Inalum Berangkatkan 140 Pemudik, Hadirkan Perjalanan Penuh Makna di Idul Fitri 2026
sumut24.co BATUBARA, Menyambut Idul Fitri 1447 hijrah, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memberangkatkan 140 pemudik dalam program Mud
News
MEDAN I Sumut24.co Demi mengharumkan nama daerahnya di ajang Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke XXVII tahun 2018, Khairun Nashrah (18) ini rela meninggalkan kuliahnya selama satu bulan. Mahasiswa semester pertama di Fakultas Ilmu Alquran dan Tafsir di Universitas Islam Negeri Ar Raniry ini menjadi kafilah asal Sumut di ajang MTQN cabang Hifzh 10 juz tahun 2018 ini.
Baca Juga:
“Ya, karena sudah mendapat dukungan dari kampus, saya bersemangat untuk mengikuti lomba. Mudah-mudahan keterlambatan pelajaran bisa saya kejar setelah lomba ini,â€katanya saat ditemui di Gedung Jabal Nur, Senin (7/10/2018).
Nashrah kemudian menuturkan, untuk menjadi kafilah mewakili provinsi membutuhkan perjuangan yang cukup berat. Tidak hanya meninggalkan kuliahnya, tapi ia juga harus mengorbankan materi. Selain itu, karena ingin fokus dan konsentrasi dengan persiapan menjelang lomba, kondisi kesehatannya sedikit berkurang.
“Persiapannya tidak cepat, tapi 8 bulan yang lalu sudah dipersiapkan. Bisa mewakili provinsi, karena berhasil menang pada MTQ tingkat kabupaten di Langkat, kemudian juara satu pada MTQ tingkat provinsi di Binjai. Setelah itu, untuk mewakili provinsi juga berdasarkan seleksi yang ketat. Saya tidak menyangka bisa terpilih untuk mewakili Sumut,†kata anak pertama dari dua bersaudara pasangan Abdul Samad dan Hanimah Hanim ini.
Dikisahkannya, sebenarnya ia tidak pernah berpikir untuk menjadi penghafal Al Quran. Namun, karena terus-terusan didorong untuk menjadi pengahal Al Quran, akhirnya Nashrah jadi tertarik untuk menjadi penghafal Al Quran.
“Sebenarnya, awalnya saya punya bakat menjadi tilawah, tidak pernah berpikir menjadi penghafal Al Quran. Tapi, karena ada dorongan dari orangtua yang meminta saya masuk ke pesantren, dari pesantren itulah saya punya niat menghafal Al Quran. Dari situ juga saya bisa khatam Al Quran,â€ujarnya.
Nashrah sudah belajar mengaji sejak berusia empat tahun. Hal itu dikarenakan orangtuanya seorang guru mengaji.
“Kan banyak anak-anak yang mengaji, saya ikut mengaji. Padahal, waktu masih 4 tahun. Saya seperti diberikan mukzizat dari Allah. Kok, saya bisa saja membaca Al Quran,â€ucap pengahafal 20 juz ini.
Setelah tampil pada cabang Hifzh 10 juz, Nashrah merasa lega. Meskipun ada sedikit kesalahan, namun ia mendapatkan nilai yang cukup memuaskan yakni, 97,5. “Bahagia karena sudah menjadi wakil Sumut. Tapi, juga sedih karena tadi ada sedikit kesalahan. Bagaimanapun hasilnya, saya serahkan saja kepada Allah,â€pungkasnya.(W03)
sumut24.co BATUBARA, Menyambut Idul Fitri 1447 hijrah, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memberangkatkan 140 pemudik dalam program Mud
News
Sergai sumut24.co Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) memanfaatkan momentum bul
News
Dompet Dhuafa Gelar Pelatihan Sekolah Tukang Ahli bagi Penyintas Bencana di Aceh TengahAceh Tengahsumut24.co Dompet Dhuafa melalui Institut
News
Wujudkan Suka Cita Lebaran, Ribuan Peserta Mudik Gratis PTPN IV PalmCo Resmi Diberangkatkan Serentak Jakartasumut24.coPT Perkebunan Nusanta
News
Sergai sumut24.co Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar kegiatan buka p
News
PC GP Ansor Kabupaten Langkat Tegaskan Solid di Bawah Satu Komando Ketua Umum
kota
PC GP Ansor Kabupaten Langkat Tegaskan Solid di Bawah Satu Komando Ketua Umum
kota
Semangat Ramadhan, Bid Humas Polda Sumut Turun ke Jalan Berbagi Takjil untuk Masyarakat
kota
Silaturahmi Ramadhan Banom NU Langkat, Dorong Sinergi dan Penguatan Organisasi
kota
sumut24.co Labuhanbatu Selatan, Ketegasan dalam memberantas narkoba peredaran narkoba itu wajib dan tidak ada nilai tawar. Tetapi membangun
News