Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.co
Club House of The Witte Societeit atau disebut juga rumah kopi, gedung yang dibangun tanggal 19 September 1879 sekarang masyarakat Medan lebih mengenalnya Medan club, kini gedung itu tempat kami berkumpul dan berlatih bela diri Tako bersama-sama senior, Ujar Drs Efendi Manullang Minggu pagi (19/1).
Medan club yang terletak persis di Pusat Kota Medan Jl. R.A. Kartini No. 36 Medan tepatnya dibelakang Kantor Gubernur Sumatera Utara, setiap Minggu rutinitas latihan karate Tako terus digalakkan di tempat tersebut.
Pekarangan luas yang memiliki nilai sejarah berusia ratusan tahun itu, memang masih segar sangat nyaman dan asri untuk tempat latihan ungkap senioren Tako Sauridas 78 tahun pria India yang terus mengikuti latihan.
Turut hadir mengikuti latihan, Guru HN. Serta Ginting DAN VII, Guru Riza Mitiara DAN VII, Guru Ir Supardi NS. DAN VI , Drs Efendi Manullang DAN V dan tampak juga para senior tak ketinggalan junior Tako mulai dari tingkat sabuk coklat dan sabuk hitam terus semangat mengikuti latihan bela diri selama satu jam nonstop di pimpin langsung oleh instruktur senior Ir Supardi NS.
Sudah memang tradisi, sehabis latihan para Guru, senior dan junior berbaur menyantap sarapan Lontong kegemaran Guru HN Serta Ginting. Nuansa persaudaraan dan kebersamaan disitu pula sering dibicarakan ide- ide cemerlang perguruan Tako kedepannya.
Drs. Efendi Manullang, dikesempatan usai latihan mengatakan, marilah bersama-sama kita tumbuh kembangkan Tako ini, apalagi Guru Serta Ginting dan Guru Reza Mutiara kepedulian kedua senior kita ini tidak hanya latihan, tapi lebih dari itu seperti mengeluarkan dana besar dari pribadi kantong mereka untuk membesarkan Tako sudah cukup terbukti.
” Itu semua mereka lakukan demi kecintaannya pada perguruan Tako” marilah kita menjaganya, himbau Pendi manulang kepada takowan takowati di seluruh Indonesia.
Sambung Efendi yang juga mantan anggota DPRD Deli Serdang ini, Ajaran Tako itu tidak hanya bagaimana memukul, menghindar dan menendang. falsafah, Perkasa, Rendah Hati, Luhur Budi yang di amanahkan pendiri Tako Alm Drs Syahrun Isa jangan hanya sebatas ucapan tapi bagaimana kita bisa mengimplementasikan di kehidupan kita sehari hari, apa lagi ketika berlatih tutupnya.( Hari’S )
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News