Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pencabulan Anak, Pria 56 Tahun Diamankan
Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pencabulan Anak, Pria 56 Tahun Diamankan
kota
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
- Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pencabulan Anak, Pria 56 Tahun Diamankan
- Gerak Cepat! Mendagri Tito Karnavian Serahkan 120 Huntap untuk Korban Bencana di Tapanuli Selatan
- World Kidney Day 2026: 14 Mesin Hemodialisis Beroperasi di RSUD Padangsidimpuan, Kesadaran Kesehatan Ginjal Digenjot
Pasca Walikota Medan Dzulmi Eldin, Kadis PU Medan, Ajudan Walikota, Protokuler serta pihak swasta (pengusaha) tersandung Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI), Rabu (16/10/2019), dini hari, Poldasu memastikan, pihaknya tidak ada melakukan pemeriksaan terhadap terduga OTT KPK.
Ungkapan itu disampaikan Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan saat ditemui SUMUT24 diruang kerjanya, Rabu (16/10/2019), guna menepis informasi yang beredar, bahwa terduga OTT KPK ada dilakukan pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Sumut.
“Para terduga OTT KPK diantaranya, Kepala Daerah/Walikota Medan, Kadis PU Medan, Ajudan Walikota Medan dan pihak swasta (pengusaha), Poldasu tidak ada melakukan pemeriksaan terhadap pelaku,” ungkap MP Nainggolan.
Masih disampaikan MP Nainggolan, informasinya OTT KPK tadi pagi yang kita ketahui, seluruh terduga yang terkena OTT sudah diboyong ke Jakarta.
Begitupun pula halnya dengan 6 (enam) orang yang duga terlibat OTT KPK, dilakukan pemeriksaan di Polrestabes Medan, MP Nainggolan menyeburkan tidak benar.
“Kalaupun itu benar dan ada, KPK hanya sebatas pinjam ruangan saja,” ungkap MP Nainggolan yang pernah menjabat orang nomor satu di Polres Nias.
Guna diketahui sebelumya, OTT KPK terhadap Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin dan Kadis PU Medan, serta barang kti uang tunai senilai Rp 200 juta ikut diboyong ke Jakarta.
Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, melalui Whatsapp pada, Rabu (16/10/2019), membenarkan ada mengamankan 7 (tujuh) orang masing-masing diataranya dari unsur, Kepala Daerah/Walikota, Kepala Dinas PU, Protokoler dan Ajudan Walikota, serta pihak swasta.
“Keseluruhan nya telah diboyong ke gedung KPK Jakarta, selain terduga OTT, KPK turut juga mengamankan barang bukti uang sebesar Rp 200 juta hasil praktek setoran OTT, Dzulmi Meldin dari dinas-dinas Pemko Medan,” ungkap Febri.
Dibeberkan Humaa KPK, disinyalir praktik yang serupa sudah berlangsung beberapa kali. Tim perpanjangan tangan dari KPKÂ sedang mendalami kasus tersebut lebih lanjut.(W05/W02).
Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pencabulan Anak, Pria 56 Tahun Diamankan
kota
Gerak Cepat! Mendagri Tito Karnavian Serahkan 120 Huntap untuk Korban Bencana di Tapanuli Selatan
kota
World Kidney Day 2026 14 Mesin Hemodialisis Beroperasi di RSUD Padangsidimpuan, Kesadaran Kesehatan Ginjal Digenjot
kota
Mahasiswa Madina Bersatu! Halal Bihalal IMA Pekanbaru Lahirkan Gagasan untuk Daerah
kota
Khataman AlQur&rsquoan Warnai Milad Ketua TP PKK Madina, 61 Anak Yatim Ikut Bahagia
kota
Silaturrahmi JMSI Tabagsel dan Kejari Madina Media Diminta Jadi Garda Depan Tangkal Hoaks
kota
Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto Gelar Jumat Curhat di Masjid AlAmanah, Warga Sampaikan Aspirasi, Polisi Langsung Beri Solusi
kota
Tak Sekadar Halal Bihalal, Pertemuan JMSI Tabagsel dan Bupati Madina Saipullah Nasution Bahas Hal Krusial Ini, Siap Kawal &ldquoMadina Maju Madan
kota
Bikin Adem! JMSI Tabagsel Gelar Halal Bihalal ke Pembina, Ini Pesan Penting Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis
Kota
SAR Gabungan Polda Sumut Temukan Satu Korban Tenggelam di Sungai Silau Asahan, Pencarian Satu Anak Masih Berlanjut
kota