Selasa, 25 Agustus 2026

Kapolrestabes Medan Bersama Kapolsek Medan Timur dan Personel Menyapa Subuh di Masjid Nurul Huda

Administrator - Rabu, 16 Oktober 2019 01:36 WIB
Kapolrestabes Medan Bersama Kapolsek Medan Timur  dan Personel Menyapa Subuh di Masjid Nurul Huda
MEDAN | SUMUT24.co Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr H Dadang Hartanto SH SIK MSi, menyapa subuh sengan melaksanakan sholat subuh berjamaah di Masjid Nurul Huda, Jalan Madios Santoso, Kelurahan Brayan Darat 1, Kecamatan Medan Timur, Rabu (16/10/2019). Diawali temu ramah dengan pengurus BKM Nurul Huda, sholat subuh berjamaah ini dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi, Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin SH, Bkm Nurul Huda, Personel Polsek Medan Timur serta jamaah masjid yang melaksanakan sholat Subuh. Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, sholat subuh berjamaah ini adalah kegiatan rutin yang di lakukan hanya semata mata karena ibadah dan ingin mendapatkan Ridho dari Allah SWT, juga menjalin silaturahim serta berkomunikasi. Kapolres Menambahkan, Kota Medan saat ini aman dan kondusif. “Saya mengucapkan terima kasih kepada warga Kota Medan. Keamanan dan ketertiban yang kita rasakan sekarang ini adalah berkat kerjasama kita, melalui doa dan ikhtiar sehingga Kota Medan Ini aman dan kondusif,” ujar Kapolrestabes Medan. Ke depan sambung orang nomor satu du Mapolrestabes Medan ini, situasi kondusi yang telah ada dan berjalan harus dipelihara supaya kita bisa terus berkarya, memajukan masyarakat kita. “Anak-anak remaja adalah sebagai penerus generasi, calon menggantikan kita semua yang sudah tidak mampu lagi berkarya karena usia. Mereka inilah harus kuat dan cerdas,” kata Kapolres. Lebih jauh diterangkan Kombes Pol Dadang, pada saat ini, ada beberapa fakta bahwa anak-anak sekarang berkumpul dan berkelompok. Apabila berpas-pasan saling pandangan terjadi perkelahian. Mereka banyak menghabiskan waktu dengan nongkrong dan menciptakan kebencian – kebencian serta melakukan perilaku penyimpangan secara sosial. Kemarin ada beberapa remaja yang diamankan dalam berunjuk rasa. Ada pihak tertentu memanfaatkan mereka, sehingga ada dua kelompok anak remaja dan mahasiswa yang terlibat aksi demo. “Anak remaja yang masih pelajar yaitu SMP dan SMA. Dengan agresifnya melempar petugas dan nerusak fasilitas umum. Seharusnya dalam demokrasi anak-anak pelajar ini tidak boleh digunakan yang kita duga menjadi alat politik. Karena mereka tidak memiliki hak suara tetapi dalam kondisi sekarang ini pelajar dimajukan,” ungkap Kombes Pol Dadang. Masih Kapolrestabes Medan, mereka datang berunjuk rasa diajak dari temannya, seniornya dan dari media sosial dan adakala mereka ingin keluar dari kelompok tersebut mereka takut diintimidasi. Siapa yang bertanggung jawab untuk mengatasi ini adalah kita bersama. Kita harus peduli terhadap anak-anak kita, yang melapisi adalah guru-gurunya. Kita sebagai warga, mari ajak anak-anak kita untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif dan bukan sebakiknya menjauhin anak-anak tersebut. “Lakukan pendekatan, kalau mereka melakukan penyimpangan dan harus kita rangkul karena mereka generasi penerus. Ajak mereka melakukan kegiatan-kegiatan positif seperti PMR, Pramuka dan Paskibraka dan lainnya. Kita tidak berharap generasi penerus kita ini tidak memiliki kemampuan bersaing dengan negara lain,” ungkap Kombes Pol Dadang. Kalau seperti itu beber Kapolrestabes, negara kita biasa saja dan tidak berkembang. Ingat kita hari ini berdiri adalah hasil dari orang tua kita terdahulu dan telah mempersiapkan kita maka kita juga harus mempersiapkan generasi penerus kita. “Mari kita masing-masing memegang amanah yang diberikan kepada kita dan akan dipertanggung jawabkan di kemudian hari. Aapa yang telah kita perbuat, kita jangan puas hanya menjadi orang baik itu hanya untuk diri kita sendiri tetapi kita harus menjadi penyeru kebaikan dengan mengajak orang untuk berbuat baik. Sebaik-baiknya manusia bermanfaat bagi orang lain,” pungkas Komves Pol Dadang.(W02)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polrestabes Medan Hentikan Perkara Antonius Tumanggor Lewat RJ
Kolaborasi Indonesia–Malaysia untuk Atlet Paralimpik Dunia
Bekuk Bandar Narkoba, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang sita 21 Paket Sabu dan 46 Paket Ganja,
Meneladani Rasulullah dalam Gerakan Ekonomi Syariah
Jelang Hari Pelanggan Nasional, PLN UIP SBU Perkuat Komitmen Percepatan Penyelesaian PLTA Peusangan
Tinjau Tiga Lokasi Strategis, Bupati Asahan : Infrastruktur Adalah Kunci Penggerak Ekonomi Warga
komentar
beritaTerbaru