Polres Padangsidimpuan Jadi Penengah, Perselisihan Warga Manunggang Julu dan Sigalangan Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Polres Padangsidimpuan Jadi Penengah, Perselisihan Warga Manunggang Julu dan Sigalangan Diselesaikan Secara Kekeluargaan
kota
SERDANG BEDAGAI I SUMUT24
Baca Juga:
- Polres Padangsidimpuan Jadi Penengah, Perselisihan Warga Manunggang Julu dan Sigalangan Diselesaikan Secara Kekeluargaan
- Libur Lebaran Aman! AKBP Dr. Wira Prayatna Turun Langsung Patroli ke Pusat Keramaian dan Wisata Padangsidimpuan
- Cerita Jumat Berkah di Asmat: Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Duduk Satu Meja, Bangun Kebersamaan
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi membuka Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tingkat Provinsi Sumut ke IV Tahun 2019, di Desa Melati II Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Selasa (16/7).
Acara yang akan berlangsung hingga 19 Juli 2019 ini mengusung tema “Memantapkan Penguatan Potensi dan Posisi Tawar Komoditi Lokal Untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan Menuju Sumatera Utara Yang Agraris dan Bermartabatâ€. Dihadiri sedikitnya 1500 peserta yang terdiri atas para petani, nelayan, penyuluh, mahasiswa, peneliti, dari seluruh kabupaten/kota se-Sumut.
PEDA KTNA kali ini juga diisi dengan berbagai acara menarik, di antaranya pameran pertanian yang menyajikan 52 stan produk dari daerah kabupaten/kota Sumut. Ada juga rembuk kelompok KTNA, studi banding, festival seni budaya Sumut, kegiatan olahraga, cerdas cermat dan ramah tamah.
Pada kesempatan itu, Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan, menjadikan Sumut yang agraris akan selalu menjadi prioritas utamanya, termasuk mensejahterakan kehidupan para petani dan nelayan. Untuk itu, berbagai strategi saat ini sedang disusun untuk menggenjot produksi pertanian Sumut.
Salah satu caranya, kata Edy, dengan memetakan produk-produk unggul tiap daerah kabupaten/kota Sumut. Misalnya dari sektor peternakan, Kabupaten Langkat dan Karo fokus pada ternak sapi, Humbang Hasundutan ternak kerbau, Batubara dan Sergai ternak domba.
“Dari ternak-ternak ini juga nantinya kita kembangkan pabrik kompos. Jadi kotorannya dimanfaatkan untuk pabrik kompos. Nah, hal-hal seperti ini yang saat ini sedang kita kembangkan. Strategi dan manajeman pertanian/peternakan yang sistematis,” ujar Edy yang hadir bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi.
Edy juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petani dan nelayan yang hadir. “Tanpa kalian, bubar negara kita ini. Kalian adalah garda utama yang memperjuangkan ketersediaan dan ketahanan pangan,” ujarnya.
Namun Edy menyayangkan, saat ini banyak para petani dan nelayan yang memilih beralih pekerjaan. Mulai banyak yang memilih untuk menjual sawah dan kebun untuk membeli kendaraan dan menjadi pengendara ojek online, karena dianggap lebih praktis.
“Negara kita adalah negara agraris dan maritim. Tak boleh kita kehabisan petani dan nelayan, ujung-ujungnya nanti kita impor semua. Kalau sudah impor, kita akan terus bergantung kepada negara lain. Kalau makan saja bergantung, bagaimana kita mau maju?” tegas Edy.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumut Dahler selaku Ketua Panitia PEDA KTNA menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk menjadi ajang silaturahmi bagi petani dan nelayan se-Sumut sekaligus ajang mempertunjukkan inovasi produk pertanian kabupetan/kota Sumut.
“Selain itu, PEDA ini juga menjadi bentuk persiapan kita untuk mengikuti Pekan Nasional (Penas) XVI tahun 2020 di Padang. Semoga nantinya kontingen Sumut akan menjadi kontingen yang memperoleh penghargaan di acara Penas,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Serdang Bedagai Soekirman mengucapkan selamat datang kepada Gubernur dan rombongan, serta para peserta PEDA. Dirinya mengaku merasa terhormat daerahnya bisa menjadi lokasi pelaksanaan PEDA dan menerima peserta saat ini sebagian besar menetap di rumah warga.
“Serdang Bedagai ini sejak dulu khususnya lokasi pelaksanaan PEDA saat ini dikenal sebagai desa pertanian. Banyak produk pertanian kita Pak, semua ada di sini. Untuk gabah, kita surplus 25 persen,” tuturnya.
Pembukaan PEDA ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Edy Rahmayadi. Kemudian dilakukan peninjauan beberapa stan produk pertanian dan pemberian penghargaan pada petani teladan, serta bantuan bagi kelompok tani dan nelayan.
Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Sumut Arsyad Lubis, Sumardi mewakili Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BP2SDM) Kementerian Pertanian, Ketua KTNA Nasional Winarno Tohir, unsur Forkopimda Sumut dan Serdang Bedagai, Bupati/Walikota se-Sumut, OPD Provinsi Sumut dan kabupaten/kota, pimpinan BUMD dan BUMN, mewakili KTNA provinsi dan kabupaten/kota, kelompok petani dan nelayan, penyuluh, peneliti, mahasiswa, dan masyarakat.(W03)
Polres Padangsidimpuan Jadi Penengah, Perselisihan Warga Manunggang Julu dan Sigalangan Diselesaikan Secara Kekeluargaan
kota
Libur Lebaran Aman! AKBP Dr. Wira Prayatna Turun Langsung Patroli ke Pusat Keramaian dan Wisata Padangsidimpuan
kota
Cerita Jumat Berkah di Asmat Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Duduk Satu Meja, Bangun Kebersamaan
kota
Gagal Total! Sabu 11 Gram Disembunyikan di Popok Bayi Terbongkar di Lapas Gunung Tua
kota
Cegah Kemacetan dan Gangguan Kamtibmas, Polres Palas Gelar Apel Pagi di Barumun
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, menghadiri acara halalbihalal Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang dig
News
sumut24.co MedanMenanggapi antusiasme luar biasa dari penonton keluarga selama libur Lebaran, Mahakarya Pictures resmi menggelar rangkaian
Seleb
sumut24.co MedanSuasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan Halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar di rumah dinas Wakil
kota
Antisipasi Kemacetan Arus Balik Mudik, Personil Pos Ketupat Toba 2026 Polresta Deli Serdang Optimalkan Gatur dan Rekayasa Lalu Lintas
kota
Jakarta Karier Edy Suranta Sitepu di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia terus menunjukkan tren positif. Perwira tinggi yang
Profil