Rabu, 01 April 2026

Kader Golkar Wajib Ikut Perintah Airlangga, Hanafiah : Musa Rajeckshah Tepat Pimpin Golkar Sumut

Administrator - Rabu, 26 Februari 2020 15:23 WIB
Kader Golkar Wajib Ikut Perintah Airlangga, Hanafiah : Musa Rajeckshah Tepat Pimpin Golkar Sumut

MEDAN I SUMUT24.co

Baca Juga:

Musda X Partai Golkar Sumut tahun 2020 pada Senin (24/2) kemarin, seharusnya menjadi perhelatan besar menegakkan ruh konsolidasi organisasi.

“Sebagai kader partai Golkar Sumut, saya prihatin yang terjadi saat ini. Apalagi sesuai mandat Waketum DPP Golkar yang akan membuka Musda, namun tiba-tiba musda dibuka oleh Plt Ketua Golkar Sumut Ahmad doly Kurnia Tanjung. Harusnya itu tidak terjadi, sebagai kader Golkar yang baik, kita harus ikut perintah Ketum DPP Golkar Airlangga Hartarto,” tegas Politisi Partai Golkar Sumut HM Hanafiah Harahap ketika diminta komentarnya tentang polemik Musda Golkar Sumut kepada SUMUT24, Rabu (26/2/2020).

Menurutnya, anggota dan fungsionaris kader adalah berorientasi sebagai kader bangsa. “Makanya siapaun yang ingin menakhodai Golkar Sumut sah-sah saja,” ucapnya.

Pada Pilkada Sumut 2018, adalah sejarah komunikasi dan komitmen pasangan Edi Rahmayadi dan Musa Rajekshah (Ijeck). Mereka terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2018-2023.

“Komitmen ini harus dilanjutkan dengan meminta kesediaan Pak Ijeck memimpin partai Golkar Sumut. Pak Ijeck atas restu Ketua Umum Airlangga Hartarto diyakini akan berhasil mensukseskan kerja-kerja besar partai Golkar,” ucapnya.

Lebih lanjut mantan Anggota DPRDSU tersebut, Golkar didirikan 20 Oktober 1964 adalah wujud menjaga keutuhan Indonesia. Musyawarah Organisasi atau apapun namanya bukan sebuah tontonan, Tapi harus menjadi tuntunan penegakkan program kerja yang beroriantasi kepada masyarakat luas.

Pasca Munas Golkar 2019 lalu, Musda provinsi digelar 3 bulan setelah munas dan puncaknya akhir Desember konsolidasi selesai Desember 2020, yakni hingga desa dan kelurahan.

Ketika didesak soal Musda kemarin, dikatakan Hanafiah Harahap, bahwa Wakil Ketua Umum DR Azis Syamsudin sebenarnya belum membuka secara resmi musda tersebut.

“Karena Musda X Golkar sumut bukan 23-24 Februari 2020. Tapi Ketua Umum Melalui perintah organisasi menugaskan Azis Syamsudin membuka resmi pada 24 -25 Februari 2020. Walaupun Musda pada 24-25 Februari 2020 juga ditunda, ya sebagai kader Golkar yang baik harus menunggu perintah Ketum,” tegas HM Hanafiah Harahap.

Lebih lanjut mantan Sekretaris partai Golkar Sumut tersebut, kita yakin DPPPartai Golkar telah menurunkan tim mencari tahu atas kejadian tersebut. Saya kira Mahkamah Partai diperkenankan membuat pendapat hukum sebagai pertimbangan DPP mengambil keputusan dalam rangka penyelamatan organisasi.

Jadi, Golkar sebagai organisasi kader sampai hari ini tidak kehabisan figur yang mumpuni memimpin organisasi sebesar partai Golkar di Sumut.

“Seperti Musa Rajekshah yang juga Wagubsu sangat tepat memimpin Partai Golkar Sumut. Apalagi di depan mata ada Pilkada serentak di 23 kab/kota yang sudah seharusnya dapat direbut oleh kader-kader Golkar terbaik,” tegas HM Hanafiah Harahap. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Pakpak Bharat Bersama Bupati Dairi Hadiri Rapat Koordinasi Tentang Tapal Batas
Silaturahmi dan Halal Bihalal, Batalyon Para Komando 463 Pasgat Pererat Sinergi dengan Media Sumut
Polsek Tanjung Morawa Tangkap Terduga Pelaku Pencurian pakan ternak ayam 20 sak
Dorong Ekonomi Kreatif Naik Kelas, Bobby Nasution Fasilitasi HAKI Gratis di Sumut
“Skandal BUMN Bandara Terbongkar: Audit Badan Pemeriksa Keuangan Bongkar Dugaan Kerugian Puluhan Miliar di PT Angkasa Pura II”
Tepung Tawar Warnai Persiapan 562 Calon Haji Deli Serdang
komentar
beritaTerbaru