Rabu, 25 Maret 2026

Dianggap Tak Dipedulikan, Warga Gg Pinguin Surati Kades Tembung

Administrator - Minggu, 25 Agustus 2019 16:42 WIB
Dianggap Tak Dipedulikan, Warga Gg Pinguin Surati Kades Tembung

Deliserdang | SUMUT24

Baca Juga:

Warga Gg.Pinguin, Dsn VIII, Psr VII, Desa Tembung, Kec.Percut Sei Tuan, Kab.Deliserdang merasa geram. Pasalnya hingga saat ini jalan yang ada di gang tersebut tidak pernah tersentuh pembangunan dan dianggap keluhan warga tak pernah dipedulikan. Terkait hal ini, warga berencana kan menyurati Kades Tembung, Misman, sekaligus mendesak agar Gg.Pinguin segera dilakukan perbaikan.

Saat ditemui, Minggu (25/8/2019), salah satu warga Gg.Pinguin, Rahmat Pandi Hsb, mengatakan keluhan warga soal perbaikan tersebut sudah berkali-kali disampaikan. Namun sampai saat ini belum ada tindakan yang dilakukan. Malah sebaliknya, perbaikan dilakukan di gang yang menurutnya bukan menjadi prioritas pembangunan.

Dari info yang didapatnya, pemerintah telah mengucurkan dana lewat Dinas Perkim Deliserdang dan ADD 2019, namun tetap saja gang ditempatnya tidak pernah tersentuh pembangunan. Pemilihan-pemilihan lokasi pembangunan tersebut sejatinya lewat proses RPJMDes, namun kabarnya gang di tempatnya tidak dilakukan pengusulan dalam rapat RPJMDes tersebut.

“RPJMDes itu seperti omong kosong, dulu Kades Misman itu jabatannya Kadus di Dsn VIII, tapi sepertinya gang kami tidak pernah diusulkan pembangunan lewat musyawarah RPJMDes. Kita lihat buktinya, di Dsn VIII ini ada gang yang dibangun dari ADD, tapi gang kami tidak tersentuh. Tolong Pak Kades Tembung dengar aspirasi warga ini,” ujar Rahmat Pandi, sembari mengaku akan menyurati Kades Tembung dalam waktu dekat terkait masalah ini.

Dia mengaku, di surat tersebut sedikitnya ada seratus tekenan warga yang meminta perbaikan atau pembangunan Gg.Pinguin. Jika surat ini juga tak digubris maka warga siap melakukan aksi di Kantor Desa Tembung.

Sebelumnya warga sempat melakukan kolektifan dana untuk perbaikan gang sendiri. Dikatakannya, gang disana sudah memprihatinkan kondisinya.

“Gang kami ini kalau hujan sudah turun pasti banjir dan becek. Saluran parit kami pun perlu diperbaiki juga. Dulu Anggota DPRD Deliserdang pernah meninjau lokasi kami ini. Tapi sampai sekarang tidak ada realisasinya. Jadi kalau kondisinya begini, kami harus minta tolong dengan siapa lagi, karena gang kami memang layak dilakukan pembangunan,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Cipta Manjerang, warga yang juga tinggal di Gg.Pinguin. Pria yang akrab disapa Putra ini mengaku sebelumnya ada mendengar isu kalau tidak dilakukannya pembangunan di gang ini salah satu Anggota DPRD Deliserdang pernah melakukan peninjauan kemari. Sehingga hal itu dianggap bisa diselesaikan oleh Anggota Dewan tersebut, namun faktanya sampai sekarang belum ada dikerjakan juga. Tak hanya itu, kabarnya gang tersebut dianggap sebagai jalur transaksi pecandu narkoba. Sehingga ada alasan untuk dilakukannya pembangunan di gang ini.

“Saya dengar begitu. Kalau memang dianggap tempat pecandu narkoba itu sudah tugas Kades Tembung untuk melakukan pantauan warganya. Jangan gara-gara ini bisa dijadikan alasan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kades Tembung Misman, mengklaim penentuan pembangunan gang diwilayahnya sudah sesuai dengan musyawarah RPJMDes. Penentuan ini melibatkan unsur perangkat desa seperti kadus, RT/RW, tokoh masyarakat, dan sebagainya.

Ditambahkannya, pihaknya tidak mengutamakan usulan Gg.Pinguin karena warga disana telah melakukan lobi-lobi untuk perbaikan lewat Anggota Dewan Deliserdang sehingga hal itu dianggap bisa terselesaikan. Selain itu jalur itu juga sering jadi transaksi narkoba sehingga ada usulan untuk mengalihkan pembangunan gang di tempat lain.

“Semua penentuan perbaikan sudah melalui proses RPJMDes, sehingga jika ada anggaran turun atau wacana perbaikan baik dari anggota dewan, dinas, dana desa, dan sebagainya maka usulan dari RPJMDes itulah yang nantinya dilakukan perbaikan. Namun gak semua perbaikan bisa dilakukan mengingat anggaran terbatas,” terang Kades. (w07)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
WFH PNS: Strategi Hemat Energi atau Sekadar Wacana?
"Medan Darurat Kabel Semrawut, Rommy Van Boy Desak Pemko Perluas Program 'Merata'"
OJK Pastikan Fundamental Industri Perbankan Tetap Solid
Akademisi UISU Nilai Pantai Merdeka Sergai Berpotensi Besar, Dorong Pemerintah Turun Tangan
Kecelakaan Maut  di Jalan Lintas Berastagi Bus Almasar Tabrak 2 Motor, 1 Tewas 2 Luka
Brimob Polda Sumut Siaga Awasi Arus Mudik Balik di Terminal Amplas
komentar
beritaTerbaru