Polres Padangsidimpuan Jadi Penengah, Perselisihan Warga Manunggang Julu dan Sigalangan Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Polres Padangsidimpuan Jadi Penengah, Perselisihan Warga Manunggang Julu dan Sigalangan Diselesaikan Secara Kekeluargaan
kota
MEDAN I SUMUT24 Sejumlah kandidat Calon Wali Kota Medan mulai mengapung menjelang Pilkada Medan 2020. Dari calon petahana Dzulmi Eldin-Akhyar Nasution, Maruli Siahaan, Wiriya Alrahman, M Husni, Ihwan Ritonga, Sakhyan Asmara, Edy Ikhsan, Brigjen TNI Fachri, Kolonel Cku Syaiful Azhar, Hasyim, hingga Dahnil Anzar Simanjuntak.
Baca Juga:
- Polres Padangsidimpuan Jadi Penengah, Perselisihan Warga Manunggang Julu dan Sigalangan Diselesaikan Secara Kekeluargaan
- Libur Lebaran Aman! AKBP Dr. Wira Prayatna Turun Langsung Patroli ke Pusat Keramaian dan Wisata Padangsidimpuan
- Cerita Jumat Berkah di Asmat: Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Duduk Satu Meja, Bangun Kebersamaan
Menanggapi banyaknya kandidat yang bermunculan, tokoh Jawa Rianto Aghly SH mengatakan, menjadi Calon Wali Kota Medan tidak cukup hanya bermodalkan cakap-cakap.
“Menjadi Calon Wali Kota Medan itu tidak cukup hanya bermodalkan cakap-cakap. Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan harus mempunyai visi dan finansial yang jelas,” ujar Tokoh Jawa Rianto Aghly, di Warkop Jurnalis, Jalan Agus Salim, Medan, Selasa (16/7/2019).
Dijelaskan Ketua Harian Pujakesuma Bersatu Sumatera Utara ini, Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan harus mempunyai visi yang jelas soal pembangunan Kota Medan ke depan.
“Mau dibawa kemana Medan ini ke depannya, harus jelas visinya,” ujar Wakil Ketua DPC Partai Hanura Kota Medan ini.
Selain memiliki visi yang jelas, sambung Rianto, calon Wali Kota Medan juga harus mempunyai finansial yang jelas. Sedikitnya Calon Wali Kota Medan harus memiliki uang Rp70 miliar. Sehingga diharapkan, dengan finansial yang cukup, setelah menjabat nantinya Calon Wali Kota bisa fokus mewujudkan visinya, tidak lagi memikirkan diri dan keluarganya.
Terkait kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin-Akhyar Nasution saat ini, Ketua Dewan Kesenian Medan ini menilai belum terlihat mau dibawa kemana Kota Medan ini.
“Harusnya Eldin-Akhyar fokus satu-satu. Misalnya, fokus dalam menangani banjir sehingga Medan tidak banjir lagi. Kemudian, fokus membenahi lampu jalan sehingga jalanan di Kota Medan terang benderang di malam hari. Setelah itu, fokus membenahi taman,” ujarnya.
“Jika Eldin-Akhyar fokus satu-satu, maka akan terlihat hasil pembangunan di Kota Medan. Bukan seperti sekarang, semua dikerjakan sehingga hasil pembangunan tidak terlihat,” pungkas Rianto. (red)
Polres Padangsidimpuan Jadi Penengah, Perselisihan Warga Manunggang Julu dan Sigalangan Diselesaikan Secara Kekeluargaan
kota
Libur Lebaran Aman! AKBP Dr. Wira Prayatna Turun Langsung Patroli ke Pusat Keramaian dan Wisata Padangsidimpuan
kota
Cerita Jumat Berkah di Asmat Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Duduk Satu Meja, Bangun Kebersamaan
kota
Gagal Total! Sabu 11 Gram Disembunyikan di Popok Bayi Terbongkar di Lapas Gunung Tua
kota
Cegah Kemacetan dan Gangguan Kamtibmas, Polres Palas Gelar Apel Pagi di Barumun
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, menghadiri acara halalbihalal Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang dig
News
sumut24.co MedanMenanggapi antusiasme luar biasa dari penonton keluarga selama libur Lebaran, Mahakarya Pictures resmi menggelar rangkaian
Seleb
sumut24.co MedanSuasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan Halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar di rumah dinas Wakil
kota
Antisipasi Kemacetan Arus Balik Mudik, Personil Pos Ketupat Toba 2026 Polresta Deli Serdang Optimalkan Gatur dan Rekayasa Lalu Lintas
kota
Jakarta Karier Edy Suranta Sitepu di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia terus menunjukkan tren positif. Perwira tinggi yang
Profil