LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
Diduga Faktor Dendam Atau Lain
Baca Juga:
- LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
- Dorong Minat Mahasiswa Jadi Entrepreneur, UNPRI Gelar Talkshow Kewirausahaan Dan Teken MoU dengan 3 Perusahaan
- PLN Perkuat Kapasitas Masyarakat Sekitar PLTA Asahan 3 Melalui Pelatihan Agro-Elektro Organik Terpadu
MEDAN|SUMUT24
Pembunuhan dua pegawai pajak yang sedang melaksanakan tugasnya yakni Parado Toga Fransriano Siahaan (30) dan Sozanolo Lase (35, yang tewas ditikam wajib pajak bernama Agusman Lahagu Alias Ama Tety (45) secara sadis kini menimbulkan kuat dugaan jika pelaku bermotif dendam.
Hal itu ditegaskan Praktisi Hukum Agus Adhary saat dikonfirmasi, Minggu (17/4). Dia mengatakan, pihak penyidik harus segera periksa pelaku dan mencari tahu apa motif pembunuhan pegawai pajak.
“Kita lihat dulu apa alasan dari pelaku sampai menghabisi nyawa dua pegawai pajak itu. Apakah sebelumnya pegawai pajak sering datang ke tempat pelaku atau sering meminta jaminan uang dengan mengatasnamakan hutang pajak pelaku,” ujar Agus.
Sambung Agus, pihak penyidik juga harus mencari tau ini kasus pidana murni atau faktor dendam dengan pembunuhan direncanakan.
“Nah, kita juga harus mencari tahu apakah pihak pegawai pajak ini datang dengan cara seperti layaknya pegawai pajak, apakah pihak pajak ini datang memakai baju pajak,” ucapnya.
Lanjut Agus, seharusnya pihak pajak juga harus menyertakan pihak kepolisian dalam penyitaan ataupun penagihan uang pajak dengan nominal sudah mencapai miliaran.
“Disini, pihak pajak harus tahu apakah pegawai pajaknya datang dengan didampingi oleh polisi dan pihak perpajakan, juga harus tahu kebiasaan anggotanya diluar dalam penagihan uang pajak,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Dua petugas Direktorat Jenderal Pajak di Kepulauan Nias, Provinsi Sumatera Utara ditusuk hingga tewas oleh seorang wajib pajak. Dampaknya melebar hingga Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyampaikan berita duka dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly kemarin malam.
“Dua pegawai pajak asal Sumatera Utara dari KPP Sibolga meninggal dunia ditusuk wajib pajak,” ujar Bambang di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (12/4).
Kedua petugas pajak itu adalah Juru Sita Penagihan Pajak Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sibolga Parado Toga Fransriano Siahaan dan Tenaga Honorer di Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Gunungsitoli Sozanolo Lase.
Pelaku pembunuhan tersebut adalah Agusman Lahagu (45) yang berprofesi sebagai pengusaha jual beli karet. Dia menusuk kedua petugas pajak di Jalan Yos Sudarso, Desa Hilihao km 5, Kota Gunungsitoli.
Agusman kemudian menyerahkan diri ke polisi membawa korban ke rumah sakit dan meninggal dunia. Pelaku diduga menunggak pajak hingga miliaran rupiah.
“Wajib pajak tidak mematuhi keharusan membayar. Sayangnya mereka malah ditusuk saat melakukan tugas negara,” kata dia.
Sementara itu Kepala Bidang Humas Polda Sumut Komisaris Besar Pol Helfi Assegaf di Medan, mengatakan pihaknya mendapatkan informasi mengenai peristiwa pembunuhan yang dialami dua petugas pajak pada Selasa siang sekitar pukul 11.30 WIB.
Pihak kepolisian telah memeriksa dan meminta sembilan saksi yang dianggap mengetahui kronologis atau penyebab peristiwa pembunuhan. Pelaku yang telah ditahan mengakui telah membunuh dua petugas pajak tersebut. Kini publik terus menunggu kelanjutan kisah yang mengharukan birukan ini, khususnya bagi keluarga korban yang ditinggalkan. (W05)
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam upaya mendorong minat mahasiswa menjadi entrepreneur, Career Entrepreneurship Development Centre (CEDC) Universitas
kota
sumut24.co TOBA, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Utar
News
sumut24.co Labuhanbatu , Mengedarkan narkoba, Tri Putra alias Putra (30) warga Dusun Suka Mulia, Desa Pondok Batu, Kecamatan Bilah Hulu, Ka
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana semarak dan penuh semangat menyelimuti Stadion Mutiara Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Jumat (26/6/2026). Sekita
News
sumut24.co Medan Wajib pajak yang berdomisili Kota Medan mengeluhkan sistem Coretax tampilan terbaru yang dan dikembangkan oleh Direktorat
Ekbis
Kuasa Hukum Medan Surati Kapolri, Ombudsman hingga Presiden Soal Dugaan Penggelapan Mobil
kota
Rotasi Besar di Polda Sumut, Dirkrimum Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh Pecah Bintang.
kota
PT Jasamarga Kualanamu Tol Pertahankan Kinerja Positif dan Perkuat Komitmen Keberlanjutan Sepanjang Tahun 2025
kota
Bentrok Mencekam di Areal PT Bridgestone Berujung Pembakaran Kendaraan.
kota