Bekuk Bandar Narkoba, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang sita 21 Paket Sabu dan 46 Paket Ganja,
Bekuk Bandar Narkoba, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang sita 21 Paket Sabu dan 46 Paket Ganja,
kota
Bogor – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D., menjelaskan, tujuan dari penyaluran dana desa salah satunya adalah untuk mencegah arus urbanisasi yang tak terkendali. Hal itu dikatakannya dalam Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 di Provinsi Jawa Barat di Sentul International Convention Center, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (02/03/2020).
Baca Juga:
Mendagri menambahkan, bila urbanisasi tidak ditangani dengan baik, akan menimbulkan beragam persoalan di perkotaan. “Seperti kemacetan, pengangguran, dan berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas lainnya,” ujar Mendagri.
Mendagri menyebutkan, sejak awal Presiden Joko Widodo telah memiliki konsep pembangunan, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dan pedesaan. “Tujuannya untuk pemerataan pembangunan. Selama ini konstentrasi di kota, dan akhirnya memicu urbanisasi. Akhirnya masyarakat di desa merasa ditinggalkan,” tandas Mendagri.
Lebih lanjut, Mendagri menyampaikan, untuk melakukan pembangunan yang merata dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Namun, Mendagri menegaskan, Presiden Joko Widodo telah menggelontorkan anggaran pembangunan tersebut sejak hari pertama menjabat.
“Bapak Presiden Jokowi juga sudah menggelontorkan anggaran sejak masa jabatan pertama (beliau) hingga hari ini,†jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mendagri berharap, dengan skema baru penyaluran dana desa dapat memotong rantai birokrasi. Dengan demikian, kepala desa diberikan keleluasaan untuk mengelola anggarannya. “Supaya perangkat desa, para otoritas yang ada di desa, kepala desa, Bamus-nya, ini bisa berembuk dan bisa membuat program yang betul-betul dapat dirasakan oleh masyarakat,” papar Mendagri.
Selanjutnya, Mendagri juga memaparkan tentang tugas Mendagri yang diberikan oleh Presiden dalam pengelolaan dana desa. “Yaitu melakukan pembinaan terutama perangkat desanya dan pengawasannya supaya tepat sasaran. Jangan disalahgunakan,” ujar Mendagri.
Untuk itu, kata Mendagri, salah satu langkahnya dengan melakukan peningkatan kapasitas bagi kepala desa dan perangkat desa.
“Kemendagri punya BPSDM, ada di beberapa wilayah, IPDN di berbagai wilayah, saya perintahkan buat modul-modul pelatihan singkat untuk perwakilan dari tiap-tiap provinsi. Kemudian mereka menjadi “training of trainerâ€. Jadi kasih pengetahuan dasar, perintahkan dia untuk menularkan pada para kepala desa di tempatnya,” pungkas Mendagri.red
Bekuk Bandar Narkoba, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang sita 21 Paket Sabu dan 46 Paket Ganja,
kota
Meneladani Rasulullah dalam Gerakan Ekonomi Syariah
kota
sumut24.co TAKENGON , Menjelang peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) m
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., melakukan peninjauan langsung terhadap tiga lokasi pembangunan infra
News
Bupati Solok Lantik Masheri Yanda Boy sebagai Pejabat Sekretaris Daerah
kota
Sertijab Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok dari Jefrizal, S.Pt., M.T. kepada Masheri Yanda Boy, S.H.
kota
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, meringkus seorang Warga Negara (WN) Malaysia, yang merupakan pemasok sekaligus penge
Hukum
Jejak Internasional Dibongkar Satresnarkoba Polrestabes MedanWNA Terseret Jaringan Peredaran Narkoba di Indonesia
kota
Dede Irwanda, Tokoh Muda Potensial di Panggung Politik Medan Marelan
kota
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 021209/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
kota