Rabu, 26 Agustus 2026

Presiden Jokowi Kecam Aksi Penembakan Brutal di Mesjid Selandia Baru

Administrator - Jumat, 15 Maret 2019 14:08 WIB
Presiden Jokowi Kecam Aksi Penembakan Brutal di Mesjid Selandia Baru

Humbahas I SUMUT24.co Presiden RI Joko Widodo mengecam keras aksi penembakan yang terjadi di Masjid Annur, Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3) pukul 13.40 waktu setempat. Kecaman ini disampaikan Jokowi saat mengunjungi Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Baca Juga:

Presiden mengaku sudah mendapat informasi tersebut dan saat ini sedang menunggu kabar dari Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi tentang kepastian apakah ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban.

“Tadi saya juga dapatkan laporan dari Menteri Luar Negeri mengenai penembakan di masjid Selandia Baru. Intinya dari menteri belum memastikan. Nanti kalau sudah ada kepastian akan kami sampaikan,” ujarnya di Dolok Sanggul, Jumat (15/3/2019).

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan rasa turut berduka atas penembakan yang merenggut puluhan nyawa tersebut. Jokowi juga mengimbau agar WNI yang berada di Selandia Baru untuk tetap waspada.

“Terlepas siapa itu pelakunya kita sangat mengecam keras aksi kekerasan seperti itu. Pemerintah Indonesia juga menyampaikan duka mendalam kepada korban aksi tersebut. Tim dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) sedang menuju lokasi,” ungkapnya. Untuk diketahui, Kementerian Luar Negeri mencatat, terdapat 331 WNI di Christchurch, termasuk 134 mahasiswa. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pemko Tanjungbalai Terima 292 Unit Alat Tangkap Ikan dari Pemprovsu
Peringati HUT Polwan ke-78, Polwan Polres Asahan Gelar Police Goes to School di SMAN 2 Kisaran, Tanamkan Nilai Positif Sejak Dini
Polrestabes Medan Hentikan Perkara Antonius Tumanggor Lewat RJ
Kolaborasi Indonesia–Malaysia untuk Atlet Paralimpik Dunia
Bekuk Bandar Narkoba, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang sita 21 Paket Sabu dan 46 Paket Ganja,
Meneladani Rasulullah dalam Gerakan Ekonomi Syariah
komentar
beritaTerbaru