Sabtu, 28 Maret 2026

Poldasu Mengaku Tidak Ada Periksa Terduga OTT KPK

Administrator - Rabu, 16 Oktober 2019 08:11 WIB
Poldasu Mengaku Tidak Ada Periksa Terduga OTT KPK

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Pasca Walikota Medan Dzulmi Eldin, Kadis PU Medan, Ajudan Walikota, Protokuler serta pihak swasta (pengusaha) tersandung Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi  Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI), Rabu (16/10/2019), dini hari, Poldasu memastikan, pihaknya tidak ada melakukan pemeriksaan terhadap terduga OTT KPK.

Ungkapan itu disampaikan Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan saat ditemui SUMUT24 diruang kerjanya, Rabu (16/10/2019), guna menepis informasi yang beredar, bahwa terduga OTT KPK ada dilakukan pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Sumut.

“Para terduga OTT KPK diantaranya, Kepala Daerah/Walikota Medan, Kadis PU Medan, Ajudan Walikota Medan dan pihak swasta (pengusaha), Poldasu tidak ada melakukan pemeriksaan terhadap pelaku,” ungkap MP Nainggolan.

Masih disampaikan MP Nainggolan, informasinya OTT KPK tadi pagi yang kita ketahui, seluruh terduga yang terkena OTT sudah diboyong ke Jakarta.

Begitupun pula halnya dengan 6 (enam) orang yang duga terlibat OTT KPK, dilakukan pemeriksaan di Polrestabes Medan, MP Nainggolan menyeburkan tidak benar.

“Kalaupun itu benar dan ada, KPK hanya sebatas pinjam ruangan saja,” ungkap MP Nainggolan yang pernah menjabat orang nomor satu di Polres Nias.

Guna diketahui sebelumya, OTT KPK terhadap Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin dan Kadis PU Medan, serta barang kti uang tunai senilai Rp 200 juta ikut diboyong ke Jakarta.

Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, melalui Whatsapp pada, Rabu (16/10/2019), membenarkan ada mengamankan 7 (tujuh) orang masing-masing diataranya dari unsur, Kepala Daerah/Walikota, Kepala Dinas PU, Protokoler dan Ajudan Walikota, serta pihak swasta.

“Keseluruhan nya telah diboyong ke gedung KPK Jakarta, selain terduga OTT, KPK turut juga mengamankan barang bukti uang sebesar Rp 200 juta hasil praktek setoran OTT, Dzulmi Meldin dari dinas-dinas Pemko Medan,” ungkap Febri.

Dibeberkan Humaa KPK, disinyalir praktik yang serupa sudah berlangsung beberapa kali. Tim perpanjangan tangan dari KPK  sedang mendalami kasus tersebut lebih lanjut.(W05/W02).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pencabulan Anak, Pria 56 Tahun Diamankan
Gerak Cepat! Mendagri Tito Karnavian Serahkan 120 Huntap untuk Korban Bencana di Tapanuli Selatan
World Kidney Day 2026: 14 Mesin Hemodialisis Beroperasi di RSUD Padangsidimpuan, Kesadaran Kesehatan Ginjal Digenjot
Mahasiswa Madina Bersatu! Halal Bihalal IMA Pekanbaru Lahirkan Gagasan untuk Daerah
Khataman Al-Qur’an Warnai Milad Ketua TP PKK Madina, 61 Anak Yatim Ikut Bahagia
Silaturrahmi JMSI Tabagsel dan Kejari Madina: Media Diminta Jadi Garda Depan Tangkal Hoaks
komentar
beritaTerbaru