Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
kota
MEDAN|SUMUT24
Baca Juga:
Putusan Mahkamah Agung (MA) yang memenangkan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) atas Centre Point terus bergulir. Pasalnya hingga saat ini PT KAI belum juga merobohkan bangunan yang berdiri di lahan pemerintah. Dan ketiga tersangka yang sudah ditetapkan kini belum tahu bagaimana nasibnya.
Menurut Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Amir Yanto di Kejaksaan Agung, pihaknya saat ini tengah menunggu salinan putusan perdata atas lahan PT KAI dengan Centre Point.
“Kita saat ini menunggu salinan putusan perdatanya dulu seperti apa nantinya, Jadi kita lihat dulu la dan menunggu perkara perdata putusan Pengadilan Tipikor Jakarta,” ucap Amir Yanto saat dikonfirmasi, SUMUT24, Rabu (18/5).
Menurutnya soal eksekusi bangunan Centre Point yang berdiri saat ini, hanya berserah pada PT KAI dan Pengadilan untuk segera mengeksekusi. “Kita hanya soal pidana dan jika masalah eksekusi bangunan itu tugas dari Pengadilan untuk menjalankannya,” beber Amir.
Tiga Pejabat Terlibat Menunggu Salinan
Namun, saat disinggung bagaimana soal keterlibatan tiga orang pejabat bahkan sudah menjadi tersangka dirinya kembali mengatakan pihaknya masih tetap menunggu salinan putusan.
“Untuk Rahudman kabarnya besok akan disidangkan di Pengadilan Jakarta, dan saya belum kembali cek pastinya, dan untuk Handoko Lie masih proses menunggu salinan putusan,” pungkasnya.
Diketahui, Bik Bos Center Point, Handoko Lie sudah ditahan pihak Kejagung sejak hampir dua tahun lalu. Penahanan dilakukan setelah sebelumnya bos perusahaan pemilik bangunan Centre Point yang berdiri di atas lahan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) di Jalan Jawa itu dua kali mangkir dari panggilan.
Karenanya, begitu memenuhi panggilan Kejagung, anak kandung dari mafia tanah dan bagunan di kota Medan, IC, itu pun ditahan Kejagung. Walau, belakangan beredar rumor kalau Handoko yang ditahan Kejagung di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, telah keluar dengan status pembantaran dengan dalih sakit.
Selain menahan Handoko, Kejagung juga melakukan penahanan eks Walikota Medan, Rahudman Harahap dalam kasus ini di Lapas Cipinang. Sedangkan eks Walikota Medan Abdillah yang juga sudah setahun lebih ditetapkan Kejagung sebagai tersangka kasus aset PT KAI Jalan Jawa itu, sampai kini belum ditahan.
“Penyidik Kejagung telah melakukan penahanan terhadap Handoko Lie (Direktur PT Arga Citra Kharisma). Beliau merupakan tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengalihan tanah milik PJKA (sekarang PT KAI) menjadi HPL (hak pengelolaan lahan) Pemda Tingkat II Medan tahun 1982, Penerbitan HGB (Hak Guna Bangunan) tahun 1994, pengalihan HGB Tahun 2004 serta perpanjangan HGB 2011,” kata Amir, Juru Bicara Kejagung, seperti dikutip dari laman online.
Dispenda Medan Kutip Pajak Pertokoan Centre Point
Secara terisah, Kepala Bidang Pendataan Dinas Pendapatan Kota Medan M Nawawi mengatakan, semua pertokoan di Centre Point di Jalan Jawa Medan, masuk dalam data pajak di Dispenda Medan. “Semua pertokoan yang ada dikutip pajaknya 10 persen untuk makanan dan minuman,” ujar M Nawawi kepada SUMUT24, Rabu (18/5).
Menurutnya, “baik itu restoran, Cafe, Bioskop, tempat hiburan semua pajaknya dikutip sebesar 10 persen,” rincinya.
Memang sesuai Pasal 10 Peraturan Daerah Kota Medan No 12/2003 menyatakan, objek pajak restoran, yakni setiap pelayanan yang disediakan dengan pembayaran di restoran, termasuk bar, kafe, rumah makan, bufet, kantin, kedai nasi, kedai kopi, warung mie dan meliputi penjualan makanan minuman di tempat yang disertai tempat penyantapan-nya maupun yang diantar atau dibawa pulang.
“Kita berharap pemilik restoran, cafe dan hiburan agar membayar pajaknya tepat waktu demi kelangsungan pembangunan Kota Medan kedepannya,” imbuhnya. ((W05/W03)
Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
kota
Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran ArRahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba
kota
sumut24.co JAKARTA, Langkah nyata Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mendorong peningkatan akses pendidikan masyarakat mendapat sorotan posi
News
Menagih Janji 2029 Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia Oleholeh dari Shanghai dan FGD Great Institute Oleh Abdullah Rasyid
Profil
MEDAN Sumut24.coJelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman yang akan memasuki masa pensiun, sej
News
Viral! Peredaran Narkoba di Pantai Labu, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gerak Cepat bekuk Pelaku"
kota
Deli Serdang SUMUT24.COBoros Anggaran, Pemkab Deli Serdang kembali menjadi sorotan publik setelah menggelontorkan anggaran APBD untuk pe
Politik
Jakarta Sumut24.coJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim dengan pidana 18 tahun penjara dalam per
Hukum
Jakarta Sumut24.coPresiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan dana denda administratif senilai Rp10 triliun serta lahan kawasan hutan
News
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi jabatan di jajaran perwira tinggi. Dalam mutasi terbaru, Irjen Pol
Profil