaikan dalam pertemuan itu hadir pula para tokoh masyarakat dan tokoh agama Kabupaten Tanah Karo, guna membahas dan mengevaluasi sejauh mana tingkat kinerja dan keberhasilan pembangunan Tanah Karo sepanjang dipimpin oleh bupati yang baru.

Disebutkannya, beberapa hal tertuang dalam diskusi tersebut di antaranya infrastruktur dan perekonomian masyarakat Karo, baik yang di Kampung halaman maupun di perantauan. Item-item lainnya yang dibahas seperti rumah ibadah, pertanian, perikanan, industri hinga potensi pariwisata Tanah Karo menjadi bahasan yang menarik dalam pertemuan tersebut.

Eddy Ramon Torong juga menegaskan,  HMKI benar-benar tulus membantu program kerja dari Pemda Karo. Selama ini, sebutnya HMKI menjalin hubungan harmonis, sehingga apapun program Pemda Karo, HMKI sosialisasikan atau menginformasikan mulai dari HMKI yakni  orang-orang Karo sehingga terjadi sinerjitas.  Sebagai organisasi sosial, HMKI juga tulus menyambung antara pemerintah Karo dan putra-putra Karo yang ada di pemerintah Pusat.

Sementara itu, Bupati Karo, Terkelin didamping wakilnya, Corry kepada wartawan menjelaskan, makna pertemuan ini adalah bagi kesinambungan pembangunan Tanah Karo ke depannya, karena mereka (HMKI-red) merupakan barometer keberadaan perkumpulan orang-orang Karo di perantauan, khususnya di Pulau Jawa .” Kita akan adakan lagi pertemuan rutin empat bulan sekali entah di Tanah Karo atau di Jakarta,”ucapnya.

Mengenai pembicaraan tentang item-item yang dibahas dalam diskusi,Bupati pun menanggapinya dengan baik. “Karena saya didampingi oleh kepala dinas yang handal dan mampu. Kita mengedepankan kearifan lokal yaitu musyawarah untuk mufakat (Karo Runggu) seperti HMKI dan Pemda tadi. Jadi tak ada yang mustahil jika diselesaikan dengan musyawarah,” jelas Bupati Terkelin optimis.

Sekjen HMKI, Prof Dr Masno Ginting menerangkan organisasi HKMI ini sudah berdiri sejak tahun 1975, dan selama ini sudah dipercaya oleh masyarakat lebih dari kepercayaan mereka kepada pemerintah setempat.

“Apa yang kami sampaikan itu ya dipercaya. karena kami tidak ada interest apapun, tanpa pamrih. Kami tidak berniat jadi pejabat, hanya ingin membangun Tanah Karo. Nanti hasil pertemuan ini kami bawa ke masyarakat kami dan memberi masukan kepada Instansi terkait, mudah-mudahan bupati menanggapi dengan segera,” harapnya. (lin)