SPPG Aek Marian Dibuka! Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution: Jangan Sampai Gizi Anak Terabaikan
SPPG Aek Marian Dibuka! Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution Jangan Sampai Gizi Anak Terabaikan
kota
BATUBARA | SUMUT24
Baca Juga:
- SPPG Aek Marian Dibuka! Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution: Jangan Sampai Gizi Anak Terabaikan
- Wabup Madina Sidak Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah, Atika: Jangan Bagus Hanya Saat Dikunjungi!
- Wabup Atika Lepas 133 Jamaah Manasik Haji Bank Sumut, Pesan Tegas: Fokus Ibadah, Bukan Media Sosial!
Empat program pokok kebijakan pendidikan yang diharapkan Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim, akan menjadi arah pembelajaran kedepan di Indonesia. Keempat program kebijakan tersebut adalah Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 1 lembar, dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi.
Hal tersebut disampaikan Kadisdik Batu Bara, Ilyas Sitorus, saat mengawali paparannya sekaligus membuka Seminar Pendidikan Batu Bara Merdeka Belajar, di Aula SMK Swasta Budi Dharma Air Putih Indrapura, Kabupaten Batu Bara, Selasa (3/3/2020).
“Kita harap setiap guru yang dapat pengarahan dalam seminar Merdeka Belajar ini jangan sampai bias, sehingga dalam pelaksanaanya nanti tidak muncul kebingungan,” ujar Ilyas.
Masih menurut Ilyas, bahwa salah satu hal yang paling banyak menarik perhatian guru dari konsep Merdeka Belajar adalah pernyataan Menteri, Nadiem Makariem tentang RPP 1 lembar.
“Dari sejumlah percakapan dengan Pengawas, Kepala Sekolah, dan Guru dalam berbagai kesempatan, banyak permintaan pelatihan tentang bagaimana membuat RPP 1 lembar itu. Guru-guru tanpa merasa perlu mendalami terlebih dahulu apa masalahnya dan apa yang sebenarnya akan dituju dengan kebijakan tersebut, ” terang Ilyas.
Pria yang akrab disapa Ncekli tersebut menambahkan, sangat penting bagi Pengawas, Kepala Sekolah, dan Guru memahami esensi RPP 1 lembar ini.
Dengan pemahaman yang baik mereka akan dapat melakoni tugas dan tanggungjawab masing-masing dengan benar. Apabila ada bias maka dalam pelaksanaannya akan muncul kebingungan yang akan berakhir pada keputusasaan dan kebosanan serta pesimisme.
“Apalagi bila kebingungan ini berakhir pada pemberlakuan praktik-praktik yang lama. Maka seluruh wacana menarik ini dipastikan akan menjadi sia-sia sebagaimana banyaknya wacana-wacana menarik yang sia-sia karena baik Pengawas, kepala Sekolah, dan Guru tak faham sehingga tak mampu menerapkannya,” tambah Ilyas.
Diakhir paparannya Ilyas mengatakan dari pengalaman dan kharapan sekolah sekolah yang belum tersentuh diseminasi program Tanoto Foundation, in sya allah mulai tahun 2020 ini semua kecamatan yang ada di Batu Bara akan mendapatkan hal yang sama dari program PINTAR Tanoto Foundation. Disamling itu juga penyempuranaan Nomenklatur Satuan Pendidikan di Kabupaten Batu Bara dalam waktu dekat ini akan selesau dan menjadi Peraturan Bupati Batubara, papar Ilyas.
Sementara Prof. Ibnu sebagai Nara Sumber pada seminar merdeka belajar Kabupaten Batu Bara Prof. Dr. Ibnu Hajar Damanik, M. Si., mengangkat terkait Literasi Data, yaitu kemampuan untuk membaca, analisis dan menggunakan informasi di dunia digital dan Literasi Teknologi yakni bagaimana kita memaknai cara kerja mesin, aplikasi teknologi serta Literasi Manusia yaitu humanitas, komunitas dan Desain. Untuk kesemua Literasi ini sudahkah kita siap memulainya, tanya Prof. Ibnu.
Trainner Tanoto Foundation, Jefry Sipayung dalam paparannya mengatakan, tujuan pendidikan itu sebenarnya untuk memaksimalkan potensi, membangun kemandirian dan tidak menjadi beban di masa depan. Disamoing itu juga menurut Jefry merdeka belajar itu adalah banyak tanya, banyak coba fan banyak karya. Oleh karenanya jefry mengajak kepada sekolah membangun budaya belajar inovatif dengan mengembangkan pembelajaran aktif, pertanyaan bersifat HOTS dan LK serta lingkungan belajar efektif dan mengembangkan kepemimpinan kepala sekolah dan meningkatkan peran serta masyarakat, ujar Jefry.
Hadir pada kesempatan tersebut ketua APSI Sumatera Utara, Ahmadi Lubis, Ketua Dewan Pendidikan Batubara Dwito Risman, PGRI, Ketua APSI Kabupaten Batu Bara, Ropin Sigalingging, Kemenag, Syahri Mauluddin, Kacabdisdik Sumut, Jumadi, Abdul khadi, Korwas Kab Batubara, Asman Ketua MKKS, Ketua K3S, Ka. SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA dan Narasumber Prof. DR. Ibnu Hajar Damanik, M.SI., Dosen Umimed Medan/Rektor Universitas Asahan, Ferry Sipayung M.Pd., trainner Tanoto Foundation dan DR. Yusuf Panyalau, ST, MT., Widyaiswara LPMP Medan. (Red)
SPPG Aek Marian Dibuka! Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution Jangan Sampai Gizi Anak Terabaikan
kota
Wabup Madina Sidak Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah, Atika Jangan Bagus Hanya Saat Dikunjungi!
kota
Wabup Atika Lepas 133 Jamaah Manasik Haji Bank Sumut, Pesan Tegas Fokus Ibadah, Bukan Media Sosial!
kota
Bupati Padang Lawas Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan
kota
Pasien RSH Terpaksa Amputasi, Direktur RS Permata Madina Fokus Hadapi Somasi
kota
Respons Cepat! Polres Padangsidimpuan Dalami Kasus Penemuan Mayat &ldquoBoru Limbong&rdquo di Aek Tampang
kota
Gaspol Transparansi! Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Serahkan LKPD 2025 ke BPK
kota
LPA Sumut Kecam Dugaan Malapraktik di RS Permata Madina, Tangan Bocah Diamputasi &ldquoPasien Datang untuk Sembuh, Bukan Cacat!&rdquo
kota
Kapolres Tapsel Bersinergi dengan JMSI Tabagsel, AKBP Yon Edi Winara Media Mitra Strategis Jaga Kamtibmas
kota
Kisah Pilu Dimas di Barumun, Niat Merantau Berakhir Tragis di Kamar Mandi Rumah Makan
kota