Kamis, 19 Maret 2026

Dua Kali Lupa Hafalan, Peserta MTQN Sulsel Ini Kecewa

Administrator - Selasa, 09 Oktober 2018 13:22 WIB
Dua Kali Lupa Hafalan, Peserta MTQN Sulsel Ini Kecewa

MEDAN I Sumut24.co Peserta Musabaqoh Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XVII Tahun 2018 asal Provinsi Sulawesi Selatan, Azizah Lutfiah Syam, mengaku kecewa setelah dua kali lupa atas hafalannya saat menyambungkan ayat yang dibacakan dewan hakim.

Baca Juga:

Azizah sendiri membacakan Surat Al-Baqarah dalam cabang 5 juz dan tilawah kategori putri, di venue Lapangan Istana Maimun Medan, Selasa (9/10) sore. Saat bersenandung Surat Al-Baqarah mulai ayat 1 sampai dengan 5, dia sebenarnya tampil apik dan mulus. Hanya saja dia tersandung waktu menyambungkan ayat pada juz 4 dan juz 5, yang sebelumnya dibacakan dewan hakim.

“Kecewa sih, karena tidak maksimal. Tadi ada kesalahan dihafalan. Ada dua yang kelupaan tadi. Di juz 4 dan juz 5. Saya membawakan Surat Al-Baqarah dari ayat 1 sampai 5. Gak tau kenapa tiba-tiba bisa lupa. Padahal dipikiran sudah ingat, tapi waktu mengucapkan jadi lupa,” ungkapnya kepada wartawan seusai tampil.

Didampingi pelatihnya saat itu, H Misbahuddin, Azizah mengaku terkena demam panggung. Padahal diakuinya kalau sudah sejak 2009 ikut dalam rombongan Provinsi Sulsel untuk kategori 5 juz dan tilawah. “Mungkin demam panggung dan grogi juga. Padahal sudah sering ikut MTQN dari 2009,” ungkapnya.

Sebenarnya, wanita kelahiran 11 Mei 1999 ini menjadi juara satu pada cabang 5 juz dan tilawah untuk tingkat provinsi yang lalu. Dengan demikian Azizah berhak mewakili Sulsel untuk cabang atau golongan tersebut dalam MTQN XXVII di Sumatera Utara kali ini. “Semoga ada keajaiban, dan saya tetap berdoa biar bisa masuk final,” katanya sembari tersenyum.

Kesalahan Azizah di mata pelatihnya, Misbahuddin, sebenarnya tidak begitu fatal. Menurut dia, anak asuhnya itu sudah tampil maksimal dan mengerahkan kemampuan terbaik. “Dari segi hafalan juga sudah lengkap. Hanya saja karena namanya ini lomba, pasti merasa ada yang lebih bagus sehingga membuat dia menjadi beban. Namun yang jelas setelah saya mendengarkan waktu dia membaca, saya katakan Insya Allah ada yang lebih fatal hafalan dari peserta lain,” katanya.

Salah satu keuntungan Azizah tadi, sambung Misbahuddin, walaupun ada sedikit kesalahan tapi dia sempat membenarkan sendiri. Yang fatal itu menurutnya kalau di saat terjadi kesalahan, peserta dituntun membacakan ayat oleh dewan hakim. “Namun saya optimis ananda kami ini dapat masuk babak final nantinya,” imbuhnya.

Target secara umum kafilah Sulsel ingin masuk enam besar. Sementara untuk cabang 1 dan tekhusus 5 juz dan tilawah, bisa mendapat juara dua. “Berdasarkan nilai-nilai yang kita lihat sampai sejauh ini, kan masih fluktuasi ya. Artinya itu disebabkan masih banyak peserta yang belum tampil. Insya Allah di cabang ini kita bisa berada di posisi dua besar,” pungkasnya.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Inalum Berangkatkan 140 Pemudik, Hadirkan Perjalanan Penuh Makna di Idul Fitri 2026
PKB Sergai Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers Melalui Buka Puasa Bersama
Dompet Dhuafa Gelar Pelatihan Sekolah Tukang Ahli bagi Penyintas Bencana di Aceh Tengah
Wujudkan Suka Cita Lebaran, Ribuan Peserta Mudik Gratis PTPN IV PalmCo Resmi Diberangkatkan Serentak
Bukber PKB Sergai, Anggota DPRD Sumut Loso Mena Ajak Kades Perkuat Sinergi Pembangunan Desa
PC GP Ansor Kabupaten Langkat Tegaskan Solid di Bawah Satu Komando Ketua Umum
komentar
beritaTerbaru