Kamis, 02 April 2026

Mendagri : Pembagian Alat Rapid Test di Daerah Terdampak Covid-19 Akan Terpapar

Administrator - Sabtu, 21 Maret 2020 22:14 WIB
Mendagri : Pembagian Alat Rapid Test di Daerah Terdampak Covid-19 Akan Terpapar
PALEMBANG | SUMUT24.co Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan, bahwa alat rapid tes yang telah didatangkan pemerintah pusat, akan segera dibagikan ke daerah yang dinilai jadi pusat penyebaran wabah virus Corona (Covid-19). Sehingga, dengan dibagikannya alat rapid test, daerah terdampak bisa dengan cepat menggelar test massal. Sehingga laju penyebaran virus bisa dibendung. “Nanti rapid test dari pemerintah pusat akan dibagikan ke daerah untuk melakukan pemeriksaan dengan teknis tertentu. Dari situ juga kita bisa mendapatkan peta bahwa daerah Sumsel (Sumatera Selatan) ini misalnya apakah ada yang terpapar Covid-19 atau tidak. Kita berdoa untuk warga Sumsel tidak ada yang terpapar,” kata Tito, usai rapat dengan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru di Palembang, Sumsel, Sabtu (21/3/2020). Seperti diketahui dalam sepekan ini secara maraton, Mendagri Tito Karnavian menyambangi satu per satu provinsi yang ada di Indonesia. Diawali dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten dan yang terbaru, hari Sabtu (21/3/2020) datang ke Palembang, Sumsel. Kedatangan orang nomor satu di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini untuk mengoordinasikan langkah-langkah penanganan dan pencegahan penyebaran virus Covid-19. Sehingga antara strategi pusat dan daerah, benar-benar sinkron. “Namun  kita harus melakukan langkah-langkah antisipasi lainnya sambil rapid test itu kita tunggu. Perlu  kebijakan-kebijakan dalam standarisasi yang sama baik tingkat provinsi,  maupun kabupaten atau kota,” katanya. Salah satu kegiatan yang sangat penting, kata Tito, adalah kegiatan edukasi kepada masyarakat. Warga, perlu disadarkan dan mengetahui segala hal terkait dengan Covid-19. Terutama, apa saja cara untuk mengantisipasi virus itu biar tidak tertular. Publik, mesti disadarkan tentang pentingnya proteksi diri. Memperkuat  kekebalan atau imun tubuh. ” Menjaga jangan sampai tertular itu adalah poin yang sangat penting. Jadi menjaga jangan sampai terjadi penularan satu sama lain. Itu menjadi sangat penting, ini bisa dilakukan secara perorangan. Tiap orang memiliki kesadaran dan kemudian melakukan langkah-langkah memproteksi diri sendiri,” ujarnya. Kesadaran memproteksi diri masing-masing dari serangan virus, menurut Tito itu yang paling penting untuk dibangun. Misalnya, rutin cuci tangan dengan sabun. Terdengar sepele memang. Tapi, kesadaran akan kebersihan dengan cara mencuci tangan, ikut menentukan efektivitas dalam membendung penyebaran virus Covid-19. “Karena cuci tangan dengan menggunakan air biasa tidak cukup. Karena  sabun itu yang  mengandung larutan lemak dan kemudian hand sanitizer, ultraviolet, matahari pagi, dan lain-lain,” katanya. Memperkuat daya tahan tubuh menurut Tito sangat penting. Ini yang harus terus diingatkan ke masyarakat. Karena  virus itu bisa mati dengan antibodi yang dimiliki manusia. Kekuatan kekebalan tubuh menentukan dalam melawan virus. Bisa dikatakan, imun tubuh adalah obat yang sangat bisa diandalkan, di tengah belum diketemukannya vaksi anti Covid-19. “Ada memang obat dimana beberapa negara sudah ada yang mencoba  dengan hasilnya ada yang cukup efektif. Mudah-mudah (obat ini) juga bisa bermanfaat bagi kita. Tapi sekali lagi daya tahan tubuh menjadi sangat penting,” ungkapnya. Intinya, kata Mendagri, dari sekarang harus dikampanyekan tentang pentingnya olahraga tapi tetap menjaga social distancing. Kemudian penting makan makanan yang sehat bergizi. Konsumsi vitamin, dan lain-lain. “Berjemur sinar matahari pagi yang mengandung ultraviolet karena Covid-19 ini tidak tahan dengan ultraviolet. Termasuk bersih-bersih dengan hand sanitizer, tak berjabat tangan, tak bersentuhan dan jaga jarak 1 meter lebih,” ujar mantan Kapolri tersebut.(ril/Puspen Kemendagri)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Geliat Wisata Kabupaten Toba Tak Kalah Menarik
Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH 1 Hari dalam Sepekan
Gerak Cepat PKK Madina! Yupri Astuti Dorong Desa Binaan Tembus Juara Provinsi
Upacara Khidmat di Polres Tapsel: AKP Triharjanto Naik Jadi Kompol, Aiptu Charly Jadi Ipda, Kapolres Yon Edi Winara Tegaskan Profesionalisme
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Pererat Silaturahmi dengan PTMSI, Halal Bihalal Berlangsung Hangat dan Penuh Kebersamaan
Infobip Luncurkan AgentOS, Orkestrasi Komunikasi Pelanggan Berbasis AI Berskala Besar
komentar
beritaTerbaru